Kuota Siswa Baru SRMP 29 Pamekasan Terpenuhi, Penjangkauan Capai 32 Anak

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah siswi SMRP 29 Pamekasan belajar di perpustakaan. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

Sejumlah siswi SMRP 29 Pamekasan belajar di perpustakaan. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA — Kuota penerimaan murid baru di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 29 Pamekasan dipastikan telah terpenuhi. Dari kuota satu rombongan belajar (rombel) sebanyak 30 siswa, proses penjangkauan bahkan mencapai 32 anak.

Berbeda dengan sekolah pada umumnya, SRMP 29 Pamekasan tidak membuka pendaftaran secara umum. Sistem penerimaan dilakukan melalui mekanisme penjangkauan terhadap calon siswa yang memenuhi kriteria.

Ketua Tim PKH Pamekasan Lukman Hakim mengungkapkan, meski jumlah hasil penjangkauan sudah melebihi kuota, seluruh calon siswa tetap akan menjalani proses verifikasi ulang.

Baca juga :  KPU Pamekasan Terima 12. 266 Kotak Suara dan 4.896 Tinta Pemilu 2024

Menurut dia, verifikasi dilakukan untuk memastikan calon siswa benar-benar memenuhi syarat utama, yakni berasal dari keluarga desil 1 atau desil 2.

“Penjangkauan sudah sampai 32 anak. Tetapi nanti diverifikasi lagi karena kadang di sistem tertulis desil 1 dan 2, ternyata kondisi riilnya tidak sesuai, sehingga tidak bisa dimasukkan ke SR,” jelasnya.

Dia menyampaikan, proses penjangkauan sudah dilakukan sejak awal Mei hingga akhir bulan ini. Tahapan tersebut meliputi identifikasi calon siswa, verifikasi data hingga penetapan peserta didik.

Jika seluruh proses berjalan lancar, para siswa baru diperkirakan mulai masuk sekolah pada Juni mendatang.

Baca juga :  Disdikbud Pamekasan Dinobatkan sebagai Instansi Paling Berprestasi di Madura Tahun 2023

Lukman menegaskan, jumlah siswa yang diterima tidak boleh melebihi kuota yang telah ditentukan, yakni 30 orang. Sebab, jumlah tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan dan perencanaan anggaran program.

“Tidak boleh lebih, harus tetap 30 orang karena itu juga berkaitan dengan penentuan anggaran nantinya,” ujarnya.

Dia menambahkan, penjangkauan dilakukan merata di seluruh kecamatan di Pamekasan. Namun, hingga saat ini belum ada calon siswa dari Kecamatan Batumarmar dan Kecamatan Pasean yang berminat mengikuti program tersebut.

“Penjangkauan sudah kami lakukan menyeluruh. Alhamdulillah kuota sudah terpenuhi, semoga prosesnya lancar sampai selesai,” tandasnya. (enk/nda)

Baca juga :  Kejari Pamekasan Geledah Kantor Dinas PUPR, Terkait Proyek Jalan Tahun 2025?

Berita Terkait

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres
Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil
Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan
APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik
Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember
Cegah NAPZA pada Remaja, Dinkes Pamekasan Perkuat Koordinasi Lintas Sektor
Lapas Narkotika Pamekasan Gandeng Puskesmas Teja Pantau Higienitas Makanan Warga Binaan
Ratusan Simpatisan Ponpes Bongkar Indomaret di Pamekasan Pakai Alat Berat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Sengketa Lahan TK ABA IV Pamekasan Berlanjut, Pelapor Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Penuhi Panggilan Polres

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Polisi Usut Pembongkaran Indomaret di Palengaan, Sejumlah Pihak Bakal Dipanggil

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:14 WIB

Menyaksikan Kesenian Wayang Kulit Pamekasan: Satu-satunya di Madura, Ajarkan Falsafah Kehidupan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:01 WIB

APBD 2027 Mulai Dibahas, Ketua DPRD Pamekasan Sebut DAK Berpotensi Naik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Lima Tahun Buron, Pelaku Pembacokan Cakades Batubintang Ditangkap di Jember

Berita Terbaru