Dinas PUPR Pamekasan Akui Ada Jalan 20 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 21 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD Smart Pamekasan dr. Raden Budi Santoso saat memberikan penjelasan di hadapan Komisi IV DPRD Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Direktur RSUD Smart Pamekasan dr. Raden Budi Santoso saat memberikan penjelasan di hadapan Komisi IV DPRD Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN, KLIKMADURA – Perbaikan infrastruktur jalan di Pamekasan butuh perhatian serius dari pemerintah. Sebab, banyak jalan yang bertahun-tahun tidak tersentuh perbaikan. Bahkan, hingga dalam jangka waktu 20 tahun.

Kondisi tersebut diungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan Amin Jabir. Yakni, dalam rangka merespons inisiatif masyarakat Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong yang melakukan perbaikan jalan dengan cara swadaya.

Jabir menyampaikan, perbaikan jalan yang menggunakan uang hasil swadaya masyarakat merupakan inisiatif yang bagus. Sebab, kegiatan itu sangat bermanfaat bagi masyarakat dan tidak ada intervensi dari pemerintah.

Baca juga :  Melawan Petugas, Tiga Pelaku Curanmor di Pamekasan Didor

Masyarakat Desa Klompang Timur menginisiasi perbaikan jalan secara swadaya lantaran jalan tersebut tidak tersentuh perbaikan selama tujuh tahun. Menurut Jabir, banyak jalan lain di beberapa lokasi yang juga belum tersentuh perbaikan.

Penyebabnya, anggaran yang dimiliki pemerintah sangat terbatas. Akibatnya, perbaikan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan pemerintah.

“Soal rentan waktu 7 tahun yang tak tersentuh anggaran pemkab, itu tidak hanya terjadi di Desa Klompang Timur, tapi juga terjadi di desa lain seperti di Desa Pangereman sudah 20 tahun (tak tersentuh),” terangnya.

Baca juga :  Serapan Tembakau Sampang Masih Minim, Petani Cemas Harga Jatuh

Dengan demikian, menurut Jabir, masyarakat Desa Klompang Timur harus bersyukur karena persoalan jalan rusak sudah tertangani. Mengingat, di desa lain yang berada di Kecamatan Batumarmar, Pasean dan Waru banyak yang belum tertangani.

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan itu menyampaikan, perbaikan jalan dianggarkan setiap tahunnya. Namun, nominal yang disetujui terbilang minim.

“Seperti tahun sekarang sebesar Rp 150 miliar yang kami usulkan di PUPR termasuk kebinamargaan, namun kami hanya mendapatkan pagu indikatif 24 miliar artinya tidak lebih dari 17 persen,” katanya.

Baca juga :  Prengki Wirananda Resmi Pimpin Ikatan Alumni Ilmu Kelautan UTM hingga 2029

Keterbatasan anggaran itu sangat berpengaruh terhadap pembangunan. Termasuk, perbaikan jalan rusak di berbagai kecamatan di Kota Gerbang Salam. (ibl/diend)

Berita Terkait

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Masih Rp500 Ribu, Kenaikan Menunggu Kemampuan Anggaran
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Begini Kata Bupati Pamekasan
FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura
Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan
Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup
Anak 8 Tahun di Pamekasan Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, Alami Trauma Mendalam
125 Kepala Sekolah Masih Plt, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Lambannya Penetapan Definitif
Legalitas Dapur MBG di Pamekasan Belum Beres, Satgas Klaim Sudah Lapor BGN

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:56 WIB

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Masih Rp500 Ribu, Kenaikan Menunggu Kemampuan Anggaran

Selasa, 29 September 2026 - 09:54 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Begini Kata Bupati Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 10:17 WIB

FTBI Jenjang SD Digelar, 91 Siswa Pamekasan Unjuk Bakat Bahasa dan Sastra Madura

Senin, 28 September 2026 - 10:08 WIB

Anggaran Pemeliharaan Jalan Dipangkas Rp2,09 Miliar, Dewan Pertanyakan Prioritas Pemkab Pamekasan

Senin, 28 September 2026 - 07:41 WIB

Proyek Mini Soccer Rp835 Juta Gagal Dibangun, Disporapar Pamekasan Klaim Anggaran Tak Cukup

Berita Terbaru