Komisi II DPRD Pamekasan Sisir Penjual BBM, Pastikan Tidak Ada Permainan Takaran 

- Jurnalis

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Pamekasan saat mengecek SPBU di Desa Trasak, Kecamatan Larangan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Pamekasan saat mengecek SPBU di Desa Trasak, Kecamatan Larangan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Komisi II DPRD Kabupaten Pamekasan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah penjual Bahan Bakar Minyak (BBM), salah satunya di SPBU Desa Trasak, Kecamatan Larangan.

Sidak dilakukan untuk memastikan takaran BBM yang dijual kepada masyarakat tidak dikurangi dan tetap sesuai standar.

Ketua Komisi II DPRD Pamekasan, Salman Alfarisi mengatakan, pihaknya turun bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan guna melakukan uji tera terhadap pompa pengisian BBM.

“Kami turun langsung bersama Disperindag untuk melakukan uji tera di beberapa pom bensin di Pamekasan. Salah satunya di Desa Trasak,” ujarnya usai sidak.

Baca juga :  Evaluasi Gubernur Selesai, RAPBD Pamekasan 2026 Tinggal Ketok Palu

Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) itu menjelaskan terdapat 13 nosel pada mesin pengisian di SPBU tersebut, meliputi Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex. Hasil pengujian menunjukkan seluruh nosel masih dalam keadaan baik dan sesuai ketentuan.

“Dari hasil uji tera, 13 nosel tersebut dinyatakan baik dan berada dalam batas wajar sesuai standar Kementerian Perdagangan dan Pertamina,” tambahnya.

Salman menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan wujud komitmen DPRD untuk melindungi masyarakat agar tidak dirugikan dalam transaksi pembelian BBM.

“Kami akan terus memantau SPBU di wilayah Pamekasan agar masyarakat tidak dirugikan,” tegasnya.

Baca juga :  Hari Pertama Sekolah, Siswa SRMP 29 Pamekasan Ikuti KBM dengan Penuh Antusias

Sementara itu, Penera Disperindag Pamekasan, Siska menyampaikan, uji tera digelar secara rutin setiap tahun dan mencakup seluruh SPBU di Kabupaten Pamekasan.

“Setiap tahun kami rutin melakukan uji tera. Tujuannya memastikan penjual tidak mengurangi takaran sehingga masyarakat tidak dirugikan,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan
Penetapan 30 Siswa Baru SRMP Pamekasan Belum Final, Masih Tunggu SK Bupati
Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian
Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Perbankan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Realisasi Program Kampung Nelayan di Pamekasan Tak Jelas, Pemkab Berdalih Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat
Dandim Pamekasan Resmikan Jembatan Garuda, Perkuat Akses Warga dan Dongkrak Ekonomi Desa
Kiai Kholilurrahman Target Juli Tak Ada Lagi Plt Kepsek di Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:41 WIB

Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:29 WIB

Penetapan 30 Siswa Baru SRMP Pamekasan Belum Final, Masih Tunggu SK Bupati

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:22 WIB

Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian

Senin, 29 Juni 2026 - 14:38 WIB

Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:25 WIB

Realisasi Program Kampung Nelayan di Pamekasan Tak Jelas, Pemkab Berdalih Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat

Berita Terbaru