PMII Pamekasan Sebut Belum Ada Paslon Cabup-Cawabup Serius Bahas Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah

Avatar

- Jurnalis

Senin, 7 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus PC PMII Pamekasan foto bersama tamu undangan usai dialog interaktif di Ballroom Azana Style Front One, Pamekasan.

Pengurus PC PMII Pamekasan foto bersama tamu undangan usai dialog interaktif di Ballroom Azana Style Front One, Pamekasan.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan sukses menggelar dialog interaktif bertajuk bersama pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Kegiatan bertajuk “Menakar Kelayakan Calon Bupati dan Wakil Bupati: Inovasi dan Kesejahteraan Rakyat” itu digelar di Ballroom Azana Style Frontone, Pamekasan, Sabtu (06/10/2024).

Ketua PC PMII Pamekasan, Homaidi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keterlibatan pemuda dalam pembangunan daerah.

Sayangnya, dia menilai belum ada calon bupati dan wakil bupati yang secara serius membahas peran pemuda dalam visi misi yang disusun. Padahal, pemuda merupakan aset berharga untuk mendorong kemajuan Kabupaten Pamekasan.

Baca juga :  Didorong Para Tokoh, Lukman-Fauzan Fiks Maju Pilkada Bangkalan

“Pemuda Pamekasan, khususnya kader PMII, memiliki hak dan kewajiban untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, kami mendesak para calon pemimpin untuk memberikan perhatian lebih pada isu-isu yang menyangkut generasi muda,” katanya.

Pada kegiatan tersebut, Calon Wakil Bupati Pamekasan Nomor Urut 1 Mujahid Ansori hadir langsung. Sementara, paslo lainnya, hanya mendelegasikan tim sukses.

Perwakilan ketiga paslon secara bergantian memaparkan visi dan misi terkait sejumlah isu krusial yang dihadapi Kabupaten Pamekasan. Di antaranya, problematika garam, peran pemuda, dan tantangan industri tembakau.

Baca juga :  BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Tetap Berjalan Optimal Selama Libur Lebaran 2025

Salah satu poin penting yang mengemuka dalam dialog adalah peran pemuda dalam pembangunan daerah. Para kader PMII secara aktif mempertanyakan komitmen masing-masing paslon dalam melibatkan generasi muda dalam proses pengambilan keputusan dan pembangunan daerah.

“Kami sangat menyayangkan ketidakhadiran beberapa pasangan calon bupati secara langsung. Padahal, kegiatan ini adalah kesempatan emas bagi mereka untuk menunjukkan komitmen nyata terhadap aspirasi pemuda,” katanya.

“Ketidakhadiran mereka merupakan utang politik yang harus dibayar dengan menggelar diskusi terbuka bersama seluruh kader PMII se-Kabupaten Pamekasan,” tutup Homaidi. (*/pen)

Baca juga :  Soroti Maraknya Judi Online hingga Tambang Ilegal, Aktivis Kalab Demo Mapolres Pamekasan

Berita Terkait

Proyek Rehabilitasi Pasar 17 Agustus Pamekasan Kembali Diusulkan Melalui Perubahan APBD
PLN UP3 Madura Beri Penghargaan kepada Lima Pelanggan Prioritas
Rp4 Miliar Revitalisasi Empat Sentra PKL Pamekasan Gagal Digelar, DPRD Soroti Kinerja Dinas
Kabar Gembira! Job Fair Pamekasan Sediakan 1.246 Lowongan Kerja
Cegah APBD Jebol, Pemkab Pamekasan Cicil Dana Cadangan Pilkada Rp60 Miliar selama Tiga Tahun
Tertarik pada Luka-Luka Cinta Royyan Julian, Tauhed Supratman Raih Penghargaan Sutasoma
Pemkab Pamekasan Pastikan UHC Prioritas Aktif November 2026, Klaim Cakupan Peserta Capai 98,8 Persen
Pemilik Warung Seblak Moms Iphiie Akhirnya Ditangkap Polisi, Diduga Terlibat Kasus Investasi Bodong 

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Proyek Rehabilitasi Pasar 17 Agustus Pamekasan Kembali Diusulkan Melalui Perubahan APBD

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:10 WIB

PLN UP3 Madura Beri Penghargaan kepada Lima Pelanggan Prioritas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:54 WIB

Rp4 Miliar Revitalisasi Empat Sentra PKL Pamekasan Gagal Digelar, DPRD Soroti Kinerja Dinas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:09 WIB

Kabar Gembira! Job Fair Pamekasan Sediakan 1.246 Lowongan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Cegah APBD Jebol, Pemkab Pamekasan Cicil Dana Cadangan Pilkada Rp60 Miliar selama Tiga Tahun

Berita Terbaru