Kabar Baik, Harga BBM Pertamax Resmi Turun Perhari Ini

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 1 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga mengisi BBM di SPBU Pertamina 54.694.05 Pakamban, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.

Sejumlah warga mengisi BBM di SPBU Pertamina 54.694.05 Pakamban, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP || KLIKMADURA – Kabar baik bagi masyarakat yang memiliki mobilitas cukup tinggi. Kini tidak perlu lagi khawatir kantong kosong saat mengisi bahan bakar minyak (BBM).

Sebab, Pertamina resmi memberlakukan harga baru per tanggal 1 Oktober 2024. Harga BBM jenis Pertamax turun drastis.

Yakni, dari semula Rp 12.850 perliter, saat sekarang turun menjadi Rp 12.100 perliter. Perubahan harga tersebut resmi berlaku termasuk di Madura.

Pantauan Klik Madura di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina 54.694.05 Pakamban, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep pukul 08.00 WIB, BBM jenis Pertalite kosong.

Baca juga :  RSUD Smart Pamekasan Tambah Kamar Operasi, Telan Anggaran Rp2,8 Miliar

SPBU tersebut hanya melayani BBM jenis Pertamax. Tak ayal, banyak pengendara yang memilih batal mengisi BBM karena harga Pertalite lebih murah.

“Sekarang harga Pertamax lebih murah, turun Rp 850 dari harga sebelumnya,” kata salah satu petugas SPBU Pertamina 54.694.05 Pakamban, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.

Sementara itu, Moh. Eksan, warga Dusun Baban, Desa Sokolelah, Kecamatan Kadur, Pamekasan mengaku tidak tahu bahwa harga BBM jenis Pertamax turun.

Sebab, sejauh ini belum ada sosialisasi dari pemerintah. Menurut dia, seandainya masyarakat tahu bahwa ada penurunan harga, pasti akan sangat antusias membeli BBM jenis Pertamax.

Baca juga :  Satu Dekade Pertamina Bina Desa Labuhan Bangkalan, Alam Lestari Warga Tak Lagi Jadi TKI

Sebab, selama ini masyarakat enggan menggunakan BBM jenis Pertamax lantaran harganya sangat mahal dibanding BBM jenis lainnya.

“Masyarakat lebih memilih Pertalite karena harganya lebih murah. Maklum, kondisi ekonomi masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor termasuk kategori menengah ke bawah,” katanya.

Eksan berharap, jika ada perubahan harga atau kebijakan lainnya yang menyangkut kepentingan masyarakat secara umum, diharapkan disosialisasikan secara massif.

Tujuannya, agar kebijakan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. “Apalagi informasi terkait harga BBM, pasti sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tandasnya. (pen) 

Baca juga :  Maksimalkan Pemasaran Produk Lokal, Pemkab Pamekasan Bakal Dirikan 24 Wamira Mart Tahun Ini

Berita Terkait

Kemenag Pamekasan Padukan Maulid Nabi dan HUT RI, 39 UMKM Ikut Diberdayakan
KSMI Pamekasan Gelar Kejurkab, Jaring Atlet Mini Soccer Menuju Porprov Jatim
Fraksi PKB Pamekasan Soroti Keuangan Desa, Dorong Bantuan hingga Rp1 Miliar per Desa
Anggaran Pengadaan Buku Perpustakaan Pamekasan Anjlok, dari Rp198 Juta Tinggal Rp40 Juta
Dua Kali Setubuhi Anak Kandung hingga Melahirkan, Seorang Ayah di Pamekasan Diamankan Polisi
Bejat! Ayah Kandung di Pamekasan Diduga Hamili Anak sampai Melahirkan di Kamar Mandi 
Baru Dua Pekan Tandatangan Kontrak, Proyek Puskesmas Bulhaj Rp3,9 Miliar Disorot DPRD Pamekasan
Raperda Desa Masuk Paripurna, Fraksi Gelora Perjuangan Desak Transparansi APBDes hingga Penguatan BPD

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Kemenag Pamekasan Padukan Maulid Nabi dan HUT RI, 39 UMKM Ikut Diberdayakan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:08 WIB

KSMI Pamekasan Gelar Kejurkab, Jaring Atlet Mini Soccer Menuju Porprov Jatim

Jumat, 21 Agustus 2026 - 03:22 WIB

Fraksi PKB Pamekasan Soroti Keuangan Desa, Dorong Bantuan hingga Rp1 Miliar per Desa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 01:01 WIB

Dua Kali Setubuhi Anak Kandung hingga Melahirkan, Seorang Ayah di Pamekasan Diamankan Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Bejat! Ayah Kandung di Pamekasan Diduga Hamili Anak sampai Melahirkan di Kamar Mandi 

Berita Terbaru