Revitalisasi Empat Sentra PKL, Diskop UKM dan Naker Pamekasan Siapkan Konsep Ikonik

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan, Ahmad Sjaifudin. (DOK. KLIKMADURA)

Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan, Ahmad Sjaifudin. (DOK. KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Naker) berencana merevitalisasi empat sentra pedagang kaki lima (PKL) tahun ini.

Empat titik yang menjadi sasaran penataan ulang yakni Sae Rassa, Food Colony, Sae Selera, dan sentra PKL eks PJKA. Revitalisasi tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan keberadaan PKL agar lebih tertata dan memiliki daya tarik bagi masyarakat.

Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan, Ahmad Sjaifudin mengatakan, pengoptimalan itu bertujuan menjadikan sentra PKL sebagai destinasi tujuan dan rujukan, baik bagi masyarakat lokal maupun luar daerah.

Baca juga :  Target PAD Hanya Rp50 Juta, Diskop Pamekasan Malah Pesimis Tercapai! Ini Alasannya

Selain itu, penataan dilakukan agar kawasan tersebut terlihat lebih indah dan memiliki ciri khas tersendiri.

“Jangan sampai sentra PKL yang empat itu terkesan kumuh, tidak tertata, semrawut, dan segala macamnya,” ungkapnya.

Sebelum pelaksanaan revitalisasi, pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu. Kajian tersebut akan disesuaikan dengan harapan para PKL, mulai dari desain, layout, tata letak hingga konsep bangunan.

Ahmad menjelaskan, anggaran revitalisasi di masing-masing lokasi berbeda. Untuk sentra PKL Sae Selera dan Food Colony dialokasikan sekitar Rp 1,5 miliar. Sementara Sae Rassa dan eks PJKA berkisar Rp 400 juta.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Tata Ulang Penempatan PKL, Tiga Lokasi Baru Disiapkan

“Dsn ini masih sementara, hanya estimasi yang hal itu nantinya bisa berubah. Nanti hasil kajiannya ditentukan disana. Sumber anggaran dari APBD,” tegasnya.

Ia berharap, ke depan sentra PKL tersebut bisa menjadi tempat yang ikonik. Dengan demikian, aspek fungsional dan estetika dapat berjalan beriringan.

“Kalau seperti itu tentu bagus, dan menjadi rujukan kuliner, hunting, dan lainnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (enk/nda)

Berita Terkait

Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar
Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus SOTK Soroti Risiko Pelayanan Publik
Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular
Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu
Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet
24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026
Proyek Puskesmas Bulangan Haji Jadi Temuan BPK, CV Birza Utama Wajib Kembalikan Rp 200 Juta

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:49 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:40 WIB

Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:25 WIB

Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu

Senin, 25 Mei 2026 - 11:33 WIB

Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:39 WIB

Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet

Berita Terbaru

Catatan Pena

Tentang Cinta, Iman, dan Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:39 WIB