Jika Kholilurrahaman-Achmad Syafii Bersatu di Pilkada Pamekasan, Pengamat: Tak Ada Lawan!!

- Jurnalis

Senin, 15 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambulance melintas di halaman RSUD Dr. H. Mohammad Anwar (RSUDMA) Sumenep. (DOK. KLIKMADURA)

Ambulance melintas di halaman RSUD Dr. H. Mohammad Anwar (RSUDMA) Sumenep. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sejumlah figur di Pamekasan bermunculan menjelang pilkada 2024. Namun, sampai sekarang belum ada satu pun yang mendeklarasikan sebagai pasangan calon.

Bahkan, figur yang resmi mendapatkan rekomendasi dari partai politik baru RB. Fattah Jasin. Dia mendapat mandat sebagai calon bupati dari Partai Golkar.

Tak ayal, masyarakat mulai “menjodohkan” antar figur yang dinilai layak memimpin Pamekasan. Salah satunya, memasangkan antara KH. Kholilurrahman dan Achmad Syafii.

Keduanya sama-sama kaliber politik di Pamekasan. Bahkan, kerap disebut rival abadi dalam perhelatan pilkada di kota gerbang salam.

Baca juga :  Migas Madura, Potensi dalam Kebiri Regulasi

Pengamat Politik Taufikurrahman mengatakan, sah saja jika masyarakat mulai memasangkan figur-figur yang dinilai layak memimpin Pamekasan.

Sebab, masyarakat punya harapan dan keinginan pada pemimpin yang akan menjalankan roda pemerintahan.

“Tentu masyarakat memiliki keinginan besar agar bupati dan wakil bupati nantinya bisa membawa Pamekasan semakin sejahtera,” katanya, Senin (15/4/2024).

Taufik menyampaikan, sangat menarik dikaji berkaitan dengan keinginan masyarakat agar KH. Kholilurrahman dan Achmad Syafii bersatu.

Dua rival politik yang pernah saling rebut kekuasaan di Bumi Ratu Pamellingan itu dianggap punya basis dukungan yang sangat kuat.

Baca juga :  Bupati Pamekasan Terpilih, KH. Kholilurrahman Doakan RSIA Puri Bunda Semakin Maju dan Bermanfaat

Bahkan, dua sosok tersebut sama-sama memiliki pengalaman menjalankan roda pemerintahan. Baik di eksekutif sebagai bupati Pamekasan maupun pengalaman di legislatif sebagai anggota DPR RI.

Jika keduanya bersatu, otomatis dua kekuatan besar yang beberapa kali pertarungan politik pecah juga akan menyatu.

“Bergabungnya dua kekuatan besar ini tentu akan menjadi kekuatan politik yang amat dahsyat. Jika benar itu terjadi, pilkada Pamekasan selesai, tak ada lawan,” tambahnya.

Taufik menyampaikan, politik sangat dinamis. Segala kemungkinan bisa terjadi. Apalagi, saat sekarang konsolidasi antarpartai masih terus berjalan.

Baca juga :  Pasangan JIHAD Pecah Kongsi, Haji Abdullah Hidayat Memilih Duet dengan Ra Mamak

Dengan demikian, keputusan-keputusan mengejutkan dari parpol bisa saja terjadi. Termasuk, memasangkan calon yang diluar jangkauan pikiran masyarakat yang berkembang saat sekarang.

“Tunggu saja, politik itu sangat dinamis, segala kemungkinan bisa terjadi,” tandasnya. (diend)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru