Siswa Tak Bisa Belajar Tatap Muka Lantaran Sekolah Disegel, SMK Kesehatan Nusantara Ngadu ke DPRD Pamekasan

- Jurnalis

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan (LAILIYATUN NURIYAH/KLIK MADURA).

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Polemik penyegelan SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan oleh mantan pengurus Yayasan Kunci Ilmu terus bergulir.

Setelah melapor ke aparat penegak hukum, pihak sekolah kini meminta bantuan DPRD Kabupaten Pamekasan untuk ikut turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut.

Surat pengaduan resmi telah dikirimkan kepada DPRD Pamekasan. Langkah itu ditempuh agar aktivitas belajar mengajar yang sempat lumpuh akibat penyegelan bisa segera kembali normal.

Kepala SMK Kesehatan Nusantara Ahmad Mahfud mengatakan, upaya tersebut dilakukan demi kepentingan para siswa yang sudah hampir sepekan tidak bisa mengikuti pembelajaran secara tatap muka di sekolah.

Baca juga :  Pemkab Pamekasan Tak Berlakukan WFA bagi ASN

“Kasihan mereka sudah seminggu tidak bisa belajar di sekolah,” ujarnya.

Mahfud berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan tanpa harus berlanjut ke proses hukum yang panjang.

Bahkan, dia mengaku siap mencabut laporan yang telah dilayangkan ke Polres Pamekasan apabila pihak yang melakukan penyegelan bersedia membuka kembali akses sekolah.

“Kalau yang bersangkutan mau membuka gemboknya, saya juga akan cabut laporan saya di Polres Pamekasan,” tegasnya.

Menurut Mahfud, situasi yang berkepanjangan akan berdampak buruk terhadap proses pendidikan siswa. Saat ini, pembelajaran terpaksa dilakukan secara daring karena para siswa tidak dapat mengakses ruang belajar di sekolah.

Baca juga :  Nahas! Petasan Meledak Saat Korban Merokok, Kaki Kanan Pemuda Asal Tlanakan Putus

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Pamekasan Mohammad Saedy Romli membenarkan bahwa surat pengaduan dari pihak sekolah baru diterima hari ini.

DPRD, kata dia, segera menjadwalkan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait guna mencari solusi atas polemik tersebut.

“Pemanggilan Insya Allah dalam waktu dekat ini, agar segera selesai juga dan menemukan titik terang,” katanya.

Politikus yang akrab disapa Edy itu menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh berlarut-larut karena yang paling dirugikan adalah para siswa.

Menurutnya, hak anak untuk mendapatkan pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam penyelesaian konflik tersebut.

Baca juga :  419 Mahasiswa Diwisuda, Rektor Targetkan UIM Jadi Perguruan Tinggi Unggul Tingkat Asia Tahun 2045

Saat ini DPRD Pamekasan masih melakukan koordinasi internal sebelum memanggil kedua belah pihak untuk dilakukan mediasi. (enk/nda)

Berita Terkait

Dorong Percepatan Pembangunan PLTMG, Lakpesdam PCNU Sumenep Temui PLN UP3 Madura
Edy Gelora Soroti Fenomena Penyegelan Sekolah di Pamekasan: Siswa Jangan Jadi Korban!
Dies Natalis Ke-48, Unira Gelar Jalan Sehat dan Festival Rujak Corek
Sengketa Lahan Sekolah Mulai Bermunculan, Bupati Pamekasan Turun Tangan Lakukan Pemetaan
Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan
Anggaran DBHCHT Rp 1,5 Miliar Tak Cukup, Ratusan Poktan Tembakau di Pamekasan Tak Dapat Jatah Pupuk Bersubsidi
Lakukan Penyegelan, Kepala SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Polisikan Mantan Pengurus Yayasan
Azana Style Front One Hotel Madura Support Anniversary KCM, Bagikan Ratusan Snack Box untuk Peserta Lomba

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:02 WIB

Dorong Percepatan Pembangunan PLTMG, Lakpesdam PCNU Sumenep Temui PLN UP3 Madura

Senin, 18 Mei 2026 - 08:23 WIB

Edy Gelora Soroti Fenomena Penyegelan Sekolah di Pamekasan: Siswa Jangan Jadi Korban!

Senin, 18 Mei 2026 - 08:14 WIB

Siswa Tak Bisa Belajar Tatap Muka Lantaran Sekolah Disegel, SMK Kesehatan Nusantara Ngadu ke DPRD Pamekasan

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:53 WIB

Dies Natalis Ke-48, Unira Gelar Jalan Sehat dan Festival Rujak Corek

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:54 WIB

Dituduh Belikan Istri Rumah Mewah dan Mobil Ratusan Juta Pakai APBD, Bupati Pamekasan Sebut Isu Murahan

Berita Terbaru

Opini

Buku dan Tantangan Membaca di Era Banjir Informasi

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:29 WIB