CCTV Lapas Narkotika Mati, Polisi Kesulitan Identifikasi Pelaku Pelemparan Bola Sabu

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan bola tenis berisi barang mirip sabu yang ditemukan di Lapas Narkotika Pamekasan.

Penampakan bola tenis berisi barang mirip sabu yang ditemukan di Lapas Narkotika Pamekasan.

PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pelemparan bola tenis berisi sabu di Lapas Narkotika Kelas II-A Pamekasan penuh misteri. Polisi kesulitan mengidentifikasi pelaku lantaran CCTV di tempat kejadian perkara (TKP) mati.

Kasatresnarkoba Polres Pamekasan AKP Agus Sugianto mengatakan, pihaknya sudah mendatangni TKP, namun hasilnya nihil. Belum ada petunjuk yang mengarah pada pengungkapan identitas pelaku.

“Kami sudah ke TKP, sudah cek beberapa CCTV yang ada di area sekitar termasuk milik warga, namun masih belum diketahui pelakunya,” Ujar AKP Agus saat dikonfirmasi.

AKP Agus berkomitmen akan terus menyelidiki kasus tersebut hingga menemukan identitas pelaku.

Baca juga :  Jatuh ke Sumur Sedalam Tujuh Meter, Bocah Usia Dua Tahun di Pamekasan Selamat

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, intinya kami berkomitmen akan mencari pelaku sampai ketemu,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Lapas Narkotika Kelas II-A Pamekasan Fathorrosi menyampaikan, dalam pengungkapan kasus tersebut terdapat sedikit kendala.

Yakni, sistem pengawasan CCTV di area kejadian tidak berfungsi. Beberapa kamera hanya menghadap ke dalam lapas, sementara yang berada di sekitar lokasi kejadian dalam kondisi mati.

“Waktu pasti pelemparan juga belum diketahui. Kamera pengawas tidak bisa membantu karena ada yang mati dan tidak mengarah ke lokasi pelemparan itu,” ucapnya.

Baca juga :  Empat Kendaraan Tabrakan Beruntun di Waru, Lima Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Bola tenis berisi sabu itu ditemukan di area brandgang dalam Lapas Narkotika sekitar pukul 08.00 WIB, Minggu (13/4/2025). (ibl/diend)

Berita Terkait

Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik
Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi
Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan
Penetapan 30 Siswa Baru SRMP Pamekasan Belum Final, Masih Tunggu SK Bupati
Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian
Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat
Pemkab Pamekasan Perkuat Peran Perbankan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Realisasi Program Kampung Nelayan di Pamekasan Tak Jelas, Pemkab Berdalih Tunggu Kepastian Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:12 WIB

Lindungi Modal Petani Tembakau, DKPP Pamekasan Siapkan BPP sebagai Acuan Pabrik

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:10 WIB

Empat SMAN di Pamekasan Sepi Peminat, Kuota SPMB 2026 Belum Terpenuhi

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:41 WIB

Harga Material Naik, Proyek Jalan DBHCHT Rp6 Miliar di Pamekasan Belum Dikerjakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:22 WIB

Hanya Butuh Waktu Sepekan, Satreskrim Polres Pamekasan Berhasil Ungkap 7 Kasus Pencurian

Senin, 29 Juni 2026 - 14:38 WIB

Langkah RSIA Puri Bunda Madura Angkat Rahim Ibu Muda Dinilai Tepat, Kini Pasien dan Bayi Kembali Sehat

Berita Terbaru