Nahas! Petasan Meledak Saat Korban Merokok, Kaki Kanan Pemuda Asal Tlanakan Putus

- Jurnalis

Minggu, 15 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP meledaknya petasan di Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. (ISTIMEWA)

Polisi melakukan olah TKP meledaknya petasan di Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. (ISTIMEWA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Peristiwa nahas menimpa Budiyanto (24), warga Dusun Selatan, Desa Tlesah, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Ia harus kehilangan kaki kanan setelah petasan di dekatnya meledak, Minggu (15/3/2026) sore.

Ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu, korban diduga sedang merokok di dekat petasan yang berada di lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama mengatakan, berdasarkan keterangan awal yang dihimpun polisi, ledakan dipicu oleh bara rokok yang terjatuh dan menyambar petasan di dekat korban.

Baca juga :  Evaluasi Gubernur Selesai, RAPBD Pamekasan 2026 Tinggal Ketok Palu

“Korban mengalami luka berat berupa putus kaki kanan dari bagian mata kaki serta luka lecet pada kaki kiri,” katanya.

Dari hasil keterangan sejumlah saksi, korban sebelumnya membeli bubuk mercon seberat satu kilogram dengan harga sekitar Rp250 ribu. Bubuk tersebut dibeli di wilayah Kolpajung, Kabupaten Pamekasan.

“Saksi yang berada di lokasi kejadian yakni korban Budiyanto dan seorang rekannya bernama Ivan,” ujarnya.

Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke RSUD Pamekasan untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini, Budiyanto masih menjalani perawatan intensif akibat luka serius yang dideritanya.

Baca juga :  KB dan TK Plus Assyafiiyah Tutup Semester dengan Market Day, Latih Kemandirian dan Kreativitas Anak

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak bermain, menyimpan, maupun merakit petasan dan bahan peledak. Sebab, benda tersebut berpotensi menimbulkan bahaya serius dan mengancam keselamatan jiwa.

“Karena itu kami mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak menggunakan petasan secara sembarangan,” tandasnya. (ibl/nda)

Berita Terkait

DBHCHT Anjlok, Ribuan Buruh Tani Tembakau di Pamekasan Tak Lagi Terima BLT
Meski Sekolah Masih Disegel, SPMB SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Tetap Dibuka
Imigrasi Pamekasan Jadi Tuan Rumah BERSAPDA 2026, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Kepedulian Sosial
UIM Dorong Mahasiswa Berinovasi dan Bangun Digitalisasi Desa Lewat KKN
Pegiat Lingkungan Tanam 10 Ribu Mangrove, Bentuk Protes Kasus Perusakan Mangrove Hampir Dua Tahun Mangkrak
Dua Guru SMK Kesehatan Nusantara Diperiksa Polisi, Ungkap Kronologi Penyegelan Sekolah
UIM Bekali DPL KKN 2026, Perkuat Pengawasan Lapangan dan Sistem Pelaporan Terintegrasi
Polres Pamekasan Dalami Kasus Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara, Agendakan Periksa Sejumlah Guru

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:43 WIB

DBHCHT Anjlok, Ribuan Buruh Tani Tembakau di Pamekasan Tak Lagi Terima BLT

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:30 WIB

Meski Sekolah Masih Disegel, SPMB SMK Kesehatan Nusantara Pamekasan Tetap Dibuka

Senin, 15 Juni 2026 - 13:31 WIB

Imigrasi Pamekasan Jadi Tuan Rumah BERSAPDA 2026, Perkuat Sinergi Forkopimda dan Kepedulian Sosial

Senin, 15 Juni 2026 - 12:40 WIB

UIM Dorong Mahasiswa Berinovasi dan Bangun Digitalisasi Desa Lewat KKN

Senin, 15 Juni 2026 - 12:36 WIB

Pegiat Lingkungan Tanam 10 Ribu Mangrove, Bentuk Protes Kasus Perusakan Mangrove Hampir Dua Tahun Mangkrak

Berita Terbaru

Pemandangan dari udara Shorebase PT Kangean Energy Indonesia Ltd. (KEI) di Pulau Pagerungan Besar, Kecamatan Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep. (ISTIMEWA)

Catatan Pena

Menanti Realiasi PI KEI yang Tak Kunjung Pasti

Kamis, 18 Jun 2026 - 06:43 WIB