Lanjutkan Pembangunan KIHT Tahap 4, Pemkab Sumenep Kembali Gelontorkan Anggaran Miliaran Rupiah

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 23 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP || KLIKMADURA – Pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) di Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep menelan anggaran sangat fantastis.

Pemkab Sumenep tahun ini kembali menggelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk pembangunan lanjutan KIHT. Nilainya mencapai Rp 1,9 miliar.

Kabid Industri Diskoperindag Sumenep, Agus Eka Hadiyadi mengatakan, pembangunan KIHT saat sekarangi masuk tahap empat. Sejumlah fasilitas dibangun agar memenuhi syarat sebagai kawasan industri.

Di antaranya, pagar, gerbang utama, papan nama, dan jalan penghubung. Terdapat beberapa kelengkapan lain yang dipersyaratkan untuk menjadi kawasan industri. Di antaranya, internet dan CCTV.

Baca juga :  Realisasi PAD Lampaui Target, Pemkab Sumenep Cetak WTP ke-9 dan Surplus Anggaran Rp 317 Miliar

“Persyaratan tersebut tertuang dalam albumerasi pabrik hasil tembakau (APHT),” katanya, Selasa (23/7/2024).

Agus Eka Hadiyadi menyampaikan, setelah pembangunan rampung, kemudian persyaratan terpenuhi, selanjutnya pemkab akan menentukan pihak yang akan mengelola.

Pengelola KIHT itu diatur dalam peraturan bupati. Diyakini, semua kebutuhan operasional akan segera terpenuhi.

“Paling tidak target kami, pada hari jadi Kabupaten Sumenep sudah rampung semuanya, sehingga KIHT ini sebagai kado ulang tahun,” katanya.

Secara spesifik, KIHT akan dimanfaatkan sebagai pabrik rokok. Pabrik yang tidak berizin akan difasilitasi mengurus izin sehingga produknya bisa dipasarkan sesuai aturan yang berlaku.

Baca juga :  TNI Serbu Bea Cukai

Kendala yang dialami selama ini yakni, anggarannya tidak terlalu banyak dalam setiap tahun. Sebab, ada prosentase penggunaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). (mam/diend)

Berita Terkait

Kawasan Cagar Budaya Asta Tinggi Terancam, Ansor Jatim dan TACB Sumenep Desak Pemerintah Tutup Permanen Tambang Galian C
Kabar Duka, Legislator PDI Perjuangan Sumenep Abd. Rahman Wafat 
PW Ansor Jatim Desak Polda Bongkar Aktor Intelektual Tambang Ilegal Asta Tinggi, Jangan Berhenti di Dua Tersangka
Lakpesdam-LPBH NU Sumenep Desak Penutupan 5 Tempat Hiburan, Wabup Janji Tak Tebang Pilih
Sumenep Jadi Panggung Lahirnya Bintang Voli Pasir Muda, Bupati Fauzi Bidik Atlet Tembus Nasional hingga Internasional
Hadiri Perayaan HUT ke-80 Bhayangkara, Bupati Fauzi Apresiasi Polres Sumenep Jadi Pilar Penting Jaga Stabilitas Daerah
RSUDMA Sumenep Kantongi Program KJSU 2026, Layanan Kanker hingga Jantung Ditarget Beroperasi Tahun Depan
Didesak Copot Sekdes Rangkap Kepala PAUD, Kadis DPMD Sumenep Langsung Layangkan Surat Panggilan

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 03:22 WIB

Kawasan Cagar Budaya Asta Tinggi Terancam, Ansor Jatim dan TACB Sumenep Desak Pemerintah Tutup Permanen Tambang Galian C

Senin, 6 Juli 2026 - 03:33 WIB

Kabar Duka, Legislator PDI Perjuangan Sumenep Abd. Rahman Wafat 

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:11 WIB

PW Ansor Jatim Desak Polda Bongkar Aktor Intelektual Tambang Ilegal Asta Tinggi, Jangan Berhenti di Dua Tersangka

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:55 WIB

Lakpesdam-LPBH NU Sumenep Desak Penutupan 5 Tempat Hiburan, Wabup Janji Tak Tebang Pilih

Rabu, 1 Juli 2026 - 07:11 WIB

Sumenep Jadi Panggung Lahirnya Bintang Voli Pasir Muda, Bupati Fauzi Bidik Atlet Tembus Nasional hingga Internasional

Berita Terbaru