Kunjungi Ponpes Assyafiiyah Pamekasan, Menteri PPPA RI Arifatul Choiri Fauzi Titip Pendidikan Moral di Pesantren

- Jurnalis

Sabtu, 7 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Untuk kali pertama setelah dilantik menjadi Meteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dalam jajaran Kabinet Merah Putih, Arifatul  Choiri Fauzi pulang ke tanah kelahirannya, Madura. Dia mengunjungi sanak saudaranya di Bangkalan dan Pamekasan.

Perempuan kelahiran Bangkalan mengawali lawatannya di Bangkalan. Kemudian, dilanjutkan berkunjung ke Pondok Pesantren Asyyafiiyah, Tamberu Agung, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Jumat (6/12/2024).

Dalam lawatan keluarga tersebut, perempuan yang juga menjabat Sekretaris Umum PP Muslimat NU itu menitipkan perbaikan moral di pesantren.

Direktur Klik Madura Sari Purwati bersama Nyai Hafsah Masduki saat menyambut Meteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi.

Pada Klik Madura, Arifa mengaku sangat prihatin terhadap peristiwa tragis yang viral di Madura terkait pembunuhan dan pembakaran mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) beberapa waktu lalu.

Baca juga :  Lestarikan Budaya Madura, Disdikbud Pamekasan Gelar Seleksi Cipta Seni

Dia mengingatkan semua masyarakat, khususnya para orang tua untuk proaktif mengawasi putra putrinya.

“Kejadian ini menjadi teguran untuk kita semua sebagai orang tua, apapun aktivitas anak di luar rumah harus tetap dalam pengawasan orang tua,” kata Arifa.

Tidak hanya itu, perempuan berjilbab tersebut juga mengajak pesantren untuk berjibaku ikut andil dalam perbaikan moral dan akhlak anak didik.

Dengan memberikan ilmu agama yang diterapkan di lingkungan pesantren, diharapkan mampu membentengi tindakan kekerasan yang dilakukan kepada anak ataupun perempuan.

“Selain orang tua, pesantren juga harus ikut andil dalam perbaikan akhlak anak-anak sebagai aset generasi masa depan bangsa,” katanya.

Baca juga :  DAK Tak Cair, Dinkes Pamekasan Kelimpungan Cari Anggaran Pengadaan Obat

Meski kasus pembunuhan dan pembakaran mahasiswi UTM tersebut menambah deretan citra buruk Madura, namun Arifa tetap mengaku bangga menjadi perempuan kelahiran Madura.

“Kuncinya adalah perempuan harus berdaya untuk sekitar, sehingga nantinya mampu menebar manfaat untuk kemajuan di keluarga, desanya, kecamatan, kabupaten hingga Negara Republik Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu Kiai Alhumaidi Busthomi, Pengasuh PP Asyafiiyah yang didampingi istri tercinta Nyai Hafsah Masduki yang juga Ketua PAC Muslimat NU Batumarmar mengaku bahagia atas lawatan keluarga itu.

Meski hanya lawatan keluarga, namun kedatangan Menteri Arifa diakui sangat berdampak bagi Pondok Pesantren.

Baca juga :  Cegah Penyakit DBD, Saka Bakti Husada Ranting Pademawu Periksa 115 Kamar Mandi

“Banyak yang dititipkan ibu menteri kepada kami selaku pengasuh dan itu menjadi amanah yang harus kami jalankan. Di antaranya, tentang akhlak dan moral santri,” katanya.

Kiai Al berharap, apa yang diperjuangkan pesantren mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Dengan demikian, PP Asyafiiyah mampu mencetak santri yang tidak hanya memiliki ilmu tapi juga diikuti dengan akhlak yang sempurna.

“Bismillah semoga amanah dan nasihat yang diberikan Ibu Menteri bisa kami laksanakan dengan baik,” pungkasnya. (ri/pen)

Berita Terkait

Anggaran DBHCHT Menyusut, Dinas PUPR Pamekasan Hanya Bangun Dua Paket Jalan
BK DPRD Pamekasan Dalami Dugaan Tindak Asusila dan Pesta Miras 
Dugaan Asusila dan Pesta Miras Oknum DPRD Pamekasan Diadukan ke BK
Usai Dilantik, KONI Pamekasan Fokus Perbaikan Sarpras Cabor
PT. Pegadaian Syariah Madura Tingkatkan Sinergitas dan Kolaborasi Bersama Disdikbud Pamekasan 
Konsisten Jalankan Program Jumat Berkah, RSIA Puri Bunda Madura Bagikan Nasi Kotak kepada Abang Becak
Target PAD 2026 Rp360 Miliar, DPRD Pamekasan Dorong OPD Kerja Maksimal
Pengurus KONI Pamekasan Periode 2025-2029 Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Sistem Pembinaan dan Kolaborasi

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 03:38 WIB

Anggaran DBHCHT Menyusut, Dinas PUPR Pamekasan Hanya Bangun Dua Paket Jalan

Minggu, 11 Januari 2026 - 06:32 WIB

BK DPRD Pamekasan Dalami Dugaan Tindak Asusila dan Pesta Miras 

Sabtu, 10 Januari 2026 - 04:36 WIB

Dugaan Asusila dan Pesta Miras Oknum DPRD Pamekasan Diadukan ke BK

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:29 WIB

Usai Dilantik, KONI Pamekasan Fokus Perbaikan Sarpras Cabor

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:35 WIB

PT. Pegadaian Syariah Madura Tingkatkan Sinergitas dan Kolaborasi Bersama Disdikbud Pamekasan 

Berita Terbaru

Catatan Pena

Saat Si Moncong Putih Berkata Tidak!

Senin, 12 Jan 2026 - 03:24 WIB