Empat Hari Usai Pergantian Ketua, Kantor DPD Partai NasDem Pamekasan Disegel

- Jurnalis

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berada di Kantor DPD NasDem Pamekasan yang diduga disegel empat pemuda. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

Warga berada di Kantor DPD NasDem Pamekasan yang diduga disegel empat pemuda. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Internal DPD NasDem Pamekasan tidak kondusif. Terbukti, empat hari setelah pergantian ketua, kantor partai besutan Surya Paloh itu disegel.

Pantauan Klik Madura, pagar kantor tampak digembok rapat, sementara pintu masuk juga dirantai dan ditandai dengan tulisan besar ‘KANTOR INI DISEGEL’.

Baliho serta lambang Partai NasDem yang biasanya terpampang di halaman kantor ini hilang. Bahkan, tampak sisa sobekan bahan baliho yang menggantung di sisi tembok.

Menurut pengakuan Sugiarto, penjaga parkir di sekitar lokasi, penyegelan dilakukan oleh empat orang pemuda pada Selasa siang (11/6) sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca juga :  Perjuangkan Kesejahteraan Masyarakat, Willy Aditya Dorong Pembentukan Badan Otorita Pengembangan Madura

“Saya kemarin melihat empat pemuda melakukan penyegelan. Saya tidak tahu kenapa disegel,” ujar Sugiarto kepada wartawan.

Penyegelan ini terjadi empat hari setelah Surat Keputusan (SK) pengangkatan ketua baru DPD Partai NasDem Pamekasan. Mustafa Afif ditunjuk sebagai ketua menggantikan A. Atuf Haidar.

SK tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur, Lita Machfud Arifin, di Kantor DPW NasDem di Surabaya pada Senin (9/6/2025).

Ketua DPD Nasdem Pamekasan, Mustafa Afif mengaku belum mengetahui soal penyegelan kantor tersebut. Sebab, setelah menerima SK dirinya mengaku tidak pernah ke kantor partai.

Baca juga :  Berbagi Berkah Ramadan, PT. Pegadaian Syariah Area Madura Salurkan Paket Sembako untuk Kaum Dhuafa

“Kok saya baru tahu kalau kantor disegel. Saya tidak pernah ke kantor sejak menerima SK, saya ada di kantor DPRD terus, nanti mau ditanyakan dulu ke petugas kantor,” ujarnya.

Ia belum bisa memastikan apa motif penyegelan tersebut. Tetapi, pria yang menjabat anggota DPRD Pamekasan itu mengimbau agar tidak buru-buru mengaitkannya dengan pergantian kepemimpinan.

“Saya coba koordinasikan dulu dengan internal partai. Yang jelas, saya belum tahu motifnya seperti apa,” tandasnya. (ibl/diend)

Berita Terkait

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI
Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma
Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat
Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 
Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua
Tiga Pelaku Pembunuhan Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Keluarga Korban Ngamuk di PN Pamekasan
Dinkes Pamekasan Gelar Program Grant Immunization, Target Capaian Imunisasi 100 Persen
38 Kasus HIV Ditemukan di Pamekasan, Pengobatan ARV Hanya Tersedia di Dua Puskesmas

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:59 WIB

AJP Gelar Sarasehan Literasi, Kaji Buku “Pamekasan Mencari Identitas” Bersama Akademisi dan Anggota DPR RI

Senin, 27 Juli 2026 - 08:26 WIB

Tangani 36 Pasien HIV dan IMS, Puskesmas Larangan Buka Poli Sakinah untuk Lawan Stigma

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:19 WIB

Penutupan Harkopnas Berlangsung Meriah, 15 Ribu Warga Tumpah Ruah Ikuti Jalan Sehat

Minggu, 26 Juli 2026 - 04:24 WIB

Polres Pamekasan Tangkap DPO Kasus Investasi Bodong Rp7,8 Miliar 

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:59 WIB

Kisah Satrio, Bocah Kelas 6 SD di Pamekasan Nyambi Jualan Kacang Rebus Demi Meringankan Beban Orang Tua

Berita Terbaru