Geruduk DPRD Sampang, FAM Soroti Pemindahan Balai Desa

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan anggota Forum Aktivis Madura (FAM) saat audiensi di Kantor DPRD Sampang. (MUKSIN IKSAN / KLIKMADURA)

Puluhan anggota Forum Aktivis Madura (FAM) saat audiensi di Kantor DPRD Sampang. (MUKSIN IKSAN / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Forum Aktivis Madura (FAM) kembali menggelar audiensi dengan DPRD Sampang terkait polemik Penjabat (Pj) Kepala Desa di Kecamatan Kedungdung, Selasa (23/9/2025).

Audiensi tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Sampang Moh. Iqbal Fathoni, serta dihadiri perwakilan Komisi II, Kepala DPMD Sudarmanto, dan sejumlah OPD terkait.

Sebelumnya, FAM sudah pernah melakukan audiensi dengan Komisi I DPRD Sampang pada Senin (21/7/2025). Saat itu, mereka mendesak evaluasi sekaligus pemberhentian tiga Pj Kepala Desa.

Yakni, Pj Kades Pajeruan, Palenggiyan, dan Komis, namun hingga kini belum ada hasil yang jelas.

Dalam audiensi lanjutan kali ini, FAM membawa aspirasi baru yang menyoroti pemecatan sepihak perangkat desa serta pemindahan kantor balai desa ke rumah pribadi.

Baca juga :  Kejari Sampang Belum Setujui Pengajuan JC Mohammad Fadeli, Perkara Kemungkinan Berkembang

Mereka menilai langkah tersebut merugikan masyarakat karena lokasi baru sulit dijangkau dan berbeda dengan balai desa yang berada di titik strategis.

Situasi audiensi sempat memanas karena Camat Kedungdung tidak pernah hadir dalam dua kali panggilan DPRD. Kehadiran DPMD pun dianggap hanya sebatas formalitas karena jawaban yang diberikan belum menyentuh akar masalah.

DPRD Sampang menegaskan akan menindaklanjuti persoalan ini dengan serius. Komisi I berkomitmen memanggil Camat Kedungdung.

Sementara Komisi II siap memanggil pihak terkait persoalan aset desa. DPRD juga akan melayangkan surat resmi kepada Bupati Sampang untuk segera mencari solusi.

Sekretaris Komisi II DPRD Sampang, Muh. Nur Mustakim, menegaskan aset desa harus dikembalikan ke tempat semula. Semua aset tersebut harus difungsikan sebagaimana mestinya.

Baca juga :  Emak-Emak Hadang Maling Motor di Sampang, Videonya Viral dan Bikin Warganet Geram

“Kami dari Komisi II merekomendasikan agar aset segera dikembalikan ke kantor balai desa masing-masing. Pembangunan balai desa dibiayai anggaran, sehingga wajib difungsikan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil DPRD Sampang, Iwan Effendi. Ia menilai penggunaan rumah pribadi sebagai kantor desa tidak etis dan justru menurunkan kualitas pelayanan.

“Balai desa itu dibangun untuk diberdayakan. Jika tidak digunakan, malah menyewa tempat lain, tentu hanya akan menghabiskan anggaran. Kami mendorong agar balai yang ada difungsikan dengan maksimal,” pungkasnya.

Sementara itu, Maushul Maulana dari FAM menegaskan rekomendasi DPRD harus ditindaklanjuti DPMD secara konkret.

Baca juga :  Hasil Kajian PJS, Diduga Ada Pencucian Uang DBHCHT Melalui Radio Suara Sampang

Dia menilai, DPMD sebagai pembina pemerintahan desa seharusnya bisa menyampaikan aspirasi dengan jelas ke level bawah.

“DPRD merekomendasikan agar semua aset dikembalikan ke balai desa, tapi kebijakan DPMD ini sangat ribet. Kepala dinas DPMD itu ibarat orang tua desa, seharusnya mampu merasionalkan aspirasi kami,” ujarnya.

FAM memastikan tetap konsisten mengawal persoalan ini hingga ada keputusan yang berpihak pada masyarakat.

“Kami akan terus mengawal kebijakan ini hingga seluruh aset dikembalikan dan kebijakan berdampak baik bagi masyarakat,” tandasnya.

Dengan komitmen tersebut, DPRD Sampang menyiapkan langkah konkret melalui pemanggilan pihak terkait.

Tujuannya, demi penyelesaian polemik Pj Kepala Desa sekaligus pengembalian fungsi balai desa di Kecamatan Kedungdung. (san/nda)

Berita Terkait

Eksekusi Aset Rp1,3 Miliar di Sampang Diwarnai Keberatan Pemilik Lama
464 Sekolah di Sampang Rusak, Dewan Beri Opsi Pakai Dana BTT untuk Perbaikan
Fraksi PAN DPRD Sampang Soroti Banyak Jalan Rusak Tak Tersentuh Pemerintah
Kekeringan Landa Kota Bahari, Forum Sampang Sahat Salurkan Satu Juta Liter Air
Pernah Gagal Akibat Tak Penuhi Kuorum, Kini Rapat Paripurna DPRD Sampang Kembali Molor
CSR Petronas Rp2 Miliar Tak Masuk Kas Daerah Kabupaten Sampang
Polantas Sampang Apresiasi Pengendara Tertib Lalu Lintas, Bagikan Sayur Hasil Panen Sendiri
Dibakar Anak Sendiri, Rumah Warga Ketapang Sampang Hangus Dilalap Api

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 13:36 WIB

Eksekusi Aset Rp1,3 Miliar di Sampang Diwarnai Keberatan Pemilik Lama

Selasa, 8 September 2026 - 11:21 WIB

Fraksi PAN DPRD Sampang Soroti Banyak Jalan Rusak Tak Tersentuh Pemerintah

Senin, 7 September 2026 - 10:36 WIB

Kekeringan Landa Kota Bahari, Forum Sampang Sahat Salurkan Satu Juta Liter Air

Senin, 7 September 2026 - 04:53 WIB

Pernah Gagal Akibat Tak Penuhi Kuorum, Kini Rapat Paripurna DPRD Sampang Kembali Molor

Jumat, 4 September 2026 - 08:23 WIB

CSR Petronas Rp2 Miliar Tak Masuk Kas Daerah Kabupaten Sampang

Berita Terbaru