Hidupkan Ruh Perjuangan M. Tabrani, DKP, AJP, dan KNPI Pamekasan Satukan Pemuda dan Budayawan di Arek Lancor

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan warga dari berbagai daerah memadati Arek Lancor Pamekasan mengikuti kegiatan sarasehan budaya. (KLIKMADURA)

Ribuan warga dari berbagai daerah memadati Arek Lancor Pamekasan mengikuti kegiatan sarasehan budaya. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Dewan Kesenian Pamekasan (DKP), Aliansi Jurnalis Pamekasan (AJP), dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pamekasan menyatukan pemuda, budayawan, dan tokoh masyarakat dalam Sarasehan Budaya sekaligus Temu Tokoh Pemuda dan Budayawan Madura, Rabu malam (28/10/2026).

Digelar di kawasan Monumen Arek Lancor, kegiatan tersebut menjadi momentum memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 sekaligus menghidupkan kembali semangat perjuangan tokoh pencetus nama Bahasa Indonesia, M. Tabrani, melalui tema “Dari M. Tabrani untuk Indonesia”.

Ketua DKP Pamekasan Arief Wibisono mengatakan, sarasehan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan kebudayaan.

Menurutnya, M. Tabrani merupakan tokoh bersejarah yang layak diteladani karena gagasannya dalam memperjuangkan identitas kebangsaan melalui Bahasa Indonesia.

Arief mengajak generasi muda agar tidak sekadar mengenal M. Tabrani melalui catatan sejarah, tetapi juga meneladani semangat perjuangannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan para pendahulu dapat terus hidup dan menjadi landasan bagi pemuda dalam berkontribusi terhadap masyarakat.

Sementara itu, Ketua AJP Pamekasan M. Khairul Umam berharap semangat perjuangan M. Tabrani mampu menginspirasi generasi muda untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Menurutnya, peringatan Sumpah Pemuda harus menjadi ruang refleksi untuk memperkuat persatuan sekaligus mendorong keterlibatan pemuda dalam berbagai bidang kehidupan.

Khairul Umam menegaskan, semangat perjuangan para pendahulu tidak cukup hanya dikenang melalui kegiatan seremonial. Nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat dan memperkuat persatuan bangsa.

Baca juga :  Rayakan Hari Guru Nasional, UPT Puskesmas Pademawu Gelar Cek Kesehatan Gratis

Ketua KNPI Pamekasan Haidar Ansori juga mendorong generasi muda agar mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah melalui berbagai sektor. Ia menilai, pemuda memiliki potensi besar untuk menggerakkan perekonomian, termasuk melalui pengembangan kreativitas dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Haidar berharap pemuda Pamekasan terus mengembangkan kemampuan dan inovasi agar mampu menciptakan peluang ekonomi baru. Dengan demikian, keberadaan pemuda tidak hanya menjadi bagian dari dinamika sosial, tetapi juga menjadi kekuatan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengapresiasi kolaborasi DKP, AJP, dan KNPI yang menghadirkan kegiatan dengan memadukan kebudayaan, sejarah, dan semangat kepemudaan.

Ia berharap sarasehan budaya tersebut dapat menjadi agenda rutin yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat untuk bertukar gagasan dan memperkuat identitas daerah.

“Kami berharap acara seperti ini diadakan setiap tahun karena menjadi magnet bagi kita untuk menjaga kesatuan dan persatuan, serta diharapkan menjadi ruang silaturahmi, bertukar gagasan, dan dialog antargenerasi untuk menggali kearifan lokal dan memperkokoh identitas budaya,” kata KH. Kholilurrahman.

Bupati menegaskan, pemerintah daerah menaruh perhatian terhadap pengembangan olahraga, kesenian, dan kebudayaan sebagai bagian penting dari pembangunan daerah. Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mengembangkan potensi masyarakat sekaligus memperkuat karakter dan identitas Pamekasan.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji, Bupati Ingatkan Jangan Forsir Fisik

“Tiga hal yang sedang menjadi perhatian serius kami, yakni olahraga, kesenian, dan saat ini yang sedang kita semarakkan, kebudayaan,” imbuhnya.

Sejumlah tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Syafii Kamil, tokoh diaspora Belanda asal Plakpak, Pamekasan, Bambang Oeban, budayawan nasional, serta RBMS Hadinatainngrat, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Adat Kerajaan Nusantara.

Hadir pula Ita Kusmita, anggota Komisi I DPRD Pamekasan; Noer Faizal dari DPD KNPI Jawa Timur; R. Harisandi S. Pratalikrama, anggota DPRD Jawa Timur sekaligus Dewan Pakar Majelis Adat Kerajaan Nusantara; dan RB. Deny F. Suryoningprang, Dewan Pakar Majelis Adat Kerajaan Nusantara.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur Imam Hidayat, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman dan Wakil Bupati Pamekasan H. Sukriyanto.

Kemudian, Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat, serta Dandim 0826 Pamekasan Letkol Kav. Agus Wibowo. Kehadiran para tokoh tersebut memperkuat semangat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebudayaan dan mendorong peran generasi muda.

Sarasehan budaya tersebut dikemas melalui rangkaian kegiatan yang memadukan seni, sejarah, kepedulian sosial, dan refleksi kebangsaan.

Acara diawali dengan penampilan musik daul Semut Ireng, dilanjutkan pemutaran dokumentasi sejarah Pamekasan serta dokumentasi buku Pamekasan Mencari Identitas karya AJP.

Panitia juga menggelar santunan anak yatim, pembacaan puisi oleh para pemenang lomba puisi, serta pemberian penghargaan kepada Bang Ali Zainal Abidin.

Baca juga :  SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Masih Disegel, MPLS Tak Bisa Digelar

Penampilan pencak silat turut memeriahkan kegiatan yang menjadi ruang pertemuan antara ekspresi seni, pelestarian tradisi, dan semangat kebangsaan tersebut.

Setelah sambutan para penyelenggara dan Bupati Pamekasan, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Jawa Timur yang diwakili Imam Hidayat.

Peserta kemudian menyaksikan dokumentasi sejarah M. Tabrani, video penyampaian dari anak M. Tabrani, serta dokumentasi pengambilan api dari Api Tak Kunjung Padam.

Salah satu momen utama dalam kegiatan tersebut adalah penyalaan obor api perjuangan yang dilanjutkan dengan pembacaan teks Sumpah Pemuda secara serentak.

Rangkaian acara kemudian diisi pembacaan puisi refleksi Sumpah Pemuda dan doa yang dipimpin R. Bagus Amirullah dari Pondok Pesantren Al-Amien.

Puncak kegiatan diisi dengan sarasehan budaya bersama sejumlah tokoh dan budayawan Madura yang dimoderatori, Pemred Klik Madura, Prengki Wirananda.

Forum tersebut menjadi ruang dialog untuk merefleksikan perjalanan sejarah, memperkuat identitas budaya Madura, serta membahas peran strategis generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.

Melalui kegiatan tersebut, DKP, AJP, dan KNPI Pamekasan berharap semangat perjuangan M. Tabrani tidak berhenti sebagai catatan sejarah, tetapi terus menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Kolaborasi antara pemuda, jurnalis, budayawan, dan pemerintah diharapkan mampu menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat persatuan dalam membangun masa depan Indonesia. (nda)

Berita Terkait

Ditanya Soal Pemecatan Dua Karyawan, Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan Justru Diskreditkan Jurnalis: Bodrex Ya?
Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua
Tersisa Dua Bulan, DPRD Pamekasan Desak Pemkab Tancap Gas Realisasikan Perubahan APBD 2026
Antrean Solar Mengular di Pamekasan, Sopir Terjebak Berjam-jam di SPBU
Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih
Diduga Cabuli Santri Berulang Kali, Guru Madrasah di Pamekasan Dilaporkan ke Polisi
Arogansi SDIT Al-Uswah terhadap Dua Karyawan, Dikeluarkan dari Grup WA Tanpa Sebab Lalu Dipecat
Disangka Boneka, Ternyata Mayat MrX Tergeletak Membusuk di Ladang Petani Pamekasan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:38 WIB

Hidupkan Ruh Perjuangan M. Tabrani, DKP, AJP, dan KNPI Pamekasan Satukan Pemuda dan Budayawan di Arek Lancor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Ditanya Soal Pemecatan Dua Karyawan, Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan Justru Diskreditkan Jurnalis: Bodrex Ya?

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:39 WIB

Soroti Pelecehan Anak di Lembaga Pendidikan, Bupati Pamekasan Tekankan Peran Orang Tua

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Antrean Solar Mengular di Pamekasan, Sopir Terjebak Berjam-jam di SPBU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Peringati HLN ke-81, PLN UP3 Madura Bantu Warga Pamekasan Hadapi Krisis Air Bersih

Berita Terbaru