PAMEKASAN || KLIKMADURA – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bagi pemerintah agar kemerdekaan tidak hanya dimaknai secara seremonial.
Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, meminta pemerintah memastikan kemerdekaan juga benar-benar dirasakan para petani tembakau.
Ali mengatakan, tembakau selama ini dikenal sebagai daun emas yang menjadi salah satu komoditas kebanggaan Madura, khususnya Kabupaten Pamekasan. Sebutan tersebut menunjukkan besarnya peran tembakau terhadap perekonomian masyarakat, meski menurutnya nilai tersebut belum sepenuhnya dirasakan petani.
“Kalau tembakau disebut daun emas, tentu kita berharap nilainya juga bisa dirasakan oleh petani. Jangan sampai emasnya hanya menjadi sebutan, sementara petani yang menanam dan merawat justru mendapatkan harga yang tidak sebanding dengan biaya produksi,” katanya usai mengikuti pidato kenegaraan Presiden Prabowo.
Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menilai persoalan harga tembakau setiap musim panen harus menjadi perhatian serius pemerintah. Sebab, petani harus mengeluarkan biaya cukup besar sejak pengolahan lahan, pembibitan, penanaman, perawatan, hingga proses panen.
Menurut Ali, kemerdekaan bagi petani tidak cukup hanya dirayakan melalui upacara dan berbagai kegiatan setiap 17 Agustus. Kemerdekaan juga harus diwujudkan melalui kebijakan yang memberikan perlindungan, kepastian harga, dan kesejahteraan kepada petani.
“Jangan sampai kita hanya merayakan kemerdekaan secara seremonial, tetapi petani kita belum merasakan kemerdekaan dalam menentukan dan mendapatkan harga yang layak dari hasil pertaniannya,” ucapnya.
Ia berharap pemerintah memperkuat perlindungan terhadap petani tembakau, termasuk memastikan tata niaga berjalan secara adil. Kebijakan tersebut dinilai penting agar petani tidak menjadi pihak yang paling dirugikan ketika memasuki musim panen.
Ali menegaskan, petani memiliki posisi penting dalam menopang perekonomian Kabupaten Pamekasan. Karena itu, kesejahteraan petani harus menjadi bagian dari keberhasilan pembangunan daerah.
“Petani adalah bagian penting dari perekonomian Pamekasan. Kalau kita ingin tembakau tetap menjadi kebanggaan Madura, maka kesejahteraan petaninya juga harus menjadi kebanggaan kita bersama,” tandasnya. (ibl/nda)














