Pengemudi Diduga Mabuk, Mobil Avanza Ringsek Parah Usai Hantam Pohon dan Warung Bakso di Sumenep

- Jurnalis

Senin, 26 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi berada di halaman Mapolres Pamekasan yang baru di Jalan Nyalaran, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Polisi berada di halaman Mapolres Pamekasan yang baru di Jalan Nyalaran, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Peristiwa nahas terjadi di Jalan Raya Sumenep – Pamekasan, Senin (26/2/2024). Mobil Toyota Avanza terlibat kecelakaan tunggal yang menyebabkan satu orang penumpang meninggal dunia.

Informasi yang diterima Klik Madura di lapangan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 pagi. Mobil Avanza dengan nomor polisi L 1794 ED melaju dengan sangat cepat dari arah Sumenep.

Sesampainya di Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan mobil berwarna silver itu hilang kendali. Kemudian, menabrak pohon yang berada di utara jalan.

Lalu, mobil tersebut menghantam warung dan toko hingga rusak parah. Mobil buatan Jepang itu juga ringsek sampai tidak berbentuk.

Baca juga :  Pemkab Sumenep Klaim Progres Pembangunan Kantor Dewan Senilai Rp 100 Miliar sudah 70 Persen

Imam Mahdi, salah satu warga yang berada di lokasi menyampaikan, mobil nahas tersebut ditumpangi tiga orang pemuda.

Yakni, Rosy Noviantoro (26) asal Dusun Keppo, Desa Polagan, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan.

Kemudian, Handika Bagus Setiawan (28) asal Kelurahan Patemon, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan. Sementara, satu penumpang lainnya belum diketahui identitasnya.

“Satu orang penumpang meninggal dunia, tapi siapa nama yang meninggal saya kurang tahu,” katanya.

Mahdi menyampaikan, saat kejadian warga langsung berbondong-bondong datang menolong.

Namun, saat ditolong pengemudi justru mengeluarkan kata-kata tidak sopan. Dengan demikian, patut diduga si pengemudi dalam kondisi mabuk.

Baca juga :  Motivasi Santri Melanjutkan Pendidikan Tinggi, KKN IAIN Madura Posko 6 Gelar Sharing Sesion

“Seperti orang mabuk, masak saat ditolong mengeluarkan kata-kata tidak pantas,” terangnya.

Pantuan Klik Madura di lokasi, sekitar pukul 07.00 anggota Unit Lakalantas Satlantas Polres Sumenep melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara, arus lalu lintas berjalan ramai lancar. Pengendara banyak berhenti di pinggir jalan memotret kondisi mobil yang ringsek parah itu. (diend)

Berita Terkait

Sekda Sumenep Warning BSPS 2026 Bersih dari Pungli, Minta Semua Pihak Ikut Mengawal
Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Mangkrak, Keseriusan Kejari Dipertanyakan
Puluhan Tahun Jadi Penonton, KEK Tembakau Dinilai Bisa Mengubah Nasib Madura
KEK Tembakau Jadi Harga Mati, Prof AQ Sebut Layer Baru CHT Belum Cukup Selamatkan Ekonomi Madura
Sukses Jalankan Tata Kelola Keuangan Bersih, Pemkab Sumenep Diganjar Opini WTP 9 Kali Berturut-turut
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pelayanan Tetap Maksimal Saat Libur Idul Adha 1447 H
Nobar Film “Pesta Babi”, KOPRI PMII Sumenep Bongkar Dampak Investasi terhadap Lingkungan dan Ruang Hidup
Harkitnas ke-118 Jadi Momentum RSUD Sumenep Perkuat Pelayanan Kesehatan Humanis

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:54 WIB

Sekda Sumenep Warning BSPS 2026 Bersih dari Pungli, Minta Semua Pihak Ikut Mengawal

Minggu, 7 Juni 2026 - 02:04 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Mangkrak, Keseriusan Kejari Dipertanyakan

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:13 WIB

Puluhan Tahun Jadi Penonton, KEK Tembakau Dinilai Bisa Mengubah Nasib Madura

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:55 WIB

KEK Tembakau Jadi Harga Mati, Prof AQ Sebut Layer Baru CHT Belum Cukup Selamatkan Ekonomi Madura

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:49 WIB

Sukses Jalankan Tata Kelola Keuangan Bersih, Pemkab Sumenep Diganjar Opini WTP 9 Kali Berturut-turut

Berita Terbaru

Opini

Bulan Bung Karno dan Penguatan Wawasan Kebangsaan

Selasa, 9 Jun 2026 - 10:06 WIB