PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Naker) berencana merevitalisasi empat sentra pedagang kaki lima (PKL) tahun ini.
Empat titik yang menjadi sasaran penataan ulang yakni Sae Rassa, Food Colony, Sae Selera, dan sentra PKL eks PJKA. Revitalisasi tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan keberadaan PKL agar lebih tertata dan memiliki daya tarik bagi masyarakat.
Kepala Diskop UKM dan Naker Pamekasan, Ahmad Sjaifudin mengatakan, pengoptimalan itu bertujuan menjadikan sentra PKL sebagai destinasi tujuan dan rujukan, baik bagi masyarakat lokal maupun luar daerah.
Selain itu, penataan dilakukan agar kawasan tersebut terlihat lebih indah dan memiliki ciri khas tersendiri.
“Jangan sampai sentra PKL yang empat itu terkesan kumuh, tidak tertata, semrawut, dan segala macamnya,” ungkapnya.
Sebelum pelaksanaan revitalisasi, pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu. Kajian tersebut akan disesuaikan dengan harapan para PKL, mulai dari desain, layout, tata letak hingga konsep bangunan.
Ahmad menjelaskan, anggaran revitalisasi di masing-masing lokasi berbeda. Untuk sentra PKL Sae Selera dan Food Colony dialokasikan sekitar Rp 1,5 miliar. Sementara Sae Rassa dan eks PJKA berkisar Rp 400 juta.
“Dsn ini masih sementara, hanya estimasi yang hal itu nantinya bisa berubah. Nanti hasil kajiannya ditentukan disana. Sumber anggaran dari APBD,” tegasnya.
Ia berharap, ke depan sentra PKL tersebut bisa menjadi tempat yang ikonik. Dengan demikian, aspek fungsional dan estetika dapat berjalan beriringan.
“Kalau seperti itu tentu bagus, dan menjadi rujukan kuliner, hunting, dan lainnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (enk/nda)














