Luar Biasa, Jumlah Desa Mandiri di Sumenep Bertambah Signifikan

- Jurnalis

Sabtu, 24 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, klikmadura.id – Jumlah Desa berstatus mandiri di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus bertambah. Bahkan, di tahun 2023 penambahannya sangat signifikan.

Yakni, sebanyak 39 desa. Berbading arah dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada, 2021 desa mandiri hanya satu, 53 desa masuk kategori maju dan berkembang 276 desa.

Kemudian, pada tahun 2022 bertambah menjadi tujuh desa mandiri, 53 desa maju dan 230 desa berkembang. Nah, pada tahun 2023 ini, peningkatannya sungguh luar biasa.

Yakni, desa mandiri 39 desa, 147 desa maju dan 144 desa berkembang. Hasil baik itu tidak lepas dari peran Pemkab Sumenep dalam melakukan pembinaan maksimal terhadap desa.

Baca juga :  NasDem Sumenep Sebut Rekomendasi Pasangan Achmad Fauzi – KH. Imam Hasyim di Luar Prediksi

“Sesuai komitmen Bapak Bupati Achmad Fauzi dalam mendukung kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutur Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep Anwar Syahroni Yusuf, Sabtu (24/06/2023).

Bertambahnya desa mandiri di Kabupaten Sumenep ditandai dengan penetapan penandatanganan Indeks Desa Membangun (IDM). Kegiatan tersebut digelar di ruang rapat Arya Wiraraja Pemkab Sumenep Jumat (23/06/2023) kemarin.

Anwar berjanji akan terus meningkatkan jumlah desa dengan predikat mandiri di Sumenep. Berbagai upaya akan dilakukan demi terwujudnya keinginan baik itu. “Kami targetkan setiap tahun desa mandiri bertambah,” katanya. (fix/diend)

Baca juga :  Ratusan Nelayan Kangean Kembali Datangi Kapal Induk PT. KEI, Desak Segera Angkat Kaki!

Berita Terkait

FISIP Universitas Wiraraja Luluskan 85 Sarjana, Prestasi Tugas Akhir Dinilai Sangat Memuaskan
Kekeringan Terus Berulang, Mahasiswa Desak Pemkab Sumenep Perkuat Infrastruktur Air di Sentra Tembakau
Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan, SMSI Sumenep Boikot Undangan Kapolresta
Diadukan ke PCNU Sumenep Terkait Pengelolaan Lahan, PT Garam Tegaskan Tak Beri Perlakuan Khusus kepada Pihak Tertentu
Tambak Hanya Dikelola Orang Tertentu, Petani Adukan PT Garam ke PCNU Sumenep
Prodi DKV Unija Sukses Gelar Seminar Nasional di Keraton Sumenep, Kupas Strategi Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Madura
KKN UTM Kelompok 32 Hadirkan SIPINTAR di Aeng Tongtong, Ajak Warga Olah Limbah Jadi Pupuk Organik
Pergoki Suami di Kamar Kos Bersama Perempuan Lain, Istri di Sumenep Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:28 WIB

FISIP Universitas Wiraraja Luluskan 85 Sarjana, Prestasi Tugas Akhir Dinilai Sangat Memuaskan

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:44 WIB

Kekeringan Terus Berulang, Mahasiswa Desak Pemkab Sumenep Perkuat Infrastruktur Air di Sentra Tembakau

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:28 WIB

Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan, SMSI Sumenep Boikot Undangan Kapolresta

Kamis, 23 Juli 2026 - 00:44 WIB

Diadukan ke PCNU Sumenep Terkait Pengelolaan Lahan, PT Garam Tegaskan Tak Beri Perlakuan Khusus kepada Pihak Tertentu

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:39 WIB

Tambak Hanya Dikelola Orang Tertentu, Petani Adukan PT Garam ke PCNU Sumenep

Berita Terbaru