Gelontorkan Anggaran Rp 100 Miliar, Gedung Baru Kantor DPRD Sumenep Usung Konsep Go Green

- Jurnalis

Senin, 21 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, klikmadura.id – Pembangunan gedung baru Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur akhirnya akan dimulai. Megaproyek tersebut mengusung konsep Go Green.

Bangunan baru tersebut berlokasi di Jalan Raya Trunojoyo, Gedungan, Kecamatan Batuan, Sumenep. Total anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk pembangunan itu senilai Rp100. 93.000.000.

Dimulainya pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan baru pertama oleh Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo. Dia didampingi Ketua DPRD Abd. Hamid Ali Munir, Sekda Edy Rasiyadi dan Kadis PUTR Eri Susanto.

Kemudian, Dandim 0827 Letkol Donny Czi Pramudya, Wakil Pimpinan DPRD serta PP Urban selaku pemenang tender dan perusahaan pengawasan Yodya Karya juga hadir.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, konsep go green itu merupakan masukan dari dia sendiri. Konsep itu menyesuaikan dengan kondisi karakteristik anggota dewan yang mayoritas perokok.

Baca juga :  Demi Keamanan Masyarakat, Bupati Fauzi Aktifkan Kembali Siskamling Paling Lambat 31 Oktober!

“Kalau tidak merokok, teman-teman anggota dewan inovasinya tidak keluar,” katanya.

Bangunan dengan Go Green itu merupakan gedung pertama di Madura. Pada gedung baru kantor wakil rakyat itu juga ada simbol-simbol bangunan kuno khas Kabupaten Sumenep sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda).

Politisi PDI Perjuangan itu berharap, proses pekerjaan sesuai dengan aturan yang ada. Mulai dari rancangan anggaran bjaya (RAB) dan sacamnya. “Proses pembangunan gedung baru ini dijadwalkan 420 hari. Namun, lebih cepat lebih baik,” harapnya.

Dari segi tempat, memang sudah ada sejak lama. Pembebasan lahannya sudah dilakukan sejak 2016-2017 lalu. “Kami realisasikan sesuai curhatan anggota DPRD Sumenep,” jelasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep Eri Susanto menjelaskan, dasar hukum pelaksanaan pembangunan gedung baru itu mengacu pada UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Baca juga :  Sumenep KLB Campak, 17 Orang Meninggal, Gubernur Khofifah Kirim 9.825 Vaksin MR

Kemudian adanya nota kesepakatan bersama antara Bupati Sumenep dengan DPRD Sumenep Nomor 415.4/10177/435.023/2022 dan 415.4/20/435.050/2022 tentang pelaksanaan kegiatan pelaksnaana kegiatan pekerjaan pembangunan gedung kantor DPRD Sumenep.

Juga, SK Bupati Sumenep Nomor 188/95/Kep/435.013/2023 tentang penetapan pekerjaan kontruksi rancang dan bangun gedung DPRD Sumenep tahun anggaran 2023-2024.

Dan surat perjanjian Nomor 600.1.15.2/190/KTR/435.108.4/2023 tentang paket belanja modal bangunan gedung kantor kontruksi DPRD Sumenep tahun anggaran 2023-2024.

“Pelaksana kegiatan pembangunan ini adalah PT PP Urban yang kontraknya sudah di tanda tangani pada 4 Agustus 2023 kemarin,” paparnya.

Direktur PT PP Urban Adian memaparkan, bangunan baru itu menggunakan konsep desain and bluid dimana scope pekerjaannya melingkungi struktur, arsitektur, lanskip pada lahan seluas 9.776 meter persegi.

Baca juga :  5 Ribu Honorer di Sumenep Bakal Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu, Bupati Fauzi: Bukti Keseriusan Pemkab!

“Kelebihan bangunan ini menyesuaikan dengan gedung hijau, tipe fasat atap joglo sesuai ciri khas Kabupaten Sumenep,” paparnya.

Pihaknya mengungkapkan dalam pelaksanaan akan dilakukan secara terbuka dan profesional berdasarkan Good Government.

Ketua DPRD Sumenep Abd. Hamid Ali Munir menambahkan, peletakan batu pertama gedung baru ini bertepatan dengan tanggal dilantiknya sebagai anggota dewan yang dilakukan pada 21 Agustus 2019 lalu.

“Jadi, sekarang ulang tahun ke 4. Ini merupakan bentuk komitmen Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo kepada kami (Anggota DPRD. red) yang telah mewujudkan apa yang menjadi keresahan kami. Gedung lama yang kita tempati sudah tidak layak,” pungkasnya. (fix/diend)

Berita Terkait

Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan
Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital
Bupati Fauzi Turun Tangan Atasi Kekeringan, 1,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan kepada Warga Terdampak
DPMD Sumenep Pastikan Pilkades 2027 Digelar Dua Sistem, 246 Desa Siap Pilih Pemimpin Baru
Praktik Renang Berujung Duka, Siswa SMAN 1 Ambunten Meninggal di Sungai Nangka
Pria 43 Tahun Diamankan Polsek Kangean, Diduga Cabuli Anak di Ruang Guru SD
Hadiri Kick Off Peringatan HSN 2026, Bupati Fauzi: Momentum Menghargai Perjuangan Para Syuhada

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Warga Pamolokan Sumenep Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Susun RDTR, Bupati Fauzi Tekankan Pentingnya Koordinasi dan Keselarasan Kepentingan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Bupati Fauzi Ajak Pelajar Sumenep Kritis Hadapi Banjir Informasi Digital

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:30 WIB

Bupati Fauzi Turun Tangan Atasi Kekeringan, 1,2 Juta Liter Air Bersih Disalurkan kepada Warga Terdampak

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:55 WIB

DPMD Sumenep Pastikan Pilkades 2027 Digelar Dua Sistem, 246 Desa Siap Pilih Pemimpin Baru

Berita Terbaru