Luas Lahan Tanam Tembakau di Pamekasan Turun Drastis

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani menyiram tembakau di Kabupaten Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Petani menyiram tembakau di Kabupaten Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Luas lahan tembakau yang ditanam para petani di Kabupaten Pamekasan mengalami penurunan secara signifikan pada musim tanam tahun 2025.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan, luas lahan tanam tembakau tahun ini hanya mencapai 23.599 hektare. Jauh menurun dibanding tahun 2024 yang mencapai 31.183 hektare.

Kepala Bidang Produksi Pertanian DKPP Pamekasan, Andi Ali Syahbana menjelaskan, penurunan tersebut disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak menentu, Akibat para petani sedikit menanam tembakau.

Tahun lalu, perincian lahan tembakau meliputi 8.729 hektare sawah, 18.180 hektare tegal dan 4.274 hektare lahan gunung. Sementara tahun ini, hanya tersisa 6.271 hektare sawah, 14.548 hektare tegalan, dan 2.780 hektare lahan gunung.

Baca juga :  Ketika Madura Mengajukan Diri Jadi Negara

“Konsistensi cuaca yang masih belum konsisten yang membuat petani ragu menanam tembakau. Panen sendiri diprediksi akan dimulai Agustus hingga September mendatang,” katanya.

Meski cuaca tidak menentu, DKPP berharap para petani tetap semangat dalam merawat tanaman tembakau agar tetap tumbuh maksimal, termasuk cepat tanggap serangan hama dan penyakit.

“Perawatan intensif harus dilakukan, termasuk penanganan cepat terhadap serangan hama dan penyakit menjadi kunci keberhasilan panen. Tembakau adalah komoditas unggulan Madura yang harus terus dikembangkan,” ujarnya

Sekretaris Komisi II DPRD Pamekasan, Faridi, menyoroti pentingnya menjaga komoditas tembakau di tengah tantangan cuaca. Menurutnya, tembakau adalah salah satu dari dua komponen penting yang dimiliki masyarakat petani selain padi dan jagung.

Baca juga :  DPRD Pamekasan Minta Pabrikan Serap Tembakau Lebih Banyak, Petani Tak Boleh Merugi

“Padi dan jagung untuk kebutuhan makan, sementara tembakau untuk pemenuhan ekonomi lainnya. Karena itu, pemerintah harus terus mendorong pemanfaatan lahan secara optimal,” kata Faridi.

Politisi muda dari partai besutan Cak Imin  itu juga mangatakan, dewan sudah memanggil dinas terkait untuk membahas regulasi dan skema pendampingan. Tujuannya, agar petani tetap termotivasi meski berada dalam tekanan kondisi alam.

Selaras dengan itu, Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Tabri S. Munir menilai, penurunan luas tanam bukan karena berkurangnya lahan, melainkan kekhawatiran petani terhadap ketidakpastian cuaca.

Baca juga :  Sultan Madura Diperiksa Bawaslu Buntut Bagi-bagi Uang Gus Miftah

“Banyak petani mengadu kepada kami. Ada yang sudah tanam tiga kali dan dua kali di antaranya gagal karena terguyur hujan. Ini tentu sangat memberatkan mereka,” ungkapnya.

Tabri berharap penurunan produksi akibat menyusutnya lahan justru bisa berdampak pada naiknya harga jual tembakau.

“Dengan hasil tembakau yang lebih sedikit, potensi persaingan antar pabrikan akan meningkat. Mudah-mudahan ini berdampak pada harga yang lebih baik dibanding tahun lalu,” tandasnya. (ibl/pen)

Berita Terkait

PLN ULP Pamekasan Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Pelayanan Sesuai Prosedur
Azana Hotel Geser Fokus ke Experience dan Premium Stay, Bidik Segmen Villa, Resort, hingga Luxury
Gagal Dibangun Tahun Lalu, Pemkab Pamekasan Kembali Rencanakan Bangun Belasan Saluran Drainase 
Warga Pamekasan Jadi Korban Travel Bodong, Rugi Rp47,5 Juta
Diduga Depresi, Perempuan Paruh Baya Wafat Setelah Melompat ke Dalam Sumur Sedalam 12 Meter
Diduga Merokok Lalu Tertidur, Lansia di Pamekasan Tewas Terbakar
Puluhan Siswa di Desa Sana Daja Terdampak Longsor, Menuju Sekolah Harus Tempuh Jalan Hingga 6 Kilometer
Ketua DPRD Pamekasan Tinjau Longsor Sana Daja, Beri Bantuan Warga Terdampak

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:13 WIB

PLN ULP Pamekasan Klarifikasi Video Viral, Tegaskan Pelayanan Sesuai Prosedur

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:54 WIB

Azana Hotel Geser Fokus ke Experience dan Premium Stay, Bidik Segmen Villa, Resort, hingga Luxury

Senin, 19 Januari 2026 - 13:27 WIB

Warga Pamekasan Jadi Korban Travel Bodong, Rugi Rp47,5 Juta

Senin, 19 Januari 2026 - 07:42 WIB

Diduga Depresi, Perempuan Paruh Baya Wafat Setelah Melompat ke Dalam Sumur Sedalam 12 Meter

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:17 WIB

Diduga Merokok Lalu Tertidur, Lansia di Pamekasan Tewas Terbakar

Berita Terbaru

Opini

Demokrasi Berkembang Biak dalam Asbak

Jumat, 23 Jan 2026 - 02:15 WIB

Pemred Klik Madura, Prengki Wirananda menyerahkan kaus kepada Manajer Digital Tribun Jogja, Ikrob Didik Irawan. (KLIKMADURA)

Daerah

Sambut HUT ke-3, Kru Klik Madura Kunjungi Tribun Jogja

Kamis, 22 Jan 2026 - 14:35 WIB