Jangan Asal Minum Obat! Apoteker Puskesmas Galis Pamekasan Ungkap Aturan yang Sering Diabaikan

- Jurnalis

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apoteker Puskesmas Galis Pamekasan, Khairunnisa Asfarina saat siniar di Studio Klik Madura. (KLIKMADURA)

Apoteker Puskesmas Galis Pamekasan, Khairunnisa Asfarina saat siniar di Studio Klik Madura. (KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Mengonsumsi obat tidak bisa dilakukan sembarangan. Selain harus disesuaikan dengan resep dokter, masyarakat juga perlu memahami jenis dan golongan obat agar penggunaannya tepat, aman, dan tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan.

Apoteker Puskesmas Galis Pamekasan, Khairunnisa Asfarina, menjelaskan bahwa setiap obat memiliki kategori yang berbeda. Karena itu, masyarakat perlu mengenali logo pada kemasan obat sebagai panduan sebelum mengonsumsinya.

“Kalau logonya hijau berarti obat bebas, sedangkan yang berlogo biru merupakan obat bebas terbatas. Biasanya obat antinyeri masuk kategori itu, tetapi jika nyeri tidak kunjung membaik harus segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat,” katanya.

Baca juga :  Paslon Tauhid Berencana Dirikan Pasar Wisata Durian di Pegantenan Pamekasan

Perempuan yang akrab disapa Farin itu mengatakan, respons setiap orang terhadap obat tidak selalu sama. Sebagian pasien dapat mengalami reaksi alergi sehingga penggunaan obat perlu dihentikan dan segera dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan.

Berbeda dengan obat antibiotik, Farin menegaskan bahwa obat tersebut harus tetap dihabiskan sesuai anjuran dokter meskipun kondisi pasien sudah membaik. Jika penggunaan antibiotik dihentikan sebelum waktunya, bakteri berpotensi menjadi kebal atau mengalami resistensi sehingga pengobatan akan lebih sulit ketika penyakit kembali muncul.

“Karena bakteri sudah mengenali obat itu sehingga menjadi kebal. Makanya kami di Puskesmas Galis selalu mengingatkan agar antibiotik harus dihabiskan,” tegasnya.

Baca juga :  Heboh!! Sumur Bor di Kecamatan Kadur Pamekasan Semburkan Air Setinggi 15 Meter

Farin juga menjelaskan bahwa seluruh obat yang beredar telah melalui pengawasan ketat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pengawasan tersebut dilakukan melalui penerapan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) serta uji bioekivalensi untuk memastikan mutu, keamanan, dan khasiat obat sesuai standar.

Menurutnya, penyakit yang paling sering ditemukan di wilayah kerja Puskesmas Galis hingga saat ini adalah batuk. Kondisi tersebut umumnya dipicu oleh menurunnya daya tahan tubuh sehingga masyarakat lebih mudah terserang infeksi.

Selain pelayanan pengobatan, Puskesmas Galis juga terus mendorong masyarakat memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Layanan tersebut dapat diikuti seluruh kelompok usia, mulai dari bayi hingga lanjut usia, sebagai langkah deteksi dini berbagai penyakit.

Baca juga :  Menang Pilkada Pamekasan, Tim Transisi Paslon KHARISMA Susun Program 100 Hari Kerja

“Di Puskesmas Galis Pamekasan tersedia layanan Cek Kesehatan Gratis untuk bayi sampai lansia sebagai upaya skrining kesehatan. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Galis,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Kemarau Panjang dan Sejumlah Desa Dilanda Kekeringan, Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Shalat Istisqa
Front One Azana Style Pamekasan Bersih-bersih Masjid Al Mukhlisin, Dorong Gerakan Peduli Tempat Ibadah
Legislatif-Eksekutif Sepakati KUA-PPAS, APBD Perubahan 2026 Ditarget Rampung Bulan Ini
BLT DBHCHT Buruh Pabrik Rokok Pamekasan Direncanakan Cair Bulan Ini
Sering Keluar Saat Jam Kerja, Kepala SDN Jambringin 2 Pamekasan Diminta Dimutasi
Jenazah Rian Korban KM Virgo Tiba di Rumah Duka, Tinggalkan Istri Hamil Enam Bulan
Imigrasi Pamekasan Perkuat Pengawasan WNA, Timpora Bahas ABG hingga Aktivitas Olahraga
Unira dan Lapas Pamekasan Perkuat Kolaborasi, Dorong Pembinaan Warga Binaan Berbasis Pertanian

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 06:58 WIB

Kemarau Panjang dan Sejumlah Desa Dilanda Kekeringan, Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Shalat Istisqa

Jumat, 18 September 2026 - 08:34 WIB

Front One Azana Style Pamekasan Bersih-bersih Masjid Al Mukhlisin, Dorong Gerakan Peduli Tempat Ibadah

Kamis, 17 September 2026 - 10:40 WIB

Legislatif-Eksekutif Sepakati KUA-PPAS, APBD Perubahan 2026 Ditarget Rampung Bulan Ini

Kamis, 17 September 2026 - 04:17 WIB

BLT DBHCHT Buruh Pabrik Rokok Pamekasan Direncanakan Cair Bulan Ini

Rabu, 16 September 2026 - 06:46 WIB

Sering Keluar Saat Jam Kerja, Kepala SDN Jambringin 2 Pamekasan Diminta Dimutasi

Berita Terbaru

Opini

Imajinasi Pemekaran Kabupaten Kepulauan Kangean

Sabtu, 19 Sep 2026 - 09:55 WIB