Tindak Lanjuti Dugaan Penyimpangan Kredit, Bank Jatim Gandeng Auditor dan Kepolisian

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 9 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA || KLIKMADURA – Bank Jatim bertindak cepat menindak lanjuti dugaan penyimpangan kredit yang melibatkan salah satu oknum pegawai. Salah satunya, melakukan audit internal.

Corporate Secretary Bank Jatim, Wioga Adhiarma Aji menjelaskan, berdasarkan hasil audit, seluruh proses pencairan kredit di Bank Jatim Cabang Pamekasan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Proses analisa kredit, perhitungan nilai plafon, serta pencairan kredit semuanya telah mengikuti aturan yang ada,” katanya melalui press rilis yang dikirim ke Klik Madura, Rabu (9/10/2024).

Wioga menjelaskan, debitur telah menandatangani surat perjanjian kredit (SPK) sesuai kesepakatan. Kemudian, nilai nominal pinjaman dikreditkan langsung ke rekening debitur melalui pemindahbukuan yang sesuai dengan SPK.

Baca juga :  Berkat Uluran Tangan PLN UP3 Madura, Guru Honorer di Pamekasan Akhirnya Menikmati Listrik

Namun, masalah muncul ketika terjadi kesepakatan antara debitur dengan satu oknum pegawai Bank Jatim. “Kesepakatan tersebut terjadi di luar institusi sehingga di luar kendali perusahaan,” ujarnya.

Meski demikian, manajemen Bank Jatim berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar kasus tersebut segera terselesaikan.

“Bank Jatim senantiasa patuh dan menaati hukum yang berlaku di Indonesia, baik yang berkaitan dengan perusahaan maupun nasabah,” tuturnya.

Wioga menegaskan, Bank Jatim akan mengambil tindakan tegas, baik secara internal maupun eksternal jika ditemukan adanya pelanggaran hukum.

Baca juga :  Kasus Pelecehan Terhadap Mbah Hasyim Asy'ari Tak Tuntas, Ulama NU: Kinerja Polres Pamekasan Mengecewakan

“Jika terbukti ada oknum yang melakukan penipuan, kami akan menempuh jalur hukum. Bank Jatim sangat menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance (GCG) dalam setiap aktivitas bisnisnya,” tegasnya.

Bank Jatim juga berkomitmen melindungi dana dan data nasabah dengan menerapkan manajemen risiko dan strategi anti-fraud. Tindakan tersebut sebagai langkah pencegahan terhadap tindakan penyimpangan, baik yang dilakukan pihak internal maupun eksternal.

“Kami akan bekerja sama dengan tim audit dan pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan,” katanya.

Baca juga :  Berkat Kepemimpinan Visioner Bupati Ahmad Fauzi Wongsojudo, Warga Sumenep Nikmati Layanan Kesehatan Gratis hingga Luar Daerah

Wioga mengimbau, masyarakat harus selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Bank Jatim. Nasabah diminta tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami mengimbau seluruh nasabah untuk berhati-hati dan menjaga kerahasiaan data perbankan,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

Pengusaha Rokok Pamekasan Minta SKM Golongan III Berlaku Khusus di Madura
Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar
Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus SOTK Soroti Risiko Pelayanan Publik
Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular
Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu
Pedagang Ayam Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polisi Lakukan Penyelidikan
Pertama di Pamekasan, Puri Dewata Mini Soccer Siap Jadi Pusat Pembinaan Atlet
24.114 Siswa Senam Bersama Mendikdasmen RI, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Puncak Hardiknas 2026

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:54 WIB

Pengusaha Rokok Pamekasan Minta SKM Golongan III Berlaku Khusus di Madura

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:49 WIB

Polres Pamekasan Tangkap Pemilik Travel ABW, Kasus Umrah Gagal Rugikan Jemaah hingga Rp10 Miliar

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:15 WIB

Merger OPD Mulai Dikaji DPRD Pamekasan, Pansus SOTK Soroti Risiko Pelayanan Publik

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:40 WIB

Banyak Disalahpahami, Dokter RSUD SMART Pamekasan Tegaskan Asma Bukan Penyakit Menular

Selasa, 26 Mei 2026 - 01:25 WIB

Mohtar Effendi, Mengajar dengan Hati untuk Para Penyandang Disabilitas Tunarungu

Berita Terbaru

Catatan Pena

Tentang Cinta, Iman, dan Qurban

Rabu, 27 Mei 2026 - 02:39 WIB