Pria Bertubuh Kekar yang Cekik Kurir JNT Ternyata Guru PAUD di Sampang, Disdik Ancang-Ancang Jatuhkan Sanksi

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan PAUD, Disdik Sampang, Dewi Trisna saat ditemui di ruang kerjanya. (IBNU ANSORI / KLIKMADURA)

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan PAUD, Disdik Sampang, Dewi Trisna saat ditemui di ruang kerjanya. (IBNU ANSORI / KLIKMADURA)

SAMPANG || KLIKMADURA – Zainal Arifin alias Arif alias Ayik, pria bertubuh kekar yang cekik kurir JNT di Pamekasan ternyata seorang guru.

Dia mengajar di salah satu lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Bahkan, statusnya sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan PAUD, Disdik Sampang, Dewi Trisna mengatakan, pihaknya kali pertama mengetahui insiden tersebut melalui unggahan yang ramai di media sosial.

“Informasi awal kami dapatkan juga dari media sosial. Kami kemudian berkoordinasi dengan Bidang Guru Tenaga Kependidikan (GTK) serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD),” jelasnya.

Baca juga :  Santri Gagalkan Pencurian AC di Ponpes Al-Haramain Sampang, Pelaku Lari Kocar-Kacir!

Dewi menegaskan, Disdik Sampang sangat mengecam segala bentuk kekerasan. Terlebih, kasus tersebut dilakukan oleh tenaga pendidik.

“Kami bersama masyarakat tidak membenarkan penyelesaian masalah dengan kekerasan. Ini jelas bertentangan dengan nilai-nilai pendidikan dan kode etik profesi,” tegasnya.

Disdik Sampang berkoordinasi intensif dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sampang untuk menentukan langkah terhadap guru yang kini mendekam di penjara Polres Pamekasan itu.

“Lembaga tempat yang bersangkutan mengajar berada di bawah naungan yayasan yang dalam struktur administrasi juga berkoordinasi dengan sekretariat daerah. Kami harus melakukan pertemuan untuk menyikapi kasus ini secara komprehensif,” lanjutnya.

Baca juga :  Satpol PP Sumenep Ajak Masyarakat Aktif Berpartisipasi Cegah Peredaran Rokok Ilegal

Dewi menegaskan Disdik Sampang akan menghormati dan mengikuti jalannya proses hukum yang sedang berlangsung.

Putusan resmi dari aparat penegak hukum akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan penjatuhan sanksi.

Sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang, Disdik Sampang mengintensifkan pembinaan bagi para tenaga pendidik.

Pembinaan dilakukan melalui pusat kegiatan guru di setiap kecamatan, pertemuan rutin di kantor Disdik Sampang serta pengawasan langsung oleh koordinator bidang pendidikan di masing-masing kecamatan.

“Pembinaan ini bertujuan untuk memastikan para pendidik tetap disiplin dan memegang teguh kode etik profesi guru,” pungkasnya. (ibn/diend)

Baca juga :  Polres Pamekasan Temukan Perkara Pidana Kasus Dugaan Pengrusakan Mangrove Desa Tanjung

Berita Terkait

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah
27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku
Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas
Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar
Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi
Pemkab Sampang Gelar Nobar Piala Dunia 2026, UMKM Kebanjiran Pembeli
PN Sampang Tolak Penundaan, Eksekusi Rumah Tetap Berjalan Meski Perkara Pidana Masih Berproses
Guru dari Belasan Sekolah Adukan Tindakan Intimidasi Oknum LSM ke Bakesbangpol Sampang

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:48 WIB

Iming-iming Kerja ke Malaysia Berujung Petaka, Belasan Warga Sampang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:41 WIB

27 Orang Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak Usia 15 Tahun, Polres Sampang Tangkap 12 Terduga Pelaku

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:07 WIB

Jelang Wajib Halal Oktober, Pemkab Sampang Siapkan Perbup Industri Halal, Ayam Potong Jadi Prioritas

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:25 WIB

Heboh Isu Pengadaan 14 Mobil Puskesmas Rp434 Juta per Unit, Dinkes Sampang Pastikan Tidak Benar

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:27 WIB

Kurang dari 12 Jam, Pembacok Paman dan Adik Kandung di Sampang Dibekuk Polisi

Berita Terbaru