Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo Ajak Kaum Millenial Gemar Menabung

- Jurnalis

Rabu, 6 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, KLIKMADURA – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengajak seluruh kaum muda untuk gemar menabung. Tujuannya, agar memiliki masa depan yang baik.

Cak Fauzi sampaikan hal itu saat menghadiri acara launching produk tabungan ukhwah bersama BPR Syariah indonesia dan seminar literasi keuangan BPRS Bhakti Sumekar di Aula Pesantren Kampus UNIBA Madura, Rabu (06/09/2023).

Politisi PDI Perjuangan itu menjelaskan, sangat penting kaum muda gemar menabung agar tidak menjadi generasi konsumtif.

Perilaku konsumtif adalah perilaku atau gaya hidup individu yang senang membelanjakan uangnya tanpa pertimbangan yang matang.

Baca juga :  Polda Jatim Periksa Pejabat BPN Sumenep hingga Kades Terkait SHM Laut Tapakerbau, Siapa Bakal Jadi Tersangka?

Kedepan, pihaknya akan melakukan MoU (Memorandum of Understanding) bersama Dinas Pendidikan dan Kementrian Agama setempat. Nantinya, untuk membersamai keberhasilan itu dari BPRS Bhakti Sumekar.

“BPRS Bhakti Sumekar akan membersamai dua lembaga itu untuk memberikan literasi keuangan dalam membangun semangat kaum muda gemar menabung,” terangnya.

Bahkan seluruh wilayah di daratan mau pun kepulauan akan dilibatkan dalam hal tersebut dengan melalui masing-masing Kepala Desa (Kades).

Tidak hanya bagi kaum muda, melainkan seluruh masyarakat terutama akan juga diikutkan dalam peningkatan literasi keuangan itu.

Baca juga :  Warga Sampang Ciptakan Mesin Produksi Petis Demi Bantu UMKM

“Biasanya, yang tua-tua ini terkait dengan pinjaman. Memang beda konsep. Yang muda ditarik untuk gemar menabung, yang diatas umur 30 akan diajak untuk gemar berusaha. Semuanya sudah tersedia di Bank BPRS Bhakti Sumekar,” jelasnya.

BPRS Bhakti Sumekar banyak program untuk mensejahterakan masyarakat umum. Mulai dari pembiayaan usaha UMKM dan sebagainya. Masyarakat tinggal memanfaatkan kemudahan itu.

Berdampak terhadap penekanan kemiskinan. Kenapa begitu, setelah masyarakat memahami dengan literasi keuangan, tidak akan ada lagi pinjaman yang sampai bunganya melebihi rata-rata.

Menurutnya, kemiskinan itu salah satunya karena terlilit hutang piutang yang disebabkan sebelumnya meminjam dengan bunga yang besar.

Baca juga :  Warga Kangean Bersatu Tolak Eksplorasi Migas, Sebut Pemerintah Lebih Bela Investor

“Mari bersama sejahtera, untuk Sumenep maju dan luar biasa,” pungkas Cak Fauzi. (fix/diend)

Berita Terkait

Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan
Rekonstruksi Dugaan Pengeroyokan ODGJ Sapudi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Ternyata Dicekik
Jembatan Utama di Pulau Giligenting Ambruk Sejak 8 Desember, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemdes
Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak oleh Pemerintah, Warga Sapudi Gotong Royong Perbaiki Jalan
Audiensi Warga Sapudi Soal Replacement Pelabuhan Berujung Kekecewaan, UPP Kelas III Dinilai Cuci Tangan
Raih Dukungan Mayoritas, KH Md Widadi Rahim Pimpin NU Sumenep Periode 2025–2030
5.224 Tenaga Honorer di Sumenep Resmi Terima SK PPPK Paruh Waktu, Gaji Mulai Cair Tahun Depan
Setelah Penantian Panjang, Akhirnya 5.224 Tenaga Honorer di Sumenep Terima SK PPPK Paruh Waktu

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 03:41 WIB

Jong Sumekar Nilai Pilkada Langsung Belum Sehat, Wacana Pemilihan Lewat DPRD Patut Dipertimbangkan

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:35 WIB

Rekonstruksi Dugaan Pengeroyokan ODGJ Sapudi Ungkap Fakta Baru, Terdakwa Ternyata Dicekik

Rabu, 24 Desember 2025 - 06:51 WIB

Jembatan Utama di Pulau Giligenting Ambruk Sejak 8 Desember, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Pemdes

Senin, 22 Desember 2025 - 14:41 WIB

Puluhan Tahun Dibiarkan Rusak oleh Pemerintah, Warga Sapudi Gotong Royong Perbaiki Jalan

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:35 WIB

Audiensi Warga Sapudi Soal Replacement Pelabuhan Berujung Kekecewaan, UPP Kelas III Dinilai Cuci Tangan

Berita Terbaru

Opini

Metamorfosa Kata

Sabtu, 10 Jan 2026 - 01:20 WIB