Aktivis Muda NU Jatim Kritisi Sikap PBNU Dukung Board of Peace, Dinilai Menyimpang dari Garis Perjuangan

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis Muda NU Jawa Timur, Siswadi. (ISTIMEWA)

Aktivis Muda NU Jawa Timur, Siswadi. (ISTIMEWA)

SUMENEP || KLIKMADURA – Dukungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terhadap inisiatif Board of Peace menuai kritik dari kalangan muda NU Jawa Timur.

Aktivis Muda NU Jatim, Siswadi, menilai langkah tersebut patut ditinjau ulang karena dinilai tidak sejalan dengan komitmen NU terhadap perjuangan kemanusiaan dan politik luar negeri Indonesia.

Siswadi menegaskan bahwa Board of Peace berasal dari inisiatif Donald Trump. Ia menilai, rekam jejak politik luar negeri Trump tidak pernah berpihak pada keadilan, terutama bagi rakyat Palestina.

“NU selama ini berdiri di atas nilai kemanusiaan universal, bukan pada kepentingan negara adidaya,” ujarnya.

Baca juga :  Dukung Penghijauan, PLN UP3 Madura Tanam Pohon di Area PLTD Pulau Gili Raja

Ia mempertanyakan alasan NU harus mengikuti proyek yang dinilainya sering mengabaikan penderitaan bangsa tertindas.

Siswadi juga mengingatkan bahwa Indonesia memiliki prinsip politik luar negeri bebas dan aktif.

“Prinsip bebas aktif bukan slogan, tetapi komitmen moral Indonesia untuk tidak menjadi alat kepentingan siapa pun,” tuturnya.

Ia menilai inisiatif Board of Peace tidak membawa keuntungan berarti bagi perjuangan Palestina.

Menurutnya, proyek semacam itu hanya memoles konflik tanpa menyentuh akar persoalan, yaitu penjajahan dan ketidakadilan..Perdamaian, kata Siswadi, tidak bisa dibangun di atas proyek simbolik.

Baca juga :  PPP Sumenep Komitmen Kawal Konflik Agraria Kampung Tapakerbau

“Perdamaian tanpa keadilan itu semu, dan kita harus berani menyebut siapa yang menindas dan siapa yang ditindas,” ungkapnya.

Siswadi berharap PBNU meninjau kembali sikapnya terkait dukungan terhadap Board of Peace.

Ia menyebut bahwa PBNU seharusnya tetap menjadi penuntun moral, bukan bagian dari agenda global yang tidak sejalan dengan nilai kemanusiaan NU.

“Menjaga NU berarti menjaga keberpihakan pada kemanusiaan, keadilan, dan kemerdekaan bangsa tertindas termasuk Palestina,” tandasnya. (nda)

Berita Terkait

Mengenal Lebih Dekat Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, Pulang ke Tanah Leluhur sebagai Kapolresta Sumenep Pertama 
Kapolresta Sumenep Sambangi Kantor SMSI, Bangun Kolaborasi Kuat dengan Insan Pers
Jelang Musim Panen, PPR Minta Pabrikan Maksimal Serap Tembakau Petani
FISIP Universitas Wiraraja Luluskan 85 Sarjana, Prestasi Tugas Akhir Dinilai Sangat Memuaskan
Kekeringan Terus Berulang, Mahasiswa Desak Pemkab Sumenep Perkuat Infrastruktur Air di Sentra Tembakau
Dinilai Rendahkan Profesi Wartawan, SMSI Sumenep Boikot Undangan Kapolresta
Diadukan ke PCNU Sumenep Terkait Pengelolaan Lahan, PT Garam Tegaskan Tak Beri Perlakuan Khusus kepada Pihak Tertentu
Tambak Hanya Dikelola Orang Tertentu, Petani Adukan PT Garam ke PCNU Sumenep

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 04:30 WIB

Mengenal Lebih Dekat Kombes Pol Ariek Indra Sentanu, Pulang ke Tanah Leluhur sebagai Kapolresta Sumenep Pertama 

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:03 WIB

Kapolresta Sumenep Sambangi Kantor SMSI, Bangun Kolaborasi Kuat dengan Insan Pers

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:31 WIB

Jelang Musim Panen, PPR Minta Pabrikan Maksimal Serap Tembakau Petani

Jumat, 24 Juli 2026 - 05:28 WIB

FISIP Universitas Wiraraja Luluskan 85 Sarjana, Prestasi Tugas Akhir Dinilai Sangat Memuaskan

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:44 WIB

Kekeringan Terus Berulang, Mahasiswa Desak Pemkab Sumenep Perkuat Infrastruktur Air di Sentra Tembakau

Berita Terbaru