Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Pamekasan, Tabri S. Munir. (KLIKMADURA)

Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Pamekasan, Tabri S. Munir. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Rencana penyesuaian anggaran pemeliharaan jalan dalam Perubahan APBD Kabupaten Pamekasan 2026 mendapat sorotan dewan.

Pasalnya, alokasi belanja tersebut mengalami penurunan lebih dari separuh dari pagu awal, sementara kerusakan jalan masih banyak ditemukan di sejumlah wilayah.

Berdasarkan rancangan perubahan anggaran, belanja pemeliharaan jalan yang sebelumnya dialokasikan sekitar Rp4,03 miliar berkurang menjadi sekitar Rp1,94 miliar. Artinya terjadi penurunan anggaran sekitar Rp2,09 miliar.

Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Pamekasan, Tabri S. Munir mempertanyakan dasar kebijakan tersebut. Menurutnya, pengurangan anggaran perlu dijelaskan secara komprehensif karena kebutuhan pemeliharaan jalan masih cukup besar.

Baca juga :  Polres Pamekasan Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Data Pribadi, Satu Oknum Pengacara Buron

“Pengurangannya lebih dari 51 persen. Ini perlu dijelaskan mengenai alasan dan pertimbangan pengurangan belanja pemeliharaan jalan itu,” katanya.

Anggota komisi II DPRD Pamekasan itu mengatakan bahwa penyesuaian anggaran semestinya tetap mempertimbangkan kondisi infrastruktur di lapangan. Apalagi sejumlah ruas jalan kabupaten masih mengalami kerusakan yang berpotensi menghambat mobilitas masyarakat.

Ia mencontohkan kondisi jalan di wilayah Proppo. Lebih tepatnya di Desa Kodik dan Samiran. Menurutnya, akses jalan di Desa mengalami kerusakan hingga mengganggu keterhubungan masyarakat.

“Di satu sisi pemerintah menargetkan defisit daerah turun menjadi sekitar Rp85 miliar. Tapi kami melihat adanya pengurangan cukup besar pada anggaran pemeliharaan jalan. Inii perlu menjadi perhatian,” ujarnya.

Baca juga :  Siap Tampung Talenta Muda Kreatif, Klik Madura Meriahkan Job Fair HUT ke-58 IAIN Madura

Tabri menuturkan bahwa persoalan tersebut perlu menjadi bagian dari pembahasan Perubahan APBD 2026. Sebab, DPRD berkepentingan memastikan setiap penyesuaian belanja tetap sejalan dengan kebutuhan pelayanan dasar dan kondisi pembangunan di daerah.

“Ketika masih terdapat sejumlah ruas jalan yang membutuhkan penanganan, pengurangan anggaran pemeliharaan tentu perlu dikaji secara serius,” tandasnya. (ibl/nda).

Berita Terkait

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Manager PLN UP3 Madura Konsolidasi dengan Puluhan Mitra Kerja
Perubahan APBD 2026 Pamekasan Dikebut, Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Prioritas
Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Pamekasan Kenalkan Keselamatan Kelistrikan kepada Siswa SD Alam Excellentia

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Jumat, 25 September 2026 - 08:53 WIB

Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam

Jumat, 25 September 2026 - 03:46 WIB

125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif

Berita Terbaru