Pelayanan Kusuma Hospital Dikeluhkan, Komisi IV DPRD Pamekasan Segera Panggil Manajemen

- Jurnalis

Kamis, 5 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berada di sekitar Kusuma Hospital Jalan Bonorogo, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Warga berada di sekitar Kusuma Hospital Jalan Bonorogo, Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pelayanan Rumah Sakit Kusuma atau Kusuma Hospital dikeluhkan oleh masyarakat. Khususnya, terkait sistem antrean. Keluhan itu disampaikan pasien kepada Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Halili Yasin.

Politisi PPP itu menyampaikan, DPRD Pamekasan menerima aduan dari salah satu masyarakat terkait sistem antrean di Kusuma Hospital.

Pasien mengeluhkan adanya ketidaksesuaian sistem antrean. Sebab, pasien yang datang lebih awal dilayani belakangan dibanding pasien yang baru datang.

“Ada keluhan dari masyarakat, katanya mereka tidak segera mendapatkan pelayanan padahal sudah lama menunggu, sementara pasien lain yang datangnya belakangan malah mendapatkan layanan duluan,” ujarnya.

Baca juga :  Empat Figur Bakal Calon Bupati Pamekasan Ini Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Mantan Ketua DPRD Pamekasan itu mengatakan,  masalah seperti itu tidak bisa dibiarkan, karena menyangkut nyawa manusia. Menurutnya, pelayan di rumah sakit harus baik dan memberikan fasilitas yang nyaman bagi pasien.

“Sebetulnya ini masalah kecil, tapi bagaimanapun kita ingin pelayanan kesehatan di Pamekasan berjalan dengan baik dan masyarakat merasa terlayani, termasuk tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” katanya.

Politisi senior partai berlambang ka’bah itu mengatakan, rumah sakit harus menggunakan model antrean sistem digital (online). Tujuannya, agar mempermudah pasien berobat dan menghindari antrean lama.

Baca juga :  Komitmen Beri Pelayanan Prima, RSIA Puri Bunda Madura Target Raih Akreditasi Paripurna

“Dengan cara menggunakan sistem digital, masyarakat bisa mendaftar online, nanti petugas memberikan informasi kepada pasien bahwa antreannya sudah hampir, sehingga pasien tidak terlalu lama menunggu,” tuturnya.

Ia mengatakan, orang sakit yang datang ke rumah sakit pastinya ingin berobat dan menginginkan dirinya sembuh. Maka dari itu, perlu diberikan pelayanan yang baik dan benar.

“Tentu secara mental pasien sudah turun, bahkan terkadang emosinya tidak stabil. Maka perlu ada perlakuan khusus pada pasien, baik menunjukkan sikap yang ramah dan lemah lembut,” katanya.

“Kami meminta kepada rumah sakit di Pamekasan agar tidak memberikan kesan yang tidak adil kepada pasien, apalagi sampai menimbulkan kecemburuan,” tambahnya.

Baca juga :  Permudah Masyarakat, BPJS Kesehatan Pamekasan Terapkan Antrean Online dan Fingerprint

Dengan adanya keluhan tersebut, Komisi IV DPRD Pamekasan akan segera memanggil pihak Rumah Sakit Kusuma untuk dimintai klarifikasi.

“Kami akan segera mengagendakan pertemuan dengan pihak RS Kusuma untuk meminta penjelasan,” tandasnya.

Sementara, jurnalis Klik Madura berupaya meminta konfirmasi dari Direktur Kusuma Hospital, Achmad Marzuki melalui sambungan telepon dan pesan whatsapp. Namun, belum membuahkan hasil. (ibl/diend)

Berita Terkait

Kepesertaan BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, GMNI Pamekasan Datangi Dewan
Ketua Dewan Pastikan Tak Masalah Anggota Dewan Masuk Paguyuban Mitra MBG, Dorong Lebih Berani Awasi SPPG
Komisi IV DPRD Pamekasan Turun Tangan, Panggil Yayasan Kunci Ilmu Buntut Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara
Kisah Alumni UIM Jadi Bidan di Arab Saudi Viral, Bukti Lulusan Kampus Madura Mampu Bersaing di Tingkat Global
Tambang Galian C Ilegal di Palengaan Jadi Sorotan, Warga Minta Ditindak Tegas
Solid! Pengurus KBIHU Al-Hilal Gelar Safari Istighasah untuk Jamaah Haji
Pulang ke Tanah Kelahiran, Taufiqul Hidayatullah Mengabdi Menjaga Keamanan Lapas Pamekasan
DPRD Pamekasan Dorong Peningkatan Ekonomi dan Penekanan Pengangguran

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:46 WIB

Kepesertaan BPJS Warga Miskin Dinonaktifkan, GMNI Pamekasan Datangi Dewan

Kamis, 21 Mei 2026 - 08:56 WIB

Ketua Dewan Pastikan Tak Masalah Anggota Dewan Masuk Paguyuban Mitra MBG, Dorong Lebih Berani Awasi SPPG

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:47 WIB

Komisi IV DPRD Pamekasan Turun Tangan, Panggil Yayasan Kunci Ilmu Buntut Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara

Kamis, 21 Mei 2026 - 05:36 WIB

Kisah Alumni UIM Jadi Bidan di Arab Saudi Viral, Bukti Lulusan Kampus Madura Mampu Bersaing di Tingkat Global

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:35 WIB

Tambang Galian C Ilegal di Palengaan Jadi Sorotan, Warga Minta Ditindak Tegas

Berita Terbaru