Polisi Terus Dalami Dugaan Kasus Korupsi DBHCHT Diskominfo Sampang

- Jurnalis

Sabtu, 28 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, KLIKMADURA – Dugaan korupsi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang menyeret Dinas Komunikasi dan Informatika Sampang berlanjut. Polisi terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah pihak, Sabtu (28/010/2023).

Sebelumnya penyidik polisi memanggil dan memeriksa Bendahara Diskominfo Sampang. Setelah itu Polisi meminta keterangan dari pihak Inspektorat.

Kanit Tipidter Polres Sampang Ipda Muammar Amin membenarkan pemanggilan sekaligus pemeriksaan terhadap Inspektorat itu. Menurutnya, pemanggilan tersebut untuk meminta keterangan guna keperluan penyelidikan.

“Laporan dari PJS terus kami kembangkan dan kami  sudah minta keterangan dari inspektorat,” ucap Muammar.

Baca juga :  Anggaran RTLH Di Pamekasan Tembus Rp 4 Miliar, Kuota Penerima Hanya 228 Orang

Muammar menyatakan, pihaknya akan bekerja secara maksimal untuk mengungkap fakta sebenarnya atas laporan PJS. “Tidak akan ada yang kami tutup-tutupi, kalau ada perkembangan lainnya pasti nanti akan kami sampaikan ke publik,” imbuhnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap Inspektorat, penyidik Polres Sampang sudah menerima salinan jumlah media online dan media cetak. Polisi juga menerima kwitansi pembayaran yang dilakukan oleh Diskominfo Sampang kepada media tersebut.

“Nanti hasil pengembangannya akan kami infokan, tunggu saja perkembangan selanjutnya,” terangnya.

Hanafi, Pembina Persatuan Jurnalis Sampang mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan oleh penyidik Polres Sampang guna mengungkap laporan yang pihaknya layangkan.

Baca juga :  Jelang Pilkada 2024, IKBAS MPW Karang Penang Ajak Santri Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

“Kami berkomitmen akan terus mengawal kasus ini hingga ada kepastian hukum. Karena hal ini demi kepentingan publik,” ucap Hanafi

Pihaknya juga mensupport pihak kepolisian Polres Sampang untuk terus bekerja secara profesional dan transparan.

“Alhamdulillah hingga saat ini polres sudah bekerja dengan cepat dan tanggap. Semoga mafia-mafia DBHCHT ini segera terungkap dalangnya,” pungkasnya.

Hingga berita diterbitkan media Ariwibowo Sulistyo, Kepala Inspektorat Sampang dihubungi berkali-kali oleh media enggan merespon. (ries/diend)

Berita Terkait

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar
Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi
Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli
PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses
Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:48 WIB

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:41 WIB

27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:07 WIB

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:25 WIB

Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:27 WIB

Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi

Berita Terbaru