Terjadi Lagi, PPP Pamekasan Menang Pileg Tapi Babak Belur di Pilkada

Avatar

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Anomali politik kembali terjadi di Pamekasan. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang keluar sebagai pemenang pemilihan legislatif (Pileg) 2024 harus babak belur dalam perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Pada Pileg yang digelar 14 Februari 2024, PPP berhasil mendulang suara tertinggi dengan 109.518 suara atau 7 kursi DPRD Pamekasan. Atas raihan tersebut, partai berlambang kakbah mendapat jatah kursi ketua dewan.

Pada Pilkada yang digelar 27 November 2024, atau berselang 9 bulan dari Pileg, PPP yang berkoalisi dengan PDI Perjuangan mengusung pasangan calon (paslon) RKH. Muhammad Baqir Aminatullah – Taufadi (Berbakti).

Baca juga :  Kurir JNT Dicekik Sampai Berdarah, Polres Pamekasan Turun Tangan

Berdasarkan hasil hitung cepat, paslon nomor urut 3 itu tertinggal dari Paslon KH. Kholilurrahman – H. Sukriyanto (Kharisma). Paslon Berbakti mendapat 263.740 suara atau 45,6 persen.

Sementara, Paslon Kharisma mendapat 291.246 suara atau 50,2 persen. Lalu, Paslon RB. Fattah Jasin – RP. Mujahid Ansori (Tauhid) hanya memeroleh 17.307 suara atau 3 persen.

Meski demikian, tim pemenangan Paslon Berbakti mengklaim menang berdasarkan hasil penghitungan internal. Kemenangannya sekitar 1 – 1,5 persen.

“Alhamdulillah, kami tim kabupaten pemenangan nomor urut 3 menyatakan menang di kisaran 1 sampai 1,5 persen. Terima kasih kepada seluruh tim,” kata Ketua Tim Pemenangan Paslon Berbakti Wazirul Jihad saat deklarasi kemenangan Rabu (27/11/2024) malam.

Baca juga :  Murid Baru SRMP 29 Pamekasan Menurun, Tahun Ini Hanya Buka Satu Rombel

Kekalahan PPP Pamekasan dalam perhelatan pemilihan bupati juga terjadi pada Pilkada 2018. Kala itu, partai berlatar belakang warna hijau itu mengusung pasangan KH. Kholilurrahman – Fathorrahman (Kholifah).

Dalam kontestasi politik tersebut, PPP berkoalisi dengan sejumlah partai besar. Yakni, Partai Demokrat, NasDem, Golkar dan Hanura. Paslon Kholifah bertarung dengan Paslon Baddrut Tamam – Raja’e (Berbaur) yang diusung PKB, PAN, PKS dan Gerindra.

Hasilnya, Paslon Kholifah kalah dengan hanya mampu meraih 228.596 suara. Sementara, Paslon Berbaur memeroleh 257.738 suara. Total pengguna hak pilih kala itu sebanyak 499.078 orang dari daftar pemilih tetap (DPT) 680.392 dengan suara sah 486.334 dan suara tidak sah 12.744.

Baca juga :  Jelang Pilkada 2024, Dispendukcapil Sampang Massifkan Perekaman KTP Elektronik

Berbeda dengan hasil Pileg 2019, PPP Pamekasan justru merajai parlemen. Yakni, dengan raihan 155.576 suara atau 12 kursi DPRD Pamekasan. Para politisi PPP berhasil meraih kursi di seluruh daerah pemilihan (dapil). (pen)

Berita Terkait

Meski Sekolah Masih Disegel, SPMB SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Tetap Dibuka
Imigrasi Pamekasan Jadi Tuan Rumah BERSAPDA 2026, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Kepedulian Sosial
UIM Dorong Mahasiswa Berinovasi dan Bangun Digitalisasi Desa Lewat KKN
Pegiat Lingkungan Tanam 10 Ribu Mangrove, Bentuk Protes Kasus Perusakan Mangrove Hampir Dua Tahun Mangkrak
Dua Guru SMK Kesehatan Nusantara Diperiksa Polisi, Ungkap Kronologi Penyegelan Sekolah
UIM Bekali DPL KKN 2026, Perkuat Pengawasan Lapangan dan Sistem Pelaporan Terintegrasi
Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru
Ahli Waris Tegaskan Tanah TK ABA IV Tak Pernah Dijual, Siap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Pihak Terkait

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:30 WIB

Meski Sekolah Masih Disegel, SPMB SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Tetap Dibuka

Senin, 15 Juni 2026 - 13:31 WIB

Imigrasi Pamekasan Jadi Tuan Rumah BERSAPDA 2026, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Kepedulian Sosial

Senin, 15 Juni 2026 - 12:40 WIB

UIM Dorong Mahasiswa Berinovasi dan Bangun Digitalisasi Desa Lewat KKN

Senin, 15 Juni 2026 - 12:06 WIB

Dua Guru SMK Kesehatan Nusantara Diperiksa Polisi, Ungkap Kronologi Penyegelan Sekolah

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:56 WIB

UIM Bekali DPL KKN 2026, Perkuat Pengawasan Lapangan dan Sistem Pelaporan Terintegrasi

Berita Terbaru

Opini

Intelektual Tradisional itu Akademisi Yang Membeo

Selasa, 16 Jun 2026 - 07:19 WIB