HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Pamekasan Soroti Kesejahteraan Petani Tembakau

- Jurnalis

Jumat, 14 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur (tengah) bersama Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman (kanan) dan Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Khairul Umam saat mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto. (KLIKMADURA)

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur (tengah) bersama Bupati Pamekasan Dr. KH. Kholilurrahman (kanan) dan Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Khairul Umam saat mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bagi pemerintah agar kemerdekaan tidak hanya dimaknai secara seremonial.

Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, meminta pemerintah memastikan kemerdekaan juga benar-benar dirasakan para petani tembakau.

Ali mengatakan, tembakau selama ini dikenal sebagai daun emas yang menjadi salah satu komoditas kebanggaan Madura, khususnya Kabupaten Pamekasan. Sebutan tersebut menunjukkan besarnya peran tembakau terhadap perekonomian masyarakat, meski menurutnya nilai tersebut belum sepenuhnya dirasakan petani.

“Kalau tembakau disebut daun emas, tentu kita berharap nilainya juga bisa dirasakan oleh petani. Jangan sampai emasnya hanya menjadi sebutan, sementara petani yang menanam dan merawat justru mendapatkan harga yang tidak sebanding dengan biaya produksi,” katanya usai mengikuti pidato kenegaraan Presiden Prabowo.

Baca juga :  Bupati Pamekasan Resmikan Gedung Perpusda M. Tabrani, Tersedia Ratusan Judul Buku dan Layanan Digital

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menilai persoalan harga tembakau setiap musim panen harus menjadi perhatian serius pemerintah. Sebab, petani harus mengeluarkan biaya cukup besar sejak pengolahan lahan, pembibitan, penanaman, perawatan, hingga proses panen.

Menurut Ali, kemerdekaan bagi petani tidak cukup hanya dirayakan melalui upacara dan berbagai kegiatan setiap 17 Agustus. Kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui kebijakan yang memberikan perlindungan, kepastian harga, dan kesejahteraan kepada petani.

“Jangan sampai kita hanya merayakan kemerdekaan secara seremonial, tetapi petani kita belum merasakan kemerdekaan dalam menentukan dan mendapatkan harga yang layak dari hasil pertaniannya,” ucapnya.

Baca juga :  Rumah Warisan Dihancurkan, Warga Pamekasan Lapor Polisi

Ia berharap pemerintah memperkuat perlindungan terhadap petani tembakau, termasuk memastikan tata niaga berjalan secara adil. Kebijakan tersebut dinilai penting agar petani tidak menjadi pihak yang paling dirugikan ketika memasuki musim panen.

Ali menegaskan, petani memiliki posisi penting dalam menopang perekonomian Kabupaten Pamekasan. Karena itu, kesejahteraan petani harus menjadi bagian dari keberhasilan pembangunan daerah.

“Petani adalah bagian penting dari perekonomian Pamekasan. Kalau kita ingin tembakau tetap menjadi kebanggaan Madura, maka kesejahteraan petaninya juga harus menjadi kebanggaan kita bersama,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Berita Terbaru