Berdalih Sering Dimarahi, Keponakan di Sampang Bantai Paman hingga Tewas 

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 12 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, KLIKMADURA – Belum genap sepekan peristiwa pembunuhan terjadi di Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, kini tindak pidana pembacokan yang menyebabkan nyawa melayang kembali terjadi di kecamatan tersebut, Jumat (12/1/2024).

Pembacokan tersebut menimpa keluarga S di Dusun Tekap, Desa Pandan, Kecamatan Omben. Ironisnya, pelaku tindak pidana tersebut adalah HA yang tidak lain adalah keponakan korban.

Humas Polres Sampang Ipda Sujianto mengatakan, pembacokan tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku berinisial HA menghampiri rumah korban saat mereka tertidur lelap.

“Pada waktu itu juga, pelaku melancarkan aksinya dengan membacok seluruh anggota keluarga tersebut menggunakan senjata tajam,” terangnya.

Baca juga :  Innalillah!! Rektor Universitas Madura Dr. Faisal Estu Yulianto Wafat

Akibat peristiwa tersebut, S mengalami luka parah dan meninggal dunia. Sementara istri dan anaknya, mengalami luka-luka dan dirawat di puskesmas.

“Sementara salah satu korban yang merupakan paman si pelaku tidak bisa diselamatkan, dalam artian meninggal dunia,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sujianto mengatakan, motif dari pembunuhan itu diduga karena tersangka sering dimarahi oleh korban. “Si pelaku ini keponakan korban,” tuturnya.

Akibat perbuatannya, tersangka dalam kasus tersebut dikenakan pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara. (zhrh/diend)

Berita Terkait

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar
Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi
Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli
PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses
Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:48 WIB

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:41 WIB

27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:07 WIB

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:25 WIB

Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:27 WIB

Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi

Berita Terbaru