Mengidap Hidrosefalus Sejak Lahir, Balita di Sampang Butuh Uluran Tangan Pemerintah

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mohammad Nur Jamil, balita berusia dua tahun asal Dusun Bendungan, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang menderita hedrosiphalus sejak lahir. (KLIKMADURA)

Mohammad Nur Jamil, balita berusia dua tahun asal Dusun Bendungan, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang menderita hedrosiphalus sejak lahir. (KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Mohammad Nur Jamil, balita dua tahun asal Dusun Bendungan, Desa Tanggumong, Kecamatan Sampang, membutuhkan perhatian segera dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang.

Sejak lahir, Jamil didiagnosis menderita hidrosefalus dan hingga kini belum mendapatkan penanganan medis yang memadai.

Balita malang tersebut tinggal bersama kedua orang tuanya, Qoridatul Fajariah dan Anjar Cahyono.

Sang ayah mengungkapkan, kondisi Jamil telah diketahui sejak hari pertama kelahirannya.

“Jamil dinyatakan mengidap hidrosefalus sejak baru lahir oleh dokter spesialis kandungan,” ujar Anjar, Kamis (20/11/2025).

Berbagai upaya nonmedis telah ditempuh keluarga. Namun, tidak menunjukkan perkembangan berarti.

Baca juga :  Kasus Campak di Pamekasan Semakin Parah, Korban Meninggal Menjadi 10 Anak

Untuk penanganan medis, Anjar mengaku sudah menjalin komunikasi dengan Puskesmas Kamuning Sampang.

“Petugas Puskesmas Kamuning sempat datang beberapa bulan lalu dan menjanjikan akan kembali bersama kepala puskesmas serta camat. Tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut,” ungkapnya.

Melihat kondisi Jamil yang terus memburuk, Anjar berharap Pemkab Sampang turun tangan membantu pengobatan putra keduanya tersebut.

“Kami berharap anak kami bisa sembuh seperti anak-anak lainnya. Jika Pemkab membantu pengobatan, kami sangat bersyukur. Sembuh atau tidak itu kuasa Allah, yang penting kami sudah berusaha,” ujarnya.

Baca juga :  Aspirasi Warga Diakomodasi, Dirjen Hubla Setujui Redesign Replacement Pelabuhan Sapudi

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan dan KB Sampang, dr. Dwi Herlinda Lusi Harini, memastikan pihaknya akan segera bergerak. Dia akan melakukan langkah-langkah terukur.

“Kami akan segera menindaklanjuti penyakit yang dialami balita ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, Dinkes akan memastikan Jamil mendapat layanan kesehatan sesuai prosedur.

“Kami pastikan Jamil akan mendapat pemeriksaan dan rujukan yang diperlukan. Setiap anak berhak atas layanan kesehatan,” pungkasnya. (ibn/nda)

Berita Terkait

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar
Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi
Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli
PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses
Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:48 WIB

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:41 WIB

27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:07 WIB

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:25 WIB

Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:27 WIB

Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi

Berita Terbaru