SMAN 3 Pamekasan Santuni Lima Siswa Kurang Mampu

- Jurnalis

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEDULI: Kepala SMAN 3 Pamekasan Wardi, S.Pd (pakai kopyah) dan para guru saat foto bersama siswa. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PEDULI: Kepala SMAN 3 Pamekasan Wardi, S.Pd (pakai kopyah) dan para guru saat foto bersama siswa. (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Bentuk kepedulian terhadap sesama bisa dilakukan dengan berbagai cara. Seperti yang dilakukan di SMAN 3 Pamekasan.

Lembaga pendidikan tersebut memberikan seragam sekolah gratis kepada lima siswa kurang mampu sebagai wujud kepedulian.

Kepala SMAN 3 Pamekasan Wardi, S.Pd mengatakan, pemberian seragam untuk lima siswa tersebut dalam rangka menyambut siswa baru di kegiatan MPLS tahun ajaran 2025/2026 ini.

Pemberian santunan itu bertujuan untuk meringankan beban orang tua menjelang tahun ajaran baru.

“Karena tanpa disadari, kebutuhan-kebutuhan siswa baru itu banyak sekali dan tentu membebani orang tua. Sehingga kami berupaya meringankan beban wali murid,” ungkapnya.

Baca juga :  Pimpinan DPRD Pamekasan Dorong Sekolah Kenalkan Budaya Lokal Pada Siswa

Dia menyampaikan, untuk sementara ini hanya lima orang yang mendapat bantuan. Ke depan, pihaknya akan mendata kembali barangkali masih ada siswa lain yang belum terdata dan akan difasilitasi mendapat bantuan serupa.

Menurut Wardi, santunan itu sudah menjadi kegiatan rutin, bukan hanya menjelang MPLS. Namun, saat ada momen-momen tertentu juga merealisasikan program yang sama.

“Seperti saat agustusan, kemudian saat hari ulang tahun SMAN 3 Pamekasan, 10 Muharram, dan hari-hari besar lainnya kami juga memberikan santunan,” jelasnya.

Mantan Kepala SMAN 1 Waru Pamekasan itu berharap, tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah hanya karena tidak mampu dari segi perekenomian.

Baca juga :  Bupati Kholilurrahman Ikut Kerja Bakti Perbaiki Jalan Swadaya

Dengan adanya bantuan tersebut, siswa diharapkan betul-betul fokus belajar tanpa merasa kekurangan fasilitas sekolah, seperti buku, tas, seragam dan sebagainya.

“Semua bantuan ini harus dimanfaatkan untuk mendorong kegiatan belajar sehingga prestasi bisa diraih,” tandasnya. (enk/pw)

Berita Terkait

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani
UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus
Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar
Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026
Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan, Rumah Sakit di Madura Bakal Tanggung Iuran JKN Warga Miskin Lewat CSR
Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka
Tak Ingin Kisruh Penolakan Puskesmas Teja Antar Jenazah Pakai Ambulans Berlarut, Dewan Segera Lakukan Klarifikasi
Komisi III DPRD Pamekasan Usul Jembatan Blumbungan Dibangun Ulang

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:13 WIB

Pengusaha Tembakau Diperiksa KPK, PCNU Pamekasan: Mereka Jantung Petani

Sabtu, 11 April 2026 - 13:43 WIB

UIN Madura Raih Akreditasi Unggul, Rektor: Tonggak Penting Transformasi Kampus

Sabtu, 11 April 2026 - 11:57 WIB

Dua Rumah Sakit Terima Pasien Rujukan Tapi Dokter Tidak Ada, Ibu Melahirkan Hampir Terlantar

Sabtu, 11 April 2026 - 10:23 WIB

Membanggakan! Bersaing dengan 104 Ribu Proposal, 18 Dosen UNIRA Lolos Hibah Penelitian Nasional 2026

Jumat, 10 April 2026 - 11:30 WIB

Politisi PKS Sebut Ulama dan Pesantren Terlibat Narkotika, Kiai Madura Murka

Berita Terbaru