Puluhan Tahun Rusak Parah, Warga Miris Jalan Desa Ragang Tak Tersentuh Perbaikan

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar jalan Desa Ragang, Kecamatan Waru yang kondisinya rusak parah.

Tangkapan layar jalan Desa Ragang, Kecamatan Waru yang kondisinya rusak parah.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Kondisi infrastruktur jalan di Pamekasan tidak sepenuhnya baik-baik saja. Seperti di Desa Ragang, Kecamatan Waru, jalan poros desa tersebut rusak parah sejak puluhan tahun silam.

Misbah, salah satu warga yang kerap melintas di jalan tersebut mengaku miris. Sebab, jalan yang kondisinya ruska parah itu merupakan akses utama masyarakat dalam beraktivitas.

Bahkan, jalan tersebut kerap digunakan masyarakat dari Kecamatan Waru menuju Pasar Pakong di Kecamatan Pakong.

“Kondisi rusaknya sangat parah, kalau orang baru lewat jalan ini pasti takut karena sangat berbahaya. Kalau mobil jelas tidak bisa lewat,” katanya kepada Klik Madura.

Baca juga :  Warga Gunung Kesan Galang Dana Demi Perbaiki Jalan yang 10 Tahun Terlupakan Pemerintah

Misbah mengaku prihatin lantaran sudah puluhan tahun jalan tersebut tidak tersentuh perbaikan. Sekitar tahun 2018 lalu, masyarakat sempat memperbaiki dengan cara swadaya. Tetapi, jalan tersebut kembali rusak.

“Dulu pernah diperbaiki oleh masyarakat, dicor, tapi tidak bertahan lama rusak lagi, sampai sekarang belum ada perbaikan,” katanya.

Pria murah senyum itu berharap, pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut. Jika akses jalan itu bagus, aktivitas masyarakat diyakini akan berjalan lancar.

Seluruh aspek kehidupan masyarakat otomatis akan membaik. Mulai dari perekonomian, pendidikan hingga aspek kehidupan lainnya.

Baca juga :  Info Penting Bagi Calon Kepala Daerah, 53,9 Persen Pemilih Pilkada Pamekasan 2024 Didominasi Milenial dan Gen Z

“Saya yakin kalau pemerintah punya komitmen untuk melakukan pembangunan secara merata, maka tidak sulit menyelipkan anggaran untuk perbaikan jalan desa ini,” tandasnya. (pen)

Berita Terkait

Buya Aliyadi Mustofa Disanjung Elite PKB di Muscab Pamekasan, Sosok Mengakar dengan Basis Massa Kuat 
Meski Ada Upaya Damai, Polres Pamekasan Tancap Gas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual yang Libatkan Oknum Lora
Riset Dosen UIM Mendunia, Masuk Top 10 Sitasi Global
ASN Pamekasan WFH Setiap Jumat, Bupati Tekankan Efisiensi dan Perubahan Budaya Kerja
Berangkat Ngantor Naik Sepeda, Kadisdikbud Pamekasan Ajak ASN Hemat BBM Sekaligus Jaga Kebugaran
Bocah 5 Tahun di Kecamatan Pasean Tewas Diserang Monyet Peliharaan, Polisi Selidiki Pemilik
Keterangan Dua Terdakwa Kasus Pembunuhan Berbeda dari BAP, Kuasa Hukum Korban Berharap Hukuman Seumur Hidup
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Pamekasan Siapkan Edaran Hemat BBM

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 08:33 WIB

Buya Aliyadi Mustofa Disanjung Elite PKB di Muscab Pamekasan, Sosok Mengakar dengan Basis Massa Kuat 

Jumat, 3 April 2026 - 00:25 WIB

Riset Dosen UIM Mendunia, Masuk Top 10 Sitasi Global

Kamis, 2 April 2026 - 08:41 WIB

ASN Pamekasan WFH Setiap Jumat, Bupati Tekankan Efisiensi dan Perubahan Budaya Kerja

Kamis, 2 April 2026 - 08:04 WIB

Berangkat Ngantor Naik Sepeda, Kadisdikbud Pamekasan Ajak ASN Hemat BBM Sekaligus Jaga Kebugaran

Kamis, 2 April 2026 - 05:29 WIB

Bocah 5 Tahun di Kecamatan Pasean Tewas Diserang Monyet Peliharaan, Polisi Selidiki Pemilik

Berita Terbaru