Aliansi BEM Sampang Soroti Penggunaan Dana BOS hingga Banyaknya Gedung Sekolah Rusak

- Jurnalis

Sabtu, 22 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Bemsa Alaika Sya'dul Iroqi dalam sebuah kegiatan. (MUKSIN IKSAN / KLIKMADURA)

Koordinator Bemsa Alaika Sya'dul Iroqi dalam sebuah kegiatan. (MUKSIN IKSAN / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) menjadi sorotan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sampang (Bemsa). Utamanya, berkaitan dengan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan banyaknya bangunan sekolah rusak.

Koordinator Bemsa Alaika Sya’dul Iroqi mengatakan, kinerja Disdik Sampang perlu dievaluasi. Sebab, banyak ditemukan bangunan sekolah yang cenderung membahayakan bagi siswa.

Seharusnya, renovasi bangunan sekolah menjadi atensi. Sebab, selain berpengaruh terhadap efektivitas kegiatan pembelajaran, juga berkaitan dengan keselamatan siswa.

Bemsa juga akan mengawal realisasi BOS. Harapannya, anggaran besar yang digelontorkan untuk dunia pendidikan itu bisa terealisasi dengan maksimal.

Baca juga :  Jelang Pilkada 2024, Dispendukcapil Sampang Massifkan Perekaman KTP Elektronik

“Kami juga akan mengevaluasi realisasi dana BOS, Disdik Sampang harus memastikan bahwa kepada sekolah amanah dan transparan dalam menggunakan dana ini,” ungkapnya.

Bemsa akan melakukan kajian mendalam perihal kondisi pendidikan di Kabupaten Sampang. Hasilnya, akan disampaikan ke Disdik untuk menjadi bahan evaluasi.

“Hasil kajian yang kami lakukan diharapkan menjadi atensi bagi Disdik dan sekolah agar tidak main-main dengan dana BOS dan lebih serius dalam menyiapkan fasilitas pendidikan,” katanya.

“Kami akan audiensi, bahkan kalau perlu akan melakukan aksi bersama teman-teman BEM Sampang jika ada temuan terkait penggunaan dana BOS ini,” tandasnya. (san/diend)

Baca juga :  Jalan Desa Lepelle Sampang Retak Parah Akibat Longsor

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pencabulan di Camplong Naik Penyidikan, Polisi Tetapkan Tersangka
Jadi Sorotan, Aset Daerah Sampang Diduga Dijual Rp10 Miliar Tanpa Sepengetahuan Dewan
Kapolres Sampang Salurkan Air Bersih ke Ponpes Miftahut Thullab Gedangan, Ulama Soroti Jalan Rawan Kecelakaan
Diduga Curi Speaker Tengah Malam, Pemuda 19 Tahun Diamankan Polsek Sampang Kota
Menyalip di Tikungan Berujung Maut, Mahasiswi Poltekes Sampang Tewas Tabrak Pickup
Sumur Warga Tambelangan Menghitam dan Berbusa, Limbah SPPG Kembali Disorot
Gandeng BIG, Pemkab Sampang Jadikan Data Spasial Dasar Perencanaan Pembangunan
Seorang Pria di Kecamatan Ketapang Disekap, Diduga Dipicu Urusan Hutang Rp300 Juta

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:29 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan di Camplong Naik Penyidikan, Polisi Tetapkan Tersangka

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:59 WIB

Jadi Sorotan, Aset Daerah Sampang Diduga Dijual Rp10 Miliar Tanpa Sepengetahuan Dewan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Kapolres Sampang Salurkan Air Bersih ke Ponpes Miftahut Thullab Gedangan, Ulama Soroti Jalan Rawan Kecelakaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Diduga Curi Speaker Tengah Malam, Pemuda 19 Tahun Diamankan Polsek Sampang Kota

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Menyalip di Tikungan Berujung Maut, Mahasiswi Poltekes Sampang Tewas Tabrak Pickup

Berita Terbaru