Triwulan Pertama, 785 Madrasah di Kabupaten Sampang Kecipratan Dana BOS Rp 20,2 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sampang, Wahyu Hidayat. (MUKSIN IKSAN / KLIKMADURA)

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sampang, Wahyu Hidayat. (MUKSIN IKSAN / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk madrasah di bawah Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang fantastis.

Pada pencairan triwulan pertama, dana yang digelontorkan pemerintah pusat mencapai Rp 20.293.238.670. Dana tersebut langsung ditransfer ke 785 madrasah dari berbagai jenjang.

Perinciannya, Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 463 lembaga dengan alokasi anggaran 10.747.020.000. Kemudian, Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 216 lembaga dengan alokasi anggaran Rp 5.892.900.000.

Lalu, Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 106 lembaga. Alokasi anggaran untuk madrasah tingkat atas itu mencapai Rp 3.653.318.670.

Baca juga :  Alumni BEM Temui Kapolres Sampang, Pererat Sinergitas hingga Diskusi Soal Kriminalitas dan Narkoba

Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Sampang, Wahyu Hidayat mengatakan, pihaknya selalu mengawasi penggunaan dana BOS agar sesuai prosedur yang berlaku.

Kemenag Sampang juga aktif melakukan pendataan dan verifikasi terhadap madrasah. Tujuannya, untuk memastikan bahwa madrasah tersebut memiliki  Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan terdaftar di Education Management Information System (EMIS).

Kemenag Sampang juga akan membentuk tim monitoring dan evaluasi (monev) untuk melakukan kunjungan lapangan secara berkala. Tujuannya, guna memeriksa kesesuaian penggunaan dana BOS tersebut.

“Kami juga akan mewajibkan madrasah menyusun dan menyerahkan laporan realisasi penggunaan dana BOS secara berkala menggunakan apilkasi BOS online dan EMIS untuk menjamin transparansi,” katanya.

Baca juga :  Terkait Bosdamadin Rp 7,3 Miliar Ngendap di Kasda, DPRD Pamekasan: Disdikbud Harus Jemput Bola

Wahyu Hidayat menyampaikan, dana BOS ditransfer langsung ke rekening madrasah penerima. Besaran dana yang didapat masing-masing madrasah tidak sama, bergantung pada jumlah siswa.

“Jenjang MI sebesar Rp 1.030.000 setiap tahun per siswa, jenjang MTs sebesar Rp 1.300.000 setiap tahun per siswa dan jenjang MA sebesar Rp 1.810.000 setiap tahun per siswa,” terangnya.

Dana BOS itu tidak sepenuhnya diberikan kepada siswa. Melainkan digunakan untuk kebermanfaatan madrasah sesuai Rencana Kegiatan dan Anggaran Madarasah (RKAM) yang fokus terhadap peningkatan mutu pendidikan di madrasah tersebut.

Baca juga :  Mahasiswa Geruduk Dinsos Sampang, Desak Usut Dugaan Pemotongan Bansos P3KE

”Pemanfaatan dana BOS bukan untuk personal. Tapi, digunakan untuk operasional. Di antaranya, honor guru non PNS, pelatihan guru, pengembangan digitalisasi madrasah, peningkatan sarpras dasar dan pengadaan alat atau edia pembelajaran,” tandasnya. (san/diend)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Posko 5 UIN Madura Digitalisasi Data Kelompok Tani Desa Madulang Sampang
Usai Viral Alat Kelamin Dioles Cabai, Perempuan di Sampang Lapor Polisi
Di TMP Kusuma Negara, Bupati Sampang Bersama Forkopimda Kenang Pengorbanan Para Pahlawan
Kantor Imigrasi Pamekasan Antar Siswa hingga Hadiri Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Sampang
Kasus Dugaan Pencabulan di Camplong Naik Penyidikan, Polisi Tetapkan Tersangka
Jadi Sorotan, Aset Daerah Sampang Diduga Dijual Rp10 Miliar Tanpa Sepengetahuan Dewan
Kapolres Sampang Salurkan Air Bersih ke Ponpes Miftahut Thullab Gedangan, Ulama Soroti Jalan Rawan Kecelakaan
Diduga Curi Speaker Tengah Malam, Pemuda 19 Tahun Diamankan Polsek Sampang Kota

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:54 WIB

Mahasiswa KKN Posko 5 UIN Madura Digitalisasi Data Kelompok Tani Desa Madulang Sampang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Usai Viral Alat Kelamin Dioles Cabai, Perempuan di Sampang Lapor Polisi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Kantor Imigrasi Pamekasan Antar Siswa hingga Hadiri Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Sampang

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan di Camplong Naik Penyidikan, Polisi Tetapkan Tersangka

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:59 WIB

Jadi Sorotan, Aset Daerah Sampang Diduga Dijual Rp10 Miliar Tanpa Sepengetahuan Dewan

Berita Terbaru