Miris! Perpusda Sampang Tak Kebagian Anggaran Pengadaan Buku Manual

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Kabupaten Sampang, Kurnia Sufartina. (DOK. KLIKMADURA)

Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Kabupaten Sampang, Kurnia Sufartina. (DOK. KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Sampang tak dapat kucuran anggaran pengadaan buku manual tahun ini. Dinas tersebut hanya kebagian Rp 9 juta untuk pengadaan buku digital.

Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan Kabupaten Sampang, Kurnia Sufartina mengatakan, realisasi anggaran untuk pengadaan buku hanya dikhususkan untuk pengadaan buku digital. Anggaran yang disiapkan juga tidak terlalu besar. Yakni, hanya Rp 9 juta.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk membeli buku referensi yang sering dibutuhkan oleh pemustaka. Biasanya, dibutuhkan untuk keperluan mengerjakan tugas akhir skripsi.

Baca juga :  138 Usulan Revitalisasi SD Sampang Tak Terealisasi, 7 Sekolah Malah Dapat Jalur Aspirasi

“Kami lakukan pengadaan buku sesuai referensi yang dibutuhkan. Ketika pemustaka datang kesini dan kekurangan referensi, maka (buku materi) itu yang kami tambahkan,” jelasnya.

Kurnia mengatakan, tidak ada keluhan serius dari pemustaka terkait kurangnya referensi di Perpusda. Selama ini, yang ada hanya keluhan sarpras yang belum maksimal. Ruangan membaca masih belum terasa nyaman dan tenang.

“Sedikit keluhan hanya di sarpras. Kayak AC yang belum memadai, sehingga ruangan agak kurang baik dan kurang dingin. Itu saja,” ungkapnya.

“Sejauh ini pemustaka paling hanya menanyakan buku maupun novel-novel terbaru. Kami akan usahakan mencari hibah buku untuk tambahan koleksi di perpustakaan ini,” tandasnya. (san/diend)

Baca juga :  Dapat Hibah Tanah, Polda Jatim Pastikan Bangun Kompi Brimob Di Sampang

Berita Terkait

Forkopimda Sampang Sidak SPBU Pliyang, Stok BBM Subsidi Diklaim Aman
Petani Garam Sampang Bergantung pada Segelintir Gudang, Pembeli Alternatif Dibutuhkan
Dalami Dugaan Skandal Perselingkuhan Kapus Robatal, Polisi Bakal Panggil Ulang Istri Dokter Benny
Usai Keluar dari SPBU, Mobil Xenia Terbakar dan Tabrak Tiang di Sampang, Dua Orang Terluka
Kejar Tender LPJU, Dishub Sampang Pangkas Waktu Pengerjaan Jadi 45 Hari
Soal Dugaan Tambang Ilegal di Desa Temoran, Kanit Reskrim Polsek Omben: Saya Tahu, Tapi Silahkan Tanya Polres!
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Ditemukan Meninggal di Pantai Camplong Sampang
Petani Garam Sampang Tak Berdaya Tentukan Harga, Tengkulak Jadi Penentu

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:12 WIB

Forkopimda Sampang Sidak SPBU Pliyang, Stok BBM Subsidi Diklaim Aman

Minggu, 18 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Dalami Dugaan Skandal Perselingkuhan Kapus Robatal, Polisi Bakal Panggil Ulang Istri Dokter Benny

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Usai Keluar dari SPBU, Mobil Xenia Terbakar dan Tabrak Tiang di Sampang, Dua Orang Terluka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Kejar Tender LPJU, Dishub Sampang Pangkas Waktu Pengerjaan Jadi 45 Hari

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Soal Dugaan Tambang Ilegal di Desa Temoran, Kanit Reskrim Polsek Omben: Saya Tahu, Tapi Silahkan Tanya Polres!

Berita Terbaru