BPBD Pamekasan Serahkan Santunan kepada Korban Meninggal Dunia dan Luka Berat Akibat Kebakaran

- Jurnalis

Selasa, 14 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menyerahkan santuanan kepada korban meninggal dunia dan luka berat akibat bencana kebakaran.

Santunan berupa uang tunai tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi mengatakan, bencana angin kencang dan kebakaran lahan terjadi pada tahun lalu. Bencana tersebut mengakibatnya adanya korban luka berat hingga meninggal dunia.

Dengan demikian, pada 12 November 2024, BPBD Pamekasan bersurat kepada Pemprov Jatim untuk menyalurkan santunan kepada korban bencana tersebut. Hasilnya, sebanyak empat warga mendapatkan santunan.

Baca juga :  Akibat Hujan Deras, Jalan Kabupaten di Kecamatan Waru Tertutup Longsor

Yakni, korban meninggal dunia atas nama Sanaryam warga Dusun Jalinan Timur, Desa Bangkes, Kecamatan Kadur. Lalu, korban luka berat di bagian kepala atas nama Agus warga Dusun Sajum, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan.

Kemudian, korban patah tulang rusuk dan luka berat di bagian kepala atas nama Sudeh. Perempuan tersebut asal Dusun Ronrongan, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan.

“Korban keempat atas nama Muharrimah, warga Dusun Buddagan, Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan. Dia mengalami patah tulang,” katanya.

Terakhir, korban meninggal dunia atas nama Moh. Sinin warga Dusun Barat, Desa Nyalabuh Daya, Kecamatan Kota Pamekasan.

Baca juga :  Innalillah!! Rektor Universitas Madura Dr. Faisal Estu Yulianto Wafat

“Santunan yang diberikan hari ini untuk korban atas nama Sudeh dan Muharrimah,” kata pria yang jabatan definitifnya sebagai Sekretaris BPBD Pamekasan itu. (pen)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru