Tekan Angka Kematian Ibu, Kadinkes Pamekasan Launching ILP Pustu Bunder

- Jurnalis

Jumat, 30 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sebagai upaya peningkatan layanan kesehatan, khususnya dalam menekan angka kematian ibu, Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan dr. Saifudin melaunching Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) di Puskesmas Pembantu (Pustu) Bunder, Kecamatan Pademawu.

Peluncuran ILP yang digelar, Jumat (30/8/2024) itu dihadiri jajaran Forum Komunimasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), rombongan Dinkes Pamekasan dan masyarakat disekitar Pustu Bunder.

Kepala Dinkes Pamekasan dr. Saifudin mengatakan, ILP merupakan lompatan besar dalam meningkatkan kesehatan di tengah masyarakat, keluarga dan individu.

Di mana, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diarahkan untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang terintegrasi dan menyeluruh, dengan fokus pada keluarga sebagai unit terkecil di tengah masyarakat.

Baca juga :  Dari Shalawat hingga Santunan, Harmoni Ramadan Majelis Tangga Seribu Menyentuh Hati Ribuan Jamaah

Dengan demikian, dr. Saifudin mengingatkan agar semua pihak terlibat dalam penekanan angka kematian ibu. Mengingat, setiap tahunnya kematian ibu mengalami trend penurunan yang sangat signifikan.

“Sekarang semua siklus hidup terintegrasi dalam satu posyandu jadi mari bersama sama bekerja agar tingkat kematian ibu dan anak ini terus menurun,” kata Saifuddin.

Tim Pustu Bunder dan Puskesmas Pademawu foto bersama usai peluncuran ILP.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pademawu dr. Jeni Novita Anggraini mengatakan, Pustu Bunder merupakan hasil keputusan tentang penerapan lokasi fokus (lokus) ILP di Kecamatan Pademawu.

Baca juga :  DAK Tak Cair, Dinkes Pamekasan Kelimpungan Cari Anggaran Pengadaan Obat

Pihaknya bersama seluruh tim telah melakukan berbagai tahap sosialiasi lintas sektor dan melakukan advokasi kepada seluruh masyarakat di Desa Bunder.

“Terima kasih, kami sudah didukung oleh semua stakeholder di Kecamatan Pademawu khususnya kepala Desa Bunder. Tujuan utama program ini, memberikan pelayanan kesehatan yang baik dan bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kecamatan Pademawu, khususnya di Desa Bunder,” katanya.

Launching ILP dimulai dengan senam bersama dan pemotongan pita di Pustu Bunder. Kemudian, Kadinkes bersama tim dari Dinas Kesehatan Pamekasan mengecek secara detail layanan kesehatan yang tersedia di Pustu Bunder. (ri/pen)

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Luncurkan Posyandu SEJIWA dan Deklarasi Bebas Pasung

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru