PAMEKASAN || KLIKMADURA – Keberhasilan meraih prestasi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Provinsi Jawa Timur 2026 disambut meriah di Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan.
Empat bintang juara diarak keliling dengan iringan enam kelompok drum band sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang mengharumkan nama dunia pendidikan di wilayah utara Pamekasan tersebut.
Kirab kemenangan itu dilepas oleh Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (Korwilbidikbud) Batumarmar bersama pengawas sekolah, unsur Muspika, dan para kepala sekolah.
Sejumlah siswa dari jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP) turut berjejer di sepanjang jalan untuk menyambut para juara.
Suasana semakin semarak dengan kehadiran para orang tua siswa yang ikut menyaksikan sekaligus memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Dukungan berbagai pihak itu menjadi bukti bahwa prestasi pelajar tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat.
Rangkaian kirab berakhir di kantor Korwilbidikbud Batumarmar dengan penampilan talenta empat bintang juara di hadapan para undangan.
Momen tersebut menjadi kesempatan bagi para juara untuk menunjukkan kemampuan sekaligus merayakan hasil perjuangan mereka dalam ajang FTBI tingkat provinsi.
Ketua Tim Pemenangan Asonar, Sutrisno, mengaku bangga atas keberhasilan yang diraih para siswa Batumarmar pada tahun ini. Ia menilai pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, latihan, dan dukungan bersama mampu mengantarkan siswa meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.
“Alhamdulillah, tahun ini kita sukses Asonar ongghu,” ungkap Sutrisno.
Sementara itu, Korwilcam Batumarmar, Samsir Noor Alamsyah, berharap kirab kemenangan tersebut dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus mengembangkan potensi peserta didik.
Menurutnya, prestasi yang diraih saat ini bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk meraih pencapaian yang lebih besar pada masa mendatang.
“Semoga arak-arakan kemenangan ini menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Batumarmar untuk terus berlatih dan berprestasi. Ini bukan akhir, tetapi awal dari prestasi Batumarmar,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh satuan pendidikan untuk membuktikan bahwa sekolah-sekolah di wilayah utara Pamekasan mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat provinsi.
Samsir berharap, keberhasilan tahun ini dapat dipertahankan sehingga Batumarmar kembali menorehkan prestasi pada FTBI tahun berikutnya.
“Buktikan bahwa meskipun kita berada di wilayah utara, kita juga bisa Asonar. Tahun depan, Asonar lagi,” tegasnya.
Kirab kemenangan tersebut tidak sekadar menjadi perayaan atas keberhasilan siswa, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat pelestarian bahasa daerah melalui pendidikan.
Dukungan sekolah, orang tua, dan masyarakat diharapkan terus terjaga agar semakin banyak generasi muda Batumarmar yang berprestasi sekaligus bangga terhadap bahasa dan budayanya. (nda)














