Lakpesdam PCNU Sumenep Temui Ketua Dewan, Sampaikan Gagasan Pantau Publik Serta Sejumlah Rekomendasi Warga Nahdliyin

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Lakpesdam PCNU Sumenep berdiskusi dengan Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin di ruang kerjanya. (ISTIMEWA)

Pengurus Lakpesdam PCNU Sumenep berdiskusi dengan Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin di ruang kerjanya. (ISTIMEWA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PCNU menemui Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, Rabu (17/6/2026).

Badan Otonom PCNU Sumenep itu menyampaikan gagasan pembentukan Pusat Advokasi dan Kontrol Kebijakan Publik (Pantau Publik) dan sejumlah rekomendasi warga nahdliyin di Bumi Sumekar.

Ketua Lakpesdam PCNU Sumenep, Siswadi mengatakan, Pantau Publik merupakan platform gerakan sipil yang berfokus pada advokasi kebijakan, pengawasan anggaran, dan kontrol publik terhadap jalannya pemerintahan.

Platform tersebut diharapkan menjadi ruang kolektif warga untuk mengawal kebijakan agar lebih transparan, partisipatif, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Menurut Siswadi, tujuan utama Pantau Publik adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, adil, dan akuntabel melalui penguatan kontrol warga terhadap kebijakan publik.

Baca juga :  Sukses Antarkan NasDem Sumenep Raih Suara Tinggi, Pengamat Sebut Moh. Hosni Layak Maju Pilkada

Selain itu, program tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses perumusan kebijakan dan pengawasan layanan publik.

Ia menjelaskan, Pantau Publik memiliki sejumlah program strategis yang akan dijalankan secara bertahap. Program tersebut meliputi Sekolah Kebijakan Rakyat dan Klinik Advokasi Warga.

Kemudian, Pantau Anggaran, Forum Warga dan Parlemen Rakyat, Rapor Layanan Publik, Pusat Data dan Riset Kebijakan, Kampanye Publik dan Media Advokasi, serta Tim Respons Cepat Isu Publik.

“Pantau Publik hadir bukan hanya untuk mengkritik pemerintah, tetapi untuk memastikan kebijakan berjalan adil, anggaran tepat sasaran, dan kepentingan rakyat tetap menjadi prioritas utama,” ujar Siswadi.

Baca juga :  Dokter Maksimal Buka Praktik di Tiga Tempat, Jika Melanggar SIP Bisa Dicabut

Menurutnya, pengawasan yang konstruktif merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dalam audiensi tersebut, Lakpesdam PCNU Sumenep juga menyampaikan hasil rembuk warga NU dan hasil konferensi NU Sumenep.

Sejumlah rekomendasi strategis yang disampaikan berkaitan dengan penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas pelayanan dasar pemerintah.

Siswadi menuturkan bahwa pelayanan publik di sektor kesehatan, pendidikan, dan layanan dasar lainnya perlu mendapatkan perhatian serius.

Karena itu, pihaknya mendorong pemerintah daerah dan DPRD untuk terus melakukan perbaikan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih baik.

“Kami juga menyampaikan hasil rembuk warga NU dan hasil konferensi NU Sumenep, termasuk rekomendasi terkait ekonomi masyarakat serta pelayanan dasar pemerintah seperti rumah sakit dan layanan publik lainnya,” katanya.

Baca juga :  Korkab Rizky Pastikan Oknum Anggota DPRD Sumenep Kecipratan Duit Haram Hasil Pemotongan BSPS

Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan dan pengawasan kebijakan daerah.

Lakpesdam PCNU Sumenep berharap DPRD dapat menjadi mitra strategis dalam mengawal berbagai rekomendasi yang telah disampaikan. Dengan demikian, berbagai aspirasi masyarakat dapat terakomodasi dalam kebijakan pembangunan daerah.

Melalui Pantau Publik, Lakpesdam menargetkan lahirnya kader advokasi warga, tersedianya kanal pengaduan publik, serta meningkatnya kualitas pengawasan kebijakan dan anggaran.

Program tersebut juga diharapkan mampu memperkuat budaya partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan dan pelayanan publik. (nda)

Berita Terkait

Fauzi As: Kritik Pemerintah Itu Sehat, Tapi Jangan Sampai Berubah Menjadi Kebencian terhadap Negara
Di Luar Prediksi, Cak Imin Tunjuk Politisi Senior M. Kamalil Ersyad Pimpin DPC PKB Sumenep
Sekda Sumenep Warning BSPS 2026 Bersih dari Pungli, Minta Semua Pihak Ikut Mengawal
Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Mangkrak, Keseriusan Kejari Dipertanyakan
Puluhan Tahun Jadi Penonton, KEK Tembakau Dinilai Bisa Mengubah Nasib Madura
KEK Tembakau Jadi Harga Mati, Prof AQ Sebut Layer Baru CHT Belum Cukup Selamatkan Ekonomi Madura
Sukses Jalankan Tata Kelola Keuangan Bersih, Pemkab Sumenep Diganjar Opini WTP 9 Kali Berturut-turut
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pelayanan Tetap Maksimal Saat Libur Idul Adha 1447 H

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:36 WIB

Lakpesdam PCNU Sumenep Temui Ketua Dewan, Sampaikan Gagasan Pantau Publik Serta Sejumlah Rekomendasi Warga Nahdliyin

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:06 WIB

Fauzi As: Kritik Pemerintah Itu Sehat, Tapi Jangan Sampai Berubah Menjadi Kebencian terhadap Negara

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:12 WIB

Di Luar Prediksi, Cak Imin Tunjuk Politisi Senior M. Kamalil Ersyad Pimpin DPC PKB Sumenep

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:54 WIB

Sekda Sumenep Warning BSPS 2026 Bersih dari Pungli, Minta Semua Pihak Ikut Mengawal

Minggu, 7 Juni 2026 - 02:04 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Mangkrak, Keseriusan Kejari Dipertanyakan

Berita Terbaru

Opini

Intelektual Tradisional itu Akademisi Yang Membeo

Selasa, 16 Jun 2026 - 07:19 WIB