Pemkab Sampang Terus Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani

- Jurnalis

Selasa, 24 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG || KLIKMADURA – Peningkatan kesejahteraan petani terus menjadi perhatian Pemkab Sampang. Sejumlah program dilakukan untuk mendorong agar kesejahteraan tersebut terus meningkat.

Hal itu disampaikan Kepala Dispertan KP Sampang Suyono saat podcast di Studio 2 Klik Madura Biro Sampang beberapa waktu lalu.

“Pandangan saya saat ini, kondisi petani di Sampang masih berada di fase menengah dalam hal kesejahteraan,” katanya.

Salah satu pemicunya yakni, hukum ekonomi yang masih belum stabil. Disebutkan, ketika permintaan banyak dan barang sedikit, maka harga mahal, dan ketika barang banyak dan permintaan sedikit, maka harga murah.

Baca juga :  Bertekad Bangun Madura, Nurul Huda Bakal Optimalkan Peran Serta Pemuda

Padahal, Sampang memiliki komoditi unggulan yang saat ini berkembang pesat. Salah satunya, bawang merah yang berada di Kecamatan Sokobanah.

“Sampang ini memikili beberapa komiditi unggulan. Salah satunya bawang merah yang berada di Sokobanah. Dulu hanya  200 hektar sekarang mencapai sekitar 4 ribu hektar lahan produksi,” katanya.

Kemudian, musim sekarang petani Sampang memproduksi tembakau dua kali lipat dari sebelumnya. Harganya juga naik sangat baik. Namun, belum mampu menaikkan fase kesejahteraan petani secara signifikan.

“Produksi tembakau dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Harganya juga meningkat dua kali lipat sehingga pendapatan masyarakat juga membaik,” katanya.

Baca juga :  Alhamdulillah, Ribuan PPPK Paruh Waktu di Sumenep Bakal Terima THR Masing-masing Rp 300 Ribu

Suyono mengaku, Pemkab Sampang terus berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Berbagai program juga terus dikejar agar dapat mendorong peningkatan pendapatan petani. (san/diend)

Berita Terkait

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar
Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi
Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli
PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses
Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:48 WIB

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:41 WIB

27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:07 WIB

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:25 WIB

Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:27 WIB

Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi

Berita Terbaru