Sejak Turun di Gelanggang Politik, Mas Tamam Tercatat Tak Pernah Kalah

- Jurnalis

Minggu, 5 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Nama Baddrut Tamam menjadi perbincangan publik pasca terdaftar sebagai calon tetap anggota DPR RI untuk pemilu 2024 mendatang. Dia mencalonkan diri melalui PKB dari daerah pemilihan Jawa Timur XI yang meliputi empat kabupaten di Madura.

Karir politik Baddrut Tamam selalu gemilang. Bahkan, mantan Bupati Pamekasan itu tercatat tidak pernah kalah sejak masuk gelanggang pertarungan politik baik di legislatif maupun eksekutif.

Informasi yang diterima Klik Madura, pria yang akrab disapa Mas Tamam itu saat kuliah aktif di organisasi kemahasiswaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Di organisasi inilah kemampuan berorganisasi dan kepemimpinannya diasah.

Baca juga :  Festival Berkah Royco Meriahkan Pamekasan, Bagikan 5.000 Porsi Hidangan Berkuah Gratis

Kemampuan menakhodai organisasi sudah muncul sejak Mas Tamam masih berstatus mahasiswa. Bahkan, suami tercinta Nayla Hasanah Baddrut Tamam itu pernah menjabat Ketua Umum Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur.

Melalui organisasi itulah, jaringan politik Mas Tamam terus tumbuh dan kuat. Sampai pada tahun 2009, dia terpilih sebagai Anggota DPRD Jawa Timur untuk periode 2009 – 2014.

Kala itu, Mas Tamam tercatat sebagai anggota dewan termuda. Sebab, saat terpilih menjadi wakil rakyat, dia masih berusia 28 tahun.

“Pada 2009 saya terpilih menjadi anggota DPRD provinsi termuda. Waktu itu saya masih berusia 28 tahun. Ini medan pengabdian saya untuk mencatat perubahan, memberikan yang terbaik, memperjuangkan rakyat,” kata Mas Tamam seperti dikutip dari umm.ac.id.

Kemudian, pada tahun 2014, pria kelahiran Pamekasan, 2 Desember 1978 itu kembali terpilih sebagai anggota DPRD Jatim untuk periode 2014 – 2018. Kemudian, pada tahun 2018 dia mencalonkan diri sebagai Bupati Kabupaten Pamekasan.

Baca juga :  Miris, Bocah Berusia 11 Tahun di Pamekasan Jadi Korban Pedofilia

Mas Tamam menggandeng almarhum Raja’e, seorang kepala desa dari wilayah pantura Pamekasan yang juga masih muda dan visioner. Raja’e juga mantan aktivis mahasiswa. Dia pernah memimpin HMI Cabang Pamekasan.

Namun, pada tahun 2021, Raja’e meninggal dunia setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Roda pemerintahan kemudian dilanjutkan oleh Mas Tamam bersama RB. Fattah Jasin.

Pada 24 September 2023, masa khidmat Mas Tamam sebagai bupati berakhir. Dia kemudian mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari PKB. Apakah keberuntungan kembali berpihak pada Mas Tamam? Biarkan waktu yang menjawab. (redaksi)

Baca juga :  Madura, Penopang Energi dari Timur Jawa untuk Ketahanan Energi Nasional

Berita Terkait

SPMB SDN Tamberu 2 Terancam Tak Penuhi Kuota, KBM di Tenda Diduga Pengaruhi Minat Pendaftar
Cathlab RSUD SMART Pamekasan Sudah Tercover BPJS Kesehatan
Kekosongan Jabatan Disorot, Formatur Desak Pemkab Pamekasan Segera Tuntaskan Rotasi Jabatan
Komisi II DPRD Pamekasan Evaluasi Zonasi Solar Subsidi Nelayan, Sejumlah OPD Dipanggil
Sejumlah Fraksi DPRD Pamekasan Apresiasi Raihan WTP 13 Kali Berturut-turut, Tapi Ingatkan APBD Harus Lebih Menyentuh Rakyat
Temui Ribuan Relawan SPPG, Ketua DPRD Pamekasan Minta Standar Gizi MBG Jadi Prioritas
6.700 Relawan SPPG Kepung DPRD Pamekasan, Dukung Program MBG Dilanjutkan
Sidak Komisi II DPRD Pamekasan Berbuah Hasil, Distribusi Solar Nelayan Kembali Dibuka

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 11:00 WIB

SPMB SDN Tamberu 2 Terancam Tak Penuhi Kuota, KBM di Tenda Diduga Pengaruhi Minat Pendaftar

Senin, 6 Juli 2026 - 10:53 WIB

Cathlab RSUD SMART Pamekasan Sudah Tercover BPJS Kesehatan

Senin, 6 Juli 2026 - 10:03 WIB

Kekosongan Jabatan Disorot, Formatur Desak Pemkab Pamekasan Segera Tuntaskan Rotasi Jabatan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:54 WIB

Komisi II DPRD Pamekasan Evaluasi Zonasi Solar Subsidi Nelayan, Sejumlah OPD Dipanggil

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:33 WIB

Sejumlah Fraksi DPRD Pamekasan Apresiasi Raihan WTP 13 Kali Berturut-turut, Tapi Ingatkan APBD Harus Lebih Menyentuh Rakyat

Berita Terbaru

Plt Direktur RSUD Smart Pamekasan dr. Syaiful Hidayat, Sp.P saat ditemui di ruang kerjanya (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Pamekasan

Cathlab RSUD SMART Pamekasan Sudah Tercover BPJS Kesehatan

Senin, 6 Jul 2026 - 10:53 WIB