Waspada! 800 Balita di Sumenep Terjangkit Penyakit Campak

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP || KLIKMADURA – Para orang tua harus waspada terhadap menyebarnya penyakit campak. Sebab, sejak 6 bulan terakhir, penyakit yang disebabkan virus measles itu mencapai 800 kasus.

Data tersebut dihimpun Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) sejak Februari hingga Juli 2025.

Mayoritas pasien berusia 1 hingga 4 tahun. Lonjakan penderita penyakit tersebut dipicu perubahan cuaca ekstrem yang belakangan melanda Madura.

“Cuaca sangat berperan dalam menurunkan daya tahan tubuh anak. Kondisi ini membuat penularan campak lebih mudah terjadi,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri.

Baca juga :  Diskusi Santai Bersama Buya Aliyadi, Lakpesdam NU Sumenep Petakan Langkah Strategis Kawal Isu Lingkungan

Untuk memutus rantai penularan, Dinkes P2KB kini menggeber program imunisasi kejar, terutama bagi balita yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap.

“Program itu kami gencarkan bagi yang belum mendapatkan imunisasi. Kasus yang terjadi tentu menjadi perhatian kita,” ujarnya.

Selain imunisasi, pihaknya juga mengimbau orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan. Termasuk, menjaga asupan gizi dan kebersihan lingkungan demi memperkuat daya tahan tubuh anak.

“Kesadaran masyarakat menjadi kunci. Jangan tunggu sakit dulu baru bertindak,” tegas Syamsuri. (nda)

Berita Terkait

Sukses Jalankan Tata Kelola Keuangan Bersih, Pemkab Sumenep Diganjar Opini WTP 9 Kali Berturut-turut
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pelayanan Tetap Maksimal Saat Libur Idul Adha 1447 H
Nobar Film “Pesta Babi”, KOPRI PMII Sumenep Bongkar Dampak Investasi terhadap Lingkungan dan Ruang Hidup
Harkitnas ke-118 Jadi Momentum RSUD Sumenep Perkuat Pelayanan Kesehatan Humanis
Bupati Sumenep Ajak PCNU Bersinergi Atasi Kemiskinan dan Pengangguran
Tangkap Ikan Pakai Trawl dan Dituduh Rusak Rumpon, Nelayan Branta Tinggi Diminta Bayar Ganti Rugi Rp 30 Juta
PCNU Sumenep Matangkan Arah Perjuangan Lima Tahun ke Depan Melalui Rapat Kerja
Ngopi Bareng Tiga Lembaga, PCNU Sumenep Matangkan Program Jelang Raker

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:49 WIB

Sukses Jalankan Tata Kelola Keuangan Bersih, Pemkab Sumenep Diganjar Opini WTP 9 Kali Berturut-turut

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:36 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pelayanan Tetap Maksimal Saat Libur Idul Adha 1447 H

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:14 WIB

Nobar Film “Pesta Babi”, KOPRI PMII Sumenep Bongkar Dampak Investasi terhadap Lingkungan dan Ruang Hidup

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:38 WIB

Harkitnas ke-118 Jadi Momentum RSUD Sumenep Perkuat Pelayanan Kesehatan Humanis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:09 WIB

Bupati Sumenep Ajak PCNU Bersinergi Atasi Kemiskinan dan Pengangguran

Berita Terbaru

Catatan Pena

Tentang Cinta, Iman, dan Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:39 WIB