PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten Pamekasan resmi melepas keberangkatan jamaah haji kloter terakhir tahun 2026, Minggu (10/5/2026). Sebanyak 374 jamaah yang tergabung dalam Kloter 76 diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman didampingi Wakil Bupati H. Sukriyanto serta jajaran forkopimda. Suasana haru mewarnai prosesi pelepasan yang dipadati keluarga jamaah.
Sebelumnya, jamaah haji Kloter 73 telah diberangkatkan sejak pukul 03.00 dini hari. Kemudian disusul Kloter 74 pada pukul 09.30 dan Kloter 75 sekitar pukul 10.30 WIB.
Dalam sambutannya, Bupati KH. Kholilurrahman mengingatkan para jamaah agar menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, banyak jamaah yang terlalu memforsir tenaga sebelum puncak ibadah haji berlangsung.
“Biasanya jamaah itu umrah sehari sampai dua kali. Akibatnya, saat memasuki puncak ibadah haji fisiknya mulai lelah. Makanya saya tekankan harus irit kesehatan,” katanya.
Menurut dia, ibadah sunah tetap boleh dilakukan selama kondisi tubuh memungkinkan. Namun, jamaah diminta tidak memaksakan diri mengingat cuaca di Makkah dan Madinah jauh berbeda dengan di Indonesia, khususnya Madura.
“Kalau mau umrah silakan, sehari sekali masih wajar, asalkan tidak dalam kondisi lemah,” ujarnya.
Kiai Kholil juga meminta seluruh petugas haji menjalankan tugas pelayanan secara maksimal. Mulai dari ketua kloter, pembimbing ibadah hingga tenaga kesehatan diminta benar-benar mengutamakan pelayanan kepada jamaah.
“Kami berpesan kepada seluruh petugas untuk betul-betul berniat melayani jamaah dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Pamekasan Abdul Halim menyampaikan, total jamaah haji asal Pamekasan tahun 2026 mencapai 1.384 orang.
Setiap kloter telah dilengkapi petugas pendamping, mulai ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter hingga perawat.
“Untuk tenaga kesehatan, masing-masing kloter ada dokter dan perawat sendiri. Selain itu ada juga pendamping dari Dinas Kesehatan dan rumah sakit sampai ke asrama haji,” jelasnya.
Ia menambahkan, sistem pemberangkatan jamaah tahun ini masih sama seperti sebelumnya, yakni diberangkatkan dari kabupaten masing-masing menuju embarkasi.
Rencananya, para jamaah akan terbang secara bertahap pada Senin (11/5/2026) dan langsung menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.
“Semoga seluruh jamaah sehat, ibadahnya maqbul dan mabrur, serta kembali ke tanah air dengan selamat,” tandasnya. (enk/nda)













