Minyak Goreng Diduga Oplosan Disita, Polres Sampang Belum Tetapkan Tersangka

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat mengamankan minyak goreng diduga oplosan di Kecamatan Sokobanah. (ISTIMEWA)

Polisi saat mengamankan minyak goreng diduga oplosan di Kecamatan Sokobanah. (ISTIMEWA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Kasus minyak goreng diduga oplosan di Kabupaten Sampang terus menjadi sorotan. Meski ratusan liter minyak telah diamankan dari sebuah gudang di Kecamatan Sokobanah, hingga kini Polres Sampang belum menetapkan satu pun tersangka.

Kasus ini mencuat setelah operasi kepolisian pada Kamis (11/9/2025) di Jalan Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang. Saat itu, sebuah pikap dihentikan karena mengangkut 195 kardus minyak goreng “Minyak Kita” refill ukuran 1 liter, tujuh jeriken ukuran 5 liter, belasan botol tanpa label, serta stiker merek siap tempel.

Baca juga :  Polres Sampang Ringkus 12 Pelaku Kriminal, 6 Tersangka TO Polda Jatim

Pengembangan kasus membawa polisi ke sebuah gudang di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah. Dari sana, petugas mendapati tangki penyimpanan minyak, ratusan botol tanpa merek, dan dokumen pembelian atas nama PT Wilmar. Seluruh barang bukti langsung diamankan.

Namun, Plh Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo menegaskan, pihaknya belum bisa melangkah lebih jauh sebelum ada hasil uji laboratorium dari Polda Jawa Timur.

“Masyarakat bisa dirugikan, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi. Kami masih menunggu hasil uji laboratorium. Jika terbukti ada unsur pidana, tentu akan ada penindakan tegas,” ungkapnya, Kamis (25/9/2025).

Baca juga :  Pertumbuhan Ekonomi Sampang Menurun, Sektor Pertanian Jadi Penyebab Utama

Meski penyelidikan telah berlangsung hampir dua pekan, polisi memastikan penetapan tersangka hanya akan dilakukan setelah hasil laboratorium keluar dan bukti kuat ditemukan.

Kapolres Sampang, AKBP Hartono, dalam pernyataan terpisah mengingatkan masyarakat agar lebih teliti saat membeli minyak goreng. Ia juga memberi peringatan keras kepada pelaku usaha untuk tidak bermain-main di ranah ilegal.

“Pastikan kemasan tidak rusak, label tercetak jelas, dan segel utuh. Bila menemukan kejanggalan, segera laporkan ke pihak berwenang. Kepada pelaku usaha, jangan bermain di wilayah ilegal yang merugikan konsumen. Polres Sampang akan bertindak tegas jika ada pelanggaran,” tegasnya. (san/nda)

Baca juga :  Triwulan Pertama, 785 Madrasah di Kabupaten Sampang Kecipratan Dana BOS Rp 20,2 Miliar

Berita Terkait

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar
Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi
Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli
PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses
Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:48 WIB

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:41 WIB

27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:07 WIB

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:25 WIB

Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:27 WIB

Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi

Berita Terbaru