Pengaduan Tak Ada Tindak Lanjut, Wali Murid SDIT Al-Uswah Tagih Komitmen Dewan

- Jurnalis

Minggu, 3 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara melintas di halaman Kantor DPRD Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Pengendara melintas di halaman Kantor DPRD Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Wali murid SDIT Al-Uswah Pamekasan mempertanyakan keseriusan DPRD Pamekasan dalam menyelesaikan persoalan di sekolah swasta tersebut.

Sebab, sejak tiga pekan lalu audiensi ke komisi IV, sampai sekarang tidak ada tindak lanjut. Padahal, pada saat audiensi, perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan juga hadir.

Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, hasil audiensi sebelumnya sudah menghasilkan sejumlah poin tugas masing-masing pihak.

Salah satunya, komisi IV meminta Disdikbud membentuk posko pengaduan. Kemudian, memastikan hak-hak guru yang dipecat dan siswa yang pindah tetap dipenuhi secara administratif.

Baca juga :  Dukung Polisi Tuntaskan Kasus Sengketa Tanah Nenek Bahriyah, Gabungan Aktivis Bakal Demo Mapolda Jatim

“Sampai sekarang, kami belum mendapatkan informasi penyelesaian itu. Harusnya kami juga diberi tahu sejauh mana langkah kebijakan dari  Disdikbud, karena kami juga sudah bersurat ke sana dan sampai sekarang seakan-akan tidak ada apa-apa,” ujarnya.

Ia juga mendesak agar Komisi IV DPRD Pamekasan segera turun lapangan (turlap) ke SDIT Al-Uswah. Pasalnya, Ketua Yayasan Al-Uswah Pamekasan, Utsman Sayyaf, yang sempat dipanggil ke kantor dewan itu tak menggubris undangan tersebut.

“Kami paham perihal sibuknya beliau-beliau, tapi kami sangat memohon untuk meluangkan waktunya untuk memperjuangkan hak-hak kami,” katanya.

Baca juga :  Jawaban Bupati Terhadap PU Fraksi RPJMD Dinilai Normatif, DPRD Pamekasan Mengaku Tak Puas

Hak yang dimaksud yakni, hak wali murid dan guru-guru yang dipecat dan juga yang memundurkan diri.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Halili Yasin mengatakan, pihaknya belum bisa mengunjungi SDIT Al-Uswah karena masih menunggu koordinasi dengan Disdikbud.

“Belum tahu, Insyaallah besok saya cari informasi perkembangan sekarang ini bagaimana,” katanya singkat.

Politikus PPP itu mengaku belum mengetahui langkah konkret yang akan ditempuh. Sebab, hingga saat ini belum ada pertemuan dengan petinggi Yayasan Al-Uswah.

“Belum tahu langkah apa yang akan ditawarkan. Mereka kami panggil tidak datang, kami juga bingung harus bagaimana. Tapi, yang jelas pasti akan kami selesaikan sampai tuntas,” tegas Halili. (enk/nda)

Baca juga :  Rumah Warisan Dihancurkan, Warga Pamekasan Lapor Polisi

Berita Terkait

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan
Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen
38 Kasus HIV Ditemukan di Pamekasan, Pengobatan ARV Hanya Tersedia di Dua Puskesmas
Musholla Milik Lansia di Kecamatan Waru Hangus Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran
Penanganan Dugaan Perusakan Mangrove Jalan di Tempat, PPLH Madura Raya Pertanyakan Keseriusan Polres Pamekasan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:59 WIB

Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:21 WIB

Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:55 WIB

Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen

Berita Terbaru