Luar Biasa, Program PTSL di Sumenep Tuntas 100 Persen

- Jurnalis

Rabu, 5 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, klikmadura.id Kabar mengembirakan datang dari kabupaten ujung timur Madura. Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tahun 2023 tuntas 100 persen.

Atas capaian yang luar biasa itu, PTSL di Sumenep menjadi terbaik se Jawa Timur serta menjadi percontohan Nasional.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Sumenep Kresna Fitriansyah melalui Kasi Pengukuran Ach Bahrurrozak mengungkapkan, program PTSL tahun 2023 ini mencakup tujuh desa di 5 Kecamatan.

Tujuh desa itu yakni, Gedang-gedang dan Badur Kecamatan Batu Putih, Pasongsongan Kecamatan Pasongsongan, Keles dan Bukabu Kecamatan Ambunten, Bun Barat Rubaru serta Tambuko Guluk-guluk.

Baca juga :  RSUD Sumenep Naik Tipe B Mitra BPJS Kesehatan, Jadi Rumah Sakit Rujukan di Madura

Rozak memaparkan, target program PTSL tahun 2023 di Sumenep ini sebanyak 13.310 tanah besertifikat. “Dari target itu sudah kita selesaikan 100 persen dengan jangka waktu empat bulan. Mulai dari Januari-Mei 2023,” ungkapnya, Rabu (05/07/2023).

Capaian itu sesuai target karena kerja serius Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumenep bersama Pemerintah Kabupaten setempat yang terus mengedukasi masyarakat akan pentingnya tanah besertifikat melalui PTSL.

“Mulai dari pra, perencanaan sampai pengukuran dilakukan dengan baik sehingga masyarakat sangat puas akan program ini. 99 persen ikut PTSL,” ungkapnya.

Baca juga :  NasDem Sumenep Lirik Kiai Unais – Kiai Fikri

“Bahkan data-data yang diberikan Pemkab maupun desa sangat sesuai sehingga mulai dari awal sampai percetakan sertifikat lancar,” tambahnya.

Oleh karena itu, di Kabupaten Sumenep pada program serupa akan ditambah dari target tahun ini. Yang semula 13.310 bidang tanah, menjadi sebanyak 30.000 bidang di tahun 2024 dari 55 pengukuran.

“Kita akan ditambah targetnya karena kinerja yang bagus. Semoga terus memberikan yang terbaik untuk Sumenep,” harap pria kelahiran Kabupaten Sampang ini.

Pihaknya menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh tim BPN, Bupati Achmad Fauzi dan Sekda Edy Rasiyadi. Serta, masyarakat Sumenep yang ikut serta menyelesaikan program tersebut hingga membuahkan hasil yang bagus.

Baca juga :  RSUD Dr. H. Moh. Anwar Sumenep Siap Hadirkan Layanan Urologi Modern, Warga Tak Perlu Dirujuk ke Luar Daerah

Kedepan, pihaknya juga akan terus berkolaborasi dengan Pemkab Sumenep guna menyelesaikan program serupa untuk kebaikan Sumenep, Madura.

“Ayo bersama majukan Sumenep dari berbagai sektor, khususnya di program PTSL ini,” pungkasnya.

Diketahui, PTSL adalah salah satu program pemerintah yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sertifikat tanah secara gratis.

Tujuan program PTSL adalah untuk menghindari sengketa serta perselisihan di kemudian hari. (fix/diend)

Berita Terkait

Fauzi As: Kritik Pemerintah Itu Sehat, Tapi Jangan Sampai Berubah Menjadi Kebencian terhadap Negara
Di Luar Prediksi, Cak Imin Tunjuk Politisi Senior M. Kamalil Ersyad Pimpin DPC PKB Sumenep
Sekda Sumenep Warning BSPS 2026 Bersih dari Pungli, Minta Semua Pihak Ikut Mengawal
Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Mangkrak, Keseriusan Kejari Dipertanyakan
Puluhan Tahun Jadi Penonton, KEK Tembakau Dinilai Bisa Mengubah Nasib Madura
KEK Tembakau Jadi Harga Mati, Prof AQ Sebut Layer Baru CHT Belum Cukup Selamatkan Ekonomi Madura
Sukses Jalankan Tata Kelola Keuangan Bersih, Pemkab Sumenep Diganjar Opini WTP 9 Kali Berturut-turut
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Pastikan Pelayanan Tetap Maksimal Saat Libur Idul Adha 1447 H

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:06 WIB

Fauzi As: Kritik Pemerintah Itu Sehat, Tapi Jangan Sampai Berubah Menjadi Kebencian terhadap Negara

Selasa, 9 Juni 2026 - 06:54 WIB

Sekda Sumenep Warning BSPS 2026 Bersih dari Pungli, Minta Semua Pihak Ikut Mengawal

Minggu, 7 Juni 2026 - 02:04 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Mangkrak, Keseriusan Kejari Dipertanyakan

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:13 WIB

Puluhan Tahun Jadi Penonton, KEK Tembakau Dinilai Bisa Mengubah Nasib Madura

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:55 WIB

KEK Tembakau Jadi Harga Mati, Prof AQ Sebut Layer Baru CHT Belum Cukup Selamatkan Ekonomi Madura

Berita Terbaru

Opini

Menata Hati, Meniti Hari-hari

Jumat, 12 Jun 2026 - 04:01 WIB