Srikandi dan PIKK PLN UP3 Madura Dukung Pamekasan Wujudkan Sekolah Ramah Anak Bebas Perundungan

- Jurnalis

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Srikandi PLN UP3 Madura foto bersama Dr. Elly Risman usai mengisi seminar nasional yang digelar Klik Madura di Ballroom Azana Style Pamekasan. (MOHAMMAD IQBALUL KHAVEI / KLIKMADURA)

Srikandi PLN UP3 Madura foto bersama Dr. Elly Risman usai mengisi seminar nasional yang digelar Klik Madura di Ballroom Azana Style Pamekasan. (MOHAMMAD IQBALUL KHAVEI / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Menjelang peringatan Hari Ibu pada 20 Desember 2025, Srikandi dan Persatuan Istri Karyawan Karyawati (PIKK) PLN UP3 Madura menunjukkan komitmennya terhadap perlindungan anak.

Yakni, ditunjukkan dengan berpartisipasi aktif dalam seminar nasional dengan tema Wujudkan Sekolah Ramah Anak Bebas Perundungan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Pendidikan yang diselenggarakan oleh Klik Madura bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan di Ballroom Hotel Azana Style Pamekasan, Kamis (4/12/2025).

Acara ini dihadiri sekitar seribu guru serta berbagai pemangku kepentingan pendidikan di Pamekasan. Kehadiran peserta dalam jumlah besar tersebut mencerminkan perhatian serius terhadap isu perundungan (bullying) yang masih menjadi persoalan di lingkungan pendidikan.

Baca juga :  KPU Pamekasan Lantik Pengganti Dua Anggota PPS Desa Lawangan Daya yang Terima Amplop dari Caleg

Dalam kegiatan itu, penyelenggara menghadirkan dua narasumber pakar parenting dan psikologi anak, yakni Dr. Risman Musa, M.A., dan Elly Risman, Psi., yang dikenal aktif mengampanyekan penguatan peran keluarga dalam dunia pendidikan.

Salah satu peserta dari Srikandi PLN UP3 Madura, Aliefia Kandida Aisyah, menyampaikan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan untuk semua kalangan.

Menurutnya, praktik pencegahan perundungan harus dimulai dari rumah dan diperluas ke lingkungan sekolah, tempat kerja, serta ruang sosial lainnya.

“Tugas seorang ibu saat ini bukan hanya melahirkan dan membesarkan anak, tetapi juga memastikan mereka memperoleh pendidikan terbaik serta perlindungan yang memadai dari ancaman perundungan,” katanya.

Baca juga :  Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Pamekasan Siapkan Edaran Hemat BBM

Keterlibatan Srikandi dan PIKK PLN UP3 Madura dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap pengembangan sumber daya manusia.

Serta, sebagai upaya perlindungan anak di wilayah operasionalnya, khususnya di Kabupaten Pamekasan. (ibl/nda)

Berita Terkait

Tak Main-Main, Polres Pamekasan Sita 582 Motor dari Aksi Balap Liar
Bakti Faiza Sentuh Warga Pagentenan, Ratusan Pasien Dapat Layanan Kesehatan Gratis
Sakit, Dua Calon Jamaah Haji Asal Pamekasan Gagal Berangkat
KBIHU Al-Hilal Berangkatkan 135 Jamaah Haji, Kloter 73 Jadi yang Paling Awal Berangkat
Pemkab Pamekasan Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji, Bupati Ingatkan Jangan Forsir Fisik
Khawatir Konflik Nelayan Branta Tinggi-Gili Raja Meluas, ANI Pamekasan Ngadu Komisi IV DPR RI
Korwil BGN Pamekasan Dilaporkan ke Polisi, Diduga Pungli hingga Rangkap Jabatan
Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Ketua DPRD Pamekasan Tekankan Pentingnya Data Jujur

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 05:41 WIB

Tak Main-Main, Polres Pamekasan Sita 582 Motor dari Aksi Balap Liar

Senin, 11 Mei 2026 - 00:17 WIB

Bakti Faiza Sentuh Warga Pagentenan, Ratusan Pasien Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:33 WIB

KBIHU Al-Hilal Berangkatkan 135 Jamaah Haji, Kloter 73 Jadi yang Paling Awal Berangkat

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:04 WIB

Pemkab Pamekasan Lepas Kloter Terakhir Jamaah Haji, Bupati Ingatkan Jangan Forsir Fisik

Minggu, 10 Mei 2026 - 01:26 WIB

Khawatir Konflik Nelayan Branta Tinggi-Gili Raja Meluas, ANI Pamekasan Ngadu Komisi IV DPR RI

Berita Terbaru