PAMEKASAN || KLIKMADURA – SDI Al-Munawwarah Pamekasan menggelar puncak rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan yang berlangsung sejak Selasa (11/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) tersebut dikemas dengan berbagai aktivitas yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik.
Kepala SDI Al-Munawwarah Pamekasan, Dedeh Rosidah, mengatakan puncak kegiatan tersebut diisi dengan dua agenda utama. Pertama, pemberian hadiah kepada siswa yang berhasil memenangkan berbagai perlombaan, termasuk lomba kebersihan kelas.
“Dan yang sangat spesial hari ini yaitu kegiatan kampanye empat calon kandidat untuk menjadi Ketua Organisasi Santri SDI Al-Munawwarah (OSSDA),” ungkapnya.
Perempuan yang akrab disapa Ustazah Dedeh itu menjelaskan, rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar proses pembelajaran siswa tidak hanya berlangsung di dalam kelas. Berbagai kegiatan di luar kelas diharapkan mampu menanamkan semangat, kedisiplinan, serta tanggung jawab kepada peserta didik.
Menurut Dedeh, keberadaan OSSDA juga menjadi bagian dari upaya sekolah mengenalkan kepemimpinan kepada siswa sejak jenjang sekolah dasar.
Melalui organisasi tersebut, siswa diberi kesempatan untuk belajar menjalankan tugas, bekerja sama, serta bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan.
“Mungkin di tingkat SD ini sangat jarang karena OSIS itu dimulai sejak SMP. Jadi di SDI Al-Munawwarah ini dalam melatih kepemimpinan melalui OSSDA dan juga melatih public speaking mereka agar berani menyampaikan pendapat serta ide dan juga gagasan di depan publik, juga sifat pemimpin yang amanah, tanggung jawab dan lainnya,” kata Dedeh.
Ia berharap kandidat yang nantinya terpilih sebagai Ketua OSSDA mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan jumlah suara yang diperoleh saat pemilihan, tetapi juga amanah besar yang harus dijalankan setelah terpilih.
Dedeh menekankan, seorang pemimpin harus memiliki karakter jujur, amanah, dapat dipercaya, dan memiliki kemampuan dalam menjalankan tanggung jawabnya. Nilai-nilai tersebut dinilai penting dikenalkan sejak dini agar peserta didik memahami makna kepemimpinan secara utuh.
Dengan pembelajaran kepemimpinan sejak sekolah dasar, siswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga terbiasa menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari. Terlebih, setiap anggota OSSDA memiliki tugas masing-masing dalam mendukung berbagai kegiatan sekolah.
“Kalau di sini bagaimana caranya anak-anak OSSDA ini bisa tahu tupoksi mereka, karena memang ada bagiannya masing-masing. Dan juga ketika ada kegiatan sekolah mereka selalu dilibatkan sehingga tahu tanggung jawab masing-masing individu nantinya,” pungkasnya. (enk/nda)














