PAMEKASAN || KLIKMADURA – Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Waru Pamekasan, Senin (10/8/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menyoroti kedisiplinan jam kerja pegawai hingga komunikasi petugas kepada pasien dan keluarga pasien.
Sidak dilakukan saat Sukriyanto menjenguk keluarganya yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Dalam kunjungan itu, ia menemukan adanya petugas yang disebut telah meninggalkan tempat kerja lebih awal dari jadwal yang ditentukan.
Tak hanya persoalan kedisiplinan, pria yang akrab disapa Kak Sukri tersebut juga menyoroti pelayanan kepada pasien. Menurutnya, petugas perlu memberikan penjelasan secara jelas kepada pasien maupun keluarga terkait tindakan medis yang akan dilakukan agar mereka tidak terlalu lama menunggu tanpa kepastian.
“Kami sampaikan kepada pegawai di sana, karena ada temuan jam 12 masuk jam 13.00 sudah pulang. Bagaimana mau maju rumah sakit kalau pelayanan seperti ini?, sampaikan dan berikan pengertian juga kepada pasien juga keluarga pasien tindakan yang akan diambil, misal besok mau dioperasi karena alasannya gini, gini. Sampaikan,” tegasnya.
Sukriyanto mengatakan, kedisiplinan merupakan bagian penting dalam memberikan pelayanan publik, terlebih pelayanan kesehatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh petugas kesehatan, baik di rumah sakit maupun puskesmas, menjalankan tugas sesuai ketentuan.
Menurutnya, penertiban tersebut tidak hanya menyangkut jam kerja pegawai, tetapi juga mencakup kualitas pelayanan dan administrasi. Ia meminta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Pamekasan melakukan evaluasi agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, jelas, dan optimal.
“Peringatan ini berlaku kepada semua pelayan publik, tidak hanya di RSUD Waru, tapi rumah sakit yang lain juga Puskesmas dan faskes lainnya, serta seluruh pelayanan publik yang lain,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Waru Pamekasan dr. Nanang Suyanto membenarkan adanya sidak yang dilakukan Wabup Pamekasan. Namun, dirinya mengaku tidak berada di lokasi saat kunjungan tersebut karena waktu kedatangan Wabup sudah berada di luar jam kerja.
“Beliau datang sekitar pukul 14.30 WIB atau pukul 15.00 WIB. Karena sebenarnya Wabup itu mau menjenguk adiknya yang sedang dirawat di RSUD Waru,” jelasnya.
Meski demikian, Nanang memastikan temuan dan evaluasi yang disampaikan Wabup menjadi perhatian serius pihak rumah sakit. Sebagai tindak lanjut, manajemen RSUD Waru menggelar rapat internal pada Selasa (11/8) bersama seluruh kepala ruangan.
Rapat tersebut membahas hasil sidak sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelayanan secara umum. Manajemen juga melakukan pembinaan dan pengawasan internal terhadap pegawai, khususnya mereka yang berhadapan langsung dengan pasien dan masyarakat.
Nanang menegaskan, RSUD Waru berkomitmen melakukan perbaikan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik. Evaluasi dari pimpinan daerah, menurutnya, menjadi masukan penting bagi rumah sakit untuk terus berbenah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas evaluasi kepada kami, juga kami mohon maaf apabila masih banyak kurangnya. Tentu ke depannya kami akan terus berbenah,” pungkasnya. (enk/nda)














